BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

Ada Peran Eks Persib Atas Keputusan Dragan Djukanovic Berkarier di Indonesia

13-05-2020 02:20 | Ari Prayoga

Dragan Djukanovic (c) Bola.com/Vincentius Atmaja Dragan Djukanovic (c) Bola.com/Vincentius Atmaja

Bola.net - Pelatih PSIS Semarang, Dragan Djukanovic menceritakan awal mula memutuskan berkarier di Indonesia. Menurutnya, itu tidak lepas dari peran salah satu mantan pemainnya yang lebih dulu bermain di Liga Indonesia.

Pemain yang dimaksud adalah mantan bek Persib Bandung, Vladimir 'Vlado' Vujovic. Vlado mengenalkannya kepada Presiden Klub Borneo FC, Nabil Husein hingga akhirnya terjadi kesepakatan untuk menukangi tim Kalimantan Timur itu.

"Mantan pemain saya Vlado Vujovic memanggil saya 2016 dan dia bertanya kepada saya apakah saya ingin bekerja di sini (Indonesia)," ungkap Dragan kepada Bola.net.

"Nabil adalah teman baik dengan Vlado dan kami mulai bernegosiasi dan saya datang ke Kalimantan," imbuh arsitek asal Serbia itu.

Pengalaman bermain di Jepang bersama Avispa Fukuoka juga memengaruhi keputusan Dragan. Hingga akhirnya dia menerima tawaran melatih klub yang bermarkas di Stadion Segiri, Samarinda tersebut.

Scroll ke bawah untuk informasi selengkapnya ya Bolaneters

1 dari 1 halaman

Jatuh Cinta dengan Indonesia

Saat melihat atmosfer sepak bola Indonesia untuk pertama kalinya, Dragan juga langsung jatuh cinta. Dia menyukai gairah masyarakat yang benar-benar cinta terhadap permainan si kulit bundar tersebut.

"Tentu saja levelnya jauh dari Eropa, tetapi hasrat itu menarik. Saya sangat suka bekerja di sini. Ini adalah pengalaman yang sama sekali berbeda," jelasnya.

Sehingga, ketika mendapat tawaran untuk kembali berkarir di Indonesia, yakni dari PSIS Semarang, Dragan tidak berpikir panjang. Dia bahkan rela mengabaikan tawaran menarik dari klub Timur Tengah.

"Saya juga mendapat tawaran dari negara-negara Arab tetapi saya memilih untuk Indonesia. Saya merasa diterima di sini," lanjut Dragan.

"Pengalaman dari Borneo benar-benar menyenangkan, jadi saya dengan mudah memutuskan Indonesia lagi," tandas pelatih 50 tahun tersebut.

(Bola.net/Mustopa El Abdy)

KOMENTAR