42 Tahun! Apa Rahasia Herman Dzumafo Tetap Tajam di BRI Liga 1?

Asad Arifin | 28 Maret 2022, 15:12
Pemain Bhayangkara FC, Herman Dzumafo (kedua kanan) berebut bola dengan pemain Persija Jakarta, Syahrian Abimanyu, pada pekan ke-33 BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Sabtu (26/3/2022). (c) Bola.com/M Iqbal Ichsan
Pemain Bhayangkara FC, Herman Dzumafo (kedua kanan) berebut bola dengan pemain Persija Jakarta, Syahrian Abimanyu, pada pekan ke-33 BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Sabtu (26/3/2022). (c) Bola.com/M Iqbal Ichsan

Bola.net - Herman Dzumafo termasuk golongan pemain yang melihat 'usia hanya sebatas angka' di BRI Liga 1 2021/2022. Pada usia yang sudah 42 tahun, Dzumafo tampil bagus bersama Bhayangkara FC dengan catatan enam gol dari 12 laga.

Herman Dzumafo mengawali musim ini dengan dipinjamkan Bhayangkara FC ke klub Liga 2, Martapura Dewa United. Herman Dzumafo sukses mencetak empat gol dalam 14 pertandingan di Liga 2.

Puncaknya adalah, Herman Dzumafo turut membantu Martapura Dewa United promosi ke Liga 1 musim depan. Setelah masa pinjaman berakhir, Herman Dzumafo dipulangkan ke Bhayangkara FC.

Dzumafo memang tidak selalu jadi pilihan utama di lini depan Bhayangkara FC. Dia adalah pelapis Ezechiel Ndouasell di lini serang. Apa rahasia Dzumafo bisa tampil bagus? Simak ulasan lengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.

1 dari 3 halaman

Rahasia Herman Dzumafo

Herman Dzumafo Epandi (kiri) berebut bola dengan Imam Arief Fadillah di laga perebutan tempat ketiga Liga 2 2021 antara PSIM Yogyakarta vs Dewa United di Stadion Pakansari, Bogor, Kamis (30/12/2021).

Herman Dzumafo Epandi (kiri) berebut bola dengan Imam Arief Fadillah di laga perebutan tempat ketiga Liga 2 2021 antara PSIM Yogyakarta vs Dewa United di Stadion Pakansari, Bogor, Kamis (30/12/2021).

Pada BRI Liga 1 2021/2022, Herman Dzumafo memang tak banyak mendapatkan kesempatan bermain yakni hanya 12 kali. Namun, kenyataannya Herman Dzumafo masih mampu menyumbang enam gol untuk Bhayangkara FC.

"Jaga kondisi. Selalu latihan sendiri. Kita tahu diri sendiri yakni kelemahan dan kelebihan. Jadi, kelemahan kita tutupi sendiri," kata Herman Dzumafo saat ditanya mengenai rahasia kebugarannya pada usia 42 tahun.

Herman Dzumafo juga mengaku mengorbankan banyak hal untuk mempertahankan konsistensinya di lapangan. Termasuk dalam memilih makanan yang dikonsumsi.

"Pola makan juga dijaga. Saya mengorbankan banyak hal untuk bisa jadi seperti ini. Semua anak muda pasti bisa asal mau. Kalau ada kemauan pasti bisa," ucap Herman Dzumafo.

2 dari 3 halaman

Percaya Diri

Herman Dzumafo menjadi penentu kemenangan Bhayangkara FC atas Persib Bandung di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, Minggu (30/6/2019). (c) Bola.com/Erwin Snaz

Herman Dzumafo menjadi penentu kemenangan Bhayangkara FC atas Persib Bandung di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, Minggu (30/6/2019). (c) Bola.com/Erwin Snaz

Penyerang Bhayangkara FC, Herman Dzumafo, siap berusaha sampai akhir pertandingan pekan ke-34 BRI Liga 1 2021/2022. Herman Dzumafo ingin Bhayangkara FC menuntaskan misi finis di peringkat ketiga klasemen akhir dalam upaya tampil di Piala AFC 2023.

"Masih ada satu pertandingan lagi. Kami mau tetap berada di posisi tiga besar," tegas Herman Dzumafo.

Indonesia memang mendapatkan tiga jatah di Piala Asia 2023 yang terdiri dari dua tiket lolos langsung dan satu tiket harus melalui jalur playoff. Bhayangkara FC akan menghadapi Persiraja Banda Aceh pada laga penutup musim 2021/2022, Rabu (30/3/2022).

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR