BERITA JADWAL KLASEMEN LAINNYA

3 Pemain yang Menjelma Sebagai Pilar Penting Persebaya Surabaya di BRI Liga 1

20-10-2021 17:14 | Asad Arifin

Persebaya Surabaya di BRI Liga 1 2021/2022 (c) Bola.net/Bagaskara Lazuardi
Persebaya Surabaya di BRI Liga 1 2021/2022 (c) Bola.net/Bagaskara Lazuardi

Bola.net - Performa Persebaya Surabaya memang belum cukup stabil di BRI Liga 1 2021/2022 ini. Namun, beberapa pemain mampu tampil menonjol dan menjadi pilar bagi tim dengan julukan Bajol Ijo tersebut.

Dalam tujuh pertandingan yang dilakoni, tim asuhan Aji Santoso itu berhasil menceploskan 13 gol. Jose Wilkson menjadi topskorer sementara dengan sumbangan empat gol.

Tak hanya penyerang asal Brasil itu, Tim Bajul Ijo juga memiliki sederet pemain yang sanggup memberikan luka buat lawan.

Tercatat sudah ada lima pemain yang masuk daftar pencetak gol Persebaya. Hal itu membuktikan bila Persebaya Surabaya tak hanya bertumpu pada satu atau dua pemain untuk menjaringkan gol ke gawang lawan.

Selain Wilkson, siapa saja pemain-pemain Persebaya Surabaya yang lagi onfire dan bakal menjadi momok bagi lini belakang lawan? Simak di bawah ini ya Bolaneters.

1 dari 3 halaman

Taisei Marukawa

BRI Liga 1: Pemain Persebaya Surabaya, Taisei Marukawa (c) Bola.net/Bagaskara Lazuardi
BRI Liga 1: Pemain Persebaya Surabaya, Taisei Marukawa (c) Bola.net/Bagaskara Lazuardi

Pemain asal Jepang tersebut langsung nyetel dengan permainan Persebaya, bahkan sejak laga pramusim. Selagi legiun asing lainnya belum bisa beradaptasi dengan sempurna di Persebaya, Taisei Marukawa langsung menjadi andalan sejak pertandingan pertama.

Menyisir dari sektor sayap, pengagum Lionel Messi itu memberikan daya ledak yang mengagetkan bagi bek sayap lawan. Tak hanya lincah, Taisei juga selalu ngotot dalam melakukan duel-duel dengan pemain bertahan lawan.

Tiga gol yang dibuat Marukawa sejauh ini menjadi bukti bila dia bakal makin bersinar pada seri kedua nanti. Siapapun lawannya, tentu tak boleh meremehkan debutan berusia 24 tahun itu.

2 dari 3 halaman

Bruno Moreira

Gelandang Persebaya, Bruno Moreira, mencoba menghindari tekel dari Asyraq Gufron pada laga BRI Liga 1 2021/2022 (c) Bagaskara Lazuardi
Gelandang Persebaya, Bruno Moreira, mencoba menghindari tekel dari Asyraq Gufron pada laga BRI Liga 1 2021/2022 (c) Bagaskara Lazuardi

Tak seperti Marukawa ataupun Wilkson, Bruno Moreira memerlukan cukup banyak waktu untuk menampilkan permainan terbaiknya. Pada pramusim, dia sempat mendapat hujatan dari suporter karena dinilai terlalu lamban.

Tetapi kepercayaan yang diberikan pelatih akhirnya terjawab sejak pekan keempat ketika menghadapi Bhayangkara FC. Penampilan Bruno Moreira semakin membaik, seiring kebugarannya yang makin berada di level optimal.

Gol berkelas ke gawang Persipura Jayapura, jadi bukti bila gelandang asal Brasil itu siap menerima tantangan bersama klub sebesar Persebaya. Sayangnya, aksi sang pemain harus terjeda untuk pekan ini karena kartu merah pada laga sebelumnya.

3 dari 3 halaman

Ricky Kambuaya

Gelandang Persebaya, Ricky Kambuaya (kiri) dalam laga pekan pertama BRI Liga 1 2021/2022 kontra Borneo FC di Stadion Wibawa Mukti, Sabtu (04/09/2021) (c) Bola.net/Bagaskara Lazuardi
Gelandang Persebaya, Ricky Kambuaya (kiri) dalam laga pekan pertama BRI Liga 1 2021/2022 kontra Borneo FC di Stadion Wibawa Mukti, Sabtu (04/09/2021) (c) Bola.net/Bagaskara Lazuardi

Datang sebagai satu di antara 'figuran' di lini tengah Persebaya pada awal musim lalu, kualitas sebenarnya dari Ricky Kambuaya mulai muncul pada tahun ini. Satu tempat utama sudah pasti jadi miliknya, jika menilik performanya sejak seri pertama.

Tak hanya bertenaga, eks penggawa PSMP Mojokerto tersebut juga memiliki skill istimewa khas Indonesia Timur. Kreativitas dan visi bermainnya merupakan salah satu yang terbaik di Indonesia saat ini.

Tak heran bila Shin Tae-yong mengangkat 'derajatnya' dengan memanggil Ricky ke Timnas Indonesia. Bermain di level Internasional untuk pertama kali tak menyurutkan nyalinya, dan dia pun sanggup memerankan peran sebagai jenderal lapangan tengah.

Disadur dari Bola.com: Wahyu Pratama/Rizki Hidayat, 20 Oktober 2021

KOMENTAR