4 Striker Asal Eropa yang Pernah Membela Persija Sebelum Michael Krmencik, Adakah yang Sukses?

Aga Deta | 25 Juni 2022, 14:10
Aksi Michael Krmencik sebelum bergabung dengan Persija Jakarta (c) Instagram krmelec_11
Aksi Michael Krmencik sebelum bergabung dengan Persija Jakarta (c) Instagram krmelec_11

Bola.net - Persija Jakarta belum lama ini kedatangan Michael Krmencik. Striker asal Republik Ceska tersebut akan menjadi bagian dari tim yang akan berlaga di Liga 1 2022/2023.

Dalam sejarahnya, Persija jarang menggunakan striker asal Eropa, di mana Marko Simic adalah yang terakhir hingga Krmencik datang.

Sebelum Michael Krmencik datang, Persija Jakarta tercatat hanya pernah menggunakan jasa 9 pemain asal Eropa untuk memperkuat tim di berbagai posisi berbeda. Empat di antaranya berposisi sebagai striker.

Michael Krmencik merupakan pemain asal Eropa ke-10 yang memperkuat Persija Jakarta, atau tepatnya pemain kelima asal Eropa yang berseragam Macan Kemayoran.

Michael Krmencik merupakan pemain yang pernah memperkuat sejumlah klub Eropa yang kerap bermain di Liga Champions maupun Liga Europa, Viktoria Plzen dan Club Brugge.

Klub Belgia itu menjadi klub terakhir yang memilikinya, meski pemain berusia 29 tahun itu sempat dipinjamkan ke PAOK dan Slavia Prague pada 2021. Kini, Persija Jakarta akan menjadi tim tempatnya berpetualang dan memulai karier di Indonesia.

1 dari 4 halaman

Evgeni Kabaev (Rusia)

Evgeni Kabaev adalah pemain asal Rusia yang bergabung bersama Persija Jakarta pada 2015. Namun, kebersamaannya dengan Macan Kemayoran hanya seumur jagung.

Ia hanya bermain dalam empat pertandingan bersama Persija Jakarta karena kompetisi kasta tertinggi Indonesia saat itu tak dilanjutkan lantaran pembekuan yang dilakukan FIFA terhadap PSSI dan kompetisi yang bergulir di dalamnya.

Setelah gagal membela Persija Jakarta dalam satu musim, Kabaev pun pergi dan merantau ke berbagai negara. Kini striker berusia 34 tahun itu masih tercatat sebagai striker dari klub Thailand, Chiangmai FC.

2 dari 4 halaman

Ivan Bosnjak (Kroasia)

Ivan Bosnjak boleh dibilang merupakan striker Eropa pertama yang pernah membela Persija Jakarta. Ia bergabung bersama Macan Kemayoran pada 2014.

Sayangnya, pemain asal Kroasia tersebut tidak terlalu maksimal bersama Persija di Indonesia Super League (ISL) 2014. Namun, catatannya memang lebih baik ketimbang Kabaev.

Bosnjak menjalani 14 pertandingan bersama Macan Kemayoran pada 2014. Ia juga menyumbang empat gol saat itu, di mana tentu saja sebagai striker asing, jumlah tersebut jauh dari kata memuaskan.

Setelah meninggalkan Persija, striker Kroasia itu tak lagi terdengar kabarnya.

3 dari 4 halaman

Zelimir Terkes (Bosnia)

Penyerang asal Bosnia yang satu ini bergabung bersama Persija Jakarta pada musim 2014. Namun, Zelimir Terkes tak ada bedanya dengan Ivan Bosnjak atau pun Evgeni Kabaev.

Terkes tercatat hanya bermain dalam dua pertandingan bersama Macan Kemayoran. Pemain yang sukses kala bermain bersama klub Kroasia, Zadar, pada periode 2004 hingga 2011 ini pun harus pergi begitu cepat dari kandang Macan.

4 dari 4 halaman

Marko Simic (Kroasia)

BRI Liga 1: Pemain Persija Jakarta, Marko Simic (c) Bola.net/Bagaskara Lazuardi

BRI Liga 1: Pemain Persija Jakarta, Marko Simic (c) Bola.net/Bagaskara Lazuardi

Marko Simic adalah striker asal Eropa yang paling sukses bersama Persija Jakarta. Bergabung bersama Macan Kemayoran pada akhir 2017, pemain asal Kroasia itu langsung menjadi mesin gol tim ibu kota.

Marko Simic juga berhasil membawa Persija menjuarai Piala Presiden 2018 dan Liga 1 2018 pada musim pertamanya bersama Macan Kemayoran. Selain itu, ia juga menjadi top scorer Liga 1 2019 dengan catatan 28 gol.

Bicara total selama membela Persija dari 2018 hingga 2022, Marko Simic berhasil mencetak 95 gol dalam 124 pertandingan.

Rasa cintanya terhadap Persija dan The Jakmania begitu kuat hingga ia memutuskan untuk memperpanjang kontraknya. Sayang, pemain asal Kroasia itu akhirnya pergi setelah BRI Liga 1 2021/2022 karena berselisih paham dengan manajemen Persija terkait pembayaran gaji semasa pandemi COVID-19, di mana saat itu berlaku pemotongan gaji yang diatur oleh PSSI.

Disadur dari: Bola.com/Penulis Benediktus Gerendo Pradigdo
Published: 25/6/2022

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR