4 Pemain Kunci Borneo FC untuk Melukai PSS Sleman

Gia Yuda Pradana | 7 Juli 2022, 13:26
Pemain Borneo FC, Jonathan Bustos (c) Bola.net/Bagaskara Lazuardi
Pemain Borneo FC, Jonathan Bustos (c) Bola.net/Bagaskara Lazuardi

Bola.net - Borneo FC akan menghadapi PSS Sleman di Stadion Maguwoharjo, Sleman, pada leg pertama babak semifinal Piala Presiden 2022, Kamis (7/7/2022). Borneo FC membidik hasil terbaik di laga ini.

PSS lolos ke empat besar setelah menyingkirkan tim kuat Persib Bandung via drama adu penalti di Stadion Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, Jumat (1/7/2022). Sementara itu, Borneo membungkam PSM Makassar dengan skor 2-1 di Stadion Segiri, Minggu (3/7/2022).

Meski bermain di kandang PSS, manajer tim, Dandri Dauri menegaskan Boneo FC tetap bermain dengan karakter mereka yang agresif.

"Kami tak bermain aman di leg pertama, karena kami ingin kerja di kandang lebih mudah. Artinya, kami ingin menang di dua pertemuan lawan PSS,” ungkap Dandri, dikutip dalam resmi Borneo FC.

Borneo FC dinilai punya kapasitas untuk melukai PSS. Empat pemain ini diyakini bisa menjadi kunci bagi Borneo FC untuk mewujudkan target tersebut.

1 dari 4 halaman

Agung Prasetyo

Borneo FC merekrut Agung Prasetyo dari Persita Tangerang yang memakai jasanya di BRI Liga 1 2021/2022. Saat berkostum Persita, pria kelahiran Medan 22 Desember 1992 ini tampil dalam 23 laga dengan koleksi gol.

Selain Tangerang, bek dengan tinggi 187 cm ini pernah memperkuat PSMS Medan, PSM Makassar dan Semen Padang. Di level tim nasional, Agung tercatat pernah tampil pada empat laga skuad Indonesia U-23.

Duetnya bersama bek asal Uzbekistan, Javlon Guseynov bakal jadi tembok kokoh lini belakang Borneo. Keduanya pun bisa jadi senjata Pesut Etam saat situasi bola mati. Agung sudah membuktikannya saat mencetak gol pertama Borneo ke gawang PSM pada babak 8 Besar.

2 dari 4 halaman

Jonathan Bustos

Jonathan Bustos memang baru mencetak satu gol buat Borneo FC di Piala Presiden 2022. Namun, perannya sebagai gelandang serang sangat vital di tim Pesut Etam. Musim lalu, Bustos tampil dalam 28 laga bersama Borneo dan mencetak lima gol.

Berkat aksinya itu, Borneo FC sempat bertengger di papan atas sebelum mengakhiri kompetisi di posisi enam besar. Sebelum bergabung di Borneo pada 2021, Bustos pernah mengenyam pengalaman bermain di kompetisi Argentina, Yunani, dan Peru.

Kelebihan yang menonjol pada gelandang kelahiran 29 Juni 1994 ini adalah mobilitas, umpan terukur serta kejeliannya melihat celah di lini belakang tim lawan.

3 dari 4 halaman

Stefano Lilipaly

Di Piala Presiden 2022, pria kelahiran Arnhem, 10 Januari 1990 ini sudah menyumbang tiga gol buat Borneo FC. Pencapaian itu sekaligus menjadi sinyal bahwa Borneo jadi jodoh kedua buat Stefano Lilipaly.

Sebelumnya, eks timnas Belanda U-17 ini berkostum Bali United sejak 2017 dengan koleksi dua gelar Liga 1 yakni pada musim 2019 dan 2021/2022.Meski usianya sudah 32, kecepatan Stefano sebagai penyerang sayap tak menurun.

Di Piala Presiden 2022, ia sudah menyumbang tiga gol buat Borneo FC. Sebelum ke Indonesia, Stefano yang pernah membela timnas Belanda U-17 ini pernah merasakan atmosfer kompetisi kasta tertinggi Jepang bersama Consadole Sapporo.

Pengalaman itu melengkapi perjalanan panjangnya sebagai pemain profesional pada level senior yang dimulai dengan bergabung di Utrecht (2010).

Selain di Utrecht, Fano juga tercatat pernah bermain di klub Belanda lainnya yakni Almere City, Telstar dan Cambuur.Seperti diketahui, Fano, sapaan akrabnya menyandang status warga negara Indonesia pada 2011. Di timnas Indonesia, Fano tercatat sudah mengantongi 27 caps dengan koleksi tiga gol.

4 dari 4 halaman

Matheus Pato

Matheus Pato selalu mencetak gol pada tiga laga terakhir Borneo FC di Piala Presiden 2022. Pencapaian sementara yang membuat pria kelahiran kelahiran Rio Branco, Brasil, 8 Juni 1995 ini digadang bakal bersinar pada musim pertamanya di Indonesia.

Sebelum bergabung di Borneo FC, Pato berkostum klub kasta kedua Korea Selatan, Daejeon Citizen. Kemampuannya sempat diragukan karena dirinya hanya mencetak tiga gol dalam 27 laga bersama Daejon di musim 2021/2022.

Namun, dengan tiga golnya, keraguan itu otomatis terkikis. Selain Daejeon, Pato juga pernah tercatat sebagai pemain klub elite Brasil, Fluminense. Selain di Brasil, Pato juga pernah merasakan atmosfer Liga Slovakia.

Disadur dari: Bola.com/Abdi Satria/Wiwig Prayugi, 7 Juli 2022

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR