4 Pemain Bintang yang Melempem di BRI Liga 1: Dari Boaz Solossa Hingga Marko Simic

Asad Arifin | 25 Maret 2022, 13:46
Ekspresi kecewa Marko Simic saat laga pekan ke-13 BRI Liga 1 2021/2022 antara Persija Jakarta melawan Bali United FC di Stadion Manahan, Solo, Kamis (25/11/2021). (c) Bola.net/Bagaskara Lazuardi
Ekspresi kecewa Marko Simic saat laga pekan ke-13 BRI Liga 1 2021/2022 antara Persija Jakarta melawan Bali United FC di Stadion Manahan, Solo, Kamis (25/11/2021). (c) Bola.net/Bagaskara Lazuardi

Bola.net - BRI Liga 1 2021/2022 menjadi musim yang tidak cukup menyenangkan bagi beberapa pemain bintang. Ambil contoh Marko Simic. Musim-musim sebelumnya menjadi pujaan fans Persija Jakarta, tapi kini dalam kondisi yang sangat sulit.


BRI Liga 1 memunculkan beberapa nama sebagai bintang. Bahkan mereka muncul dengan status pendatang baru. Salah satu contohnya adalah Taisei Marukawa, winger milik Persebaya.

Marukawa membukukan assist terbanyak dengan sembilan. Pemain asal jepang ini juga telah mencetak 16 gol selama musim ini. Performa Marukawa mengejutkan banyak pihak, apalagi kabarnya dia sempat ditolak beberapa klub BRI Liga 1 awal musim lalu.

Dua nama lain juga meramaikan persaingan catatan individu. Mereka pemain debutan di BRI Liga 1, yakni Carlos Fortes (Arema FC) dan Youssef Ezzejjari (Persik Kediri). Fortes jadi idola fans Arema FC dengan 19 gol yang dicetak. Sementara, Ezzejjari jadi tumpuan Persik Kediri.

Kembali pemain yang tenggelam, Marko Simic tidak sendirian. Berikut adalah empat pemain bintang yang melempem di BRI Liga 1. Simak selengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.

1 dari 5 halaman

Boaz Solossa

Penyerang Borneo FC, Boaz Solossa (c) Dok. Borneo FC

Sosok satu ini sempat jadi fenomena di kompetisi tanah air. Boaz Solossa melakoni debut di Timnas Indonesia dalam usia 18 tahun pada 2004. Dia kemudian termasuk pemain yang tajam bersama Persipura Jayapura.

Boaz masuk dalam skuat Persipura sejak 2005 hingga 2020. Dia adalah kapten sekaligus ikon klub. Total, pemain berusia 36 tahun itu membukukan 225 gol dari 359 penampilan bersama Mutiara Hitam di semua ajang.

Jangan lupa titel juara Divisi Utama 2005 yang dipersembahkannya untuk Persipura. Dia juga aktor klub saat meraih tiga trofi Indonesia Super League, masing-masing pada 2008-2009, 2010-2011, dan 2013. Satu lagi adalah trofi ISC A 2016.

Tapi, Boaz Solossa kemudian memilih hengkang dari Persipura mulai musim ini. Dia bergabung dengan Borneo FC dan hanya membukukan tiga gol dari 20 pertandingan pada musim pertamanya di Indonesia tanpa berseragam Persipura.

2 dari 5 halaman

Marko Simic

Ekspresi sedih pemain Persija, Marko Simic usai mengalami kekalahan melawan Bali United FC di Stadion Manahan, Solo, Kamis (25/11/2021) pada lanjutan BRI Liga 1 2021. (c) Bola.net/Bagaskara Lazuardi

Sosok satu ini sudah kehilangan tempat di skuat utama Persija Jakarta. Marko Simic absen dalam lima pertandingan terakhir BRI Liga 1. Empat di antaranya hanya duduk manis di bangku cadangan, sedang satu lagi tak masuk daftar susunan pemain.

Itu merupakan hal yang tidak biasa terjadi. Sebab, dalam 27 pertandingan sebelumnya di BRI Liga 1, striker asal Kroasia itu selalu mendapat menit bermain, baik sejak menit awal maupun sebagai pemain pengganti.

Pemandangan Marko Simic hanya duduk di bangku cadangan tidak pernah terjadi sebelumnya. Saat tidak mendapat menit bermain, biasanya Simic memang harus absen dan tidak masuk dalam daftar susunan pemain sejak 2018.

Jika menilik performa, Simic sebenarnya masih konsisten mencetak gol. Dia juga top scorer Persija musim ini dengan 14 gol. Tapi, ada penurunan jika dibanding dengan musim-musim sebelumnya.

Di edisi 2018, dia mampu mencetak 18 gol dari 30 pertandingan. Angka yang cukup apik untuk musim debut pemain asing di Indonesia. Di musim itu pula dia membawa Persija menjuarai Liga 1 2018.

Berikutnya, Simic gagal membawa Persija mempertahankan titel juara yang diraih Bali United pada Liga 1 2019. Namun, Simic mampu meraih gelar individu sebagai top scorer Liga 1 2019 dengan 28 golnya.

3 dari 5 halaman

Stefano Lilipaly

Stefano Lilipaly, tampak kecewa usai dikalahkan Thailand pada laga Piala AFF 2018 di Stadion Rajamangala, Bangkok, Sabtu (17/11). (c) Bola.com/M. Iqbal Ichsan

Lilipaly sendiri bergabung dengan Bali United sejak putaran kedua Liga 1 2017. Dia langsung jadi andalan. Sempat diplot sebagai gelandang serang, dia lantas menempati posisi winger kiri hingga sekarang.

Performa Stefano Lilipaly sebenarnya kian meningkat dalam mendekati berakhirnya BRI Liga 1. Dia tampil solid bersama rekan-rekannya. Hal ini sudah jarang terlihat karena selama ini Bali United mengandalkan Eber Bessa untuk mengatur serangan.

Tapi, sudah mulai terlihat bahwa penampilannya mulai menurun musim ini. Pemain naturalisasi berdarah Belanda ini mencetak masing-masing lima gol dan assist dalam 28 pertandingan musim ini.

Meski selalu diandalkan di winger kiri, Bali United sudah tidak terlalu bergantung padanya. Ada Eber Bessa, gelandang serang dengan akurasi umpan dan tembakan yang ciamik. Lalu, winger kanan Privat Mbarga pun menyatu dengan Serdadu Tridatu.

4 dari 5 halaman

Aleksandar Rakic

Aksi striker PS Tira, Aleksandar Rakic, saat bermain melawan PSMS Medan. (c) Bola.com/Yoppy Renato

Striker asal Serbia ini mulai berkarier di Indonesia dengan bergabung PS Tira di musim 2018. Klub tersebut kini telah berganti nama menjadi Persikabo 1973 dan Aleksandar Rakic menjadi bagian skuatnya.

Rakic sendiri merupakan top scorer Liga 1 2018 dengan 21 gol dari 34 pertandingan. Musim itu, dia selalu bermain 90 menit dalam semua pertandingan. Dia mampu tampil trengginas dan menjanjikan.

Berikutnya, Rakic memilih hijrah dan bergabung Madura United di musim 2019. Tapi, hanya 12 gol yang dicetaknya dari 28 penampilan. Pindah ke Barito Putera, dia hanya menyumbang lima gol dari 20 laga.

Kini, pemain berusia 35 tahun itu kembali ke Persikabo 1973 sejak putaran kedua BRI Liga 1. Performanya semakin menurun dengan tiga gol dari sembilan laga. Dia kalah jauh dari Ciro Alves yang sudah mencetak 20 gol.

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR