14 Pemain Sakit! PSIM Yogyakarta Berharap Keajaiban untuk Promosi ke Liga 1

Asad Arifin | 30 Desember 2021, 11:49
Penyerang PSIM Yogyakarta, Hapidin merayakan kemenangan pada laga babak 8 Besar Liga 2 muim 2021 (c) Bagaskara Lazuardi
Penyerang PSIM Yogyakarta, Hapidin merayakan kemenangan pada laga babak 8 Besar Liga 2 muim 2021 (c) Bagaskara Lazuardi

Bola.net - PSIM Yogyakarta berada dalam situasi yang pelik jelang laga perebutan tempat ke-3 Liga 2 2021. Sebab, ada 14 pemain yang mungkin absen karena sakit dan cedera.


PSIM Yogyakarta akan memperebutkan satu jatah promosi ke BRI Liga 1 yang masih tersisa. PSIM Yogyakarta akan berjumpa Dewa United pada laga perebutan tempat ketiga, Kamis (30/12/2021) malam WIB di Stadion Pakasari.

Bagi kedua, ini adalah pertemuan yang sama dengan babak 8 Besar lalu. Ketika itu, laga sengit terjadi. PSIM dan Dewa United harus puas berbagi angka dengan skor 2-2. Tapi, pada duel kali ini, harus ada pemenang untuk promosi ke Liga 1.

1 dari 3 halaman

10 PSIM Pemain Sakit

Dua pemain PSIM Yogyakarta, Jodi Kustiawan dan Yudha Alkanza (c) Twitter PSIM Yogyakarta @PSIMJOGJA

Dua pemain PSIM Yogyakarta, Jodi Kustiawan dan Yudha Alkanza (c) Twitter PSIM Yogyakarta @PSIMJOGJA

PSIM Yogyakarta harus berlaga di laga perebutan juara ketiga setelah di babak semifinal mereka kalah 0-3 dari RANS Cilegon FC pada Senin (27/12/2021) lalu. Di hari yang sama, Dewa United juga kalah 1-2 dari Persis Solo.

Pelatih PSIM Seto Nurdiantoro mengungkapkan sepuluh pemainnya mengeluhkan sakit pada, Selasa (28/12/2021) malam.  Selain itu, masih ada empat pemain yang mengalami cedera seperti Hapidin dan Sugeng Efendi.

"Tadi malam ada sekitar sepuluh pemain yang mengeluh sakit. Ada yang demam dan flu. Ini sempat membuat kami bingung. Akhirnya, kami legawa. Ini mungkin jalan dan ujian yang diberikan Tuhan kepada kami," kata Seto Nurdiyantoro saat jumpa pers, Rabu (29/12/2021).

2 dari 3 halaman

Berharap Keajaiban

Seto Nurdiyantoro (c) Bola.com/Vincentius Atmaja

Seto Nurdiyantoro (c) Bola.com/Vincentius Atmaja

Keadaan ini makin membuat PSIM runyam. Sebelumnya, pada partai semifinal PSIM kontra RANS Cilegon FC, empat pilar utama PSIM absen karena cedera. Alhasil tim Laskar Mataram harus mengakui keunggulan RANS Cilegon FC 0-3.

"Jika melihat kondisi ini, hanya berharap keajaiban dari Tuhan, kami mampu mengalahkan Dewa United pada pertandingan besok. Dan, kami butuh keajaiban itu. Termasuk mukjizat empat yang cedera bisa pulih," ujarnya.

Keajaiban yang dimaksud mantan arsitek yang sukses membawa PSS promosi ke Liga 1 2018 adalah pulihnya kesehatan para pemain.

3 dari 3 halaman

Kerja Keras dan Disiplin

Pemain PSIM, Achmad Subagja Baatsih (kiri) berebut bola dengan pemain Dewa United, Firmansyah di laga 8 besar Grup Y Liga 2 2021 antara Martapura Dewa United vs PSIM Yogyakarta di Stadion Wibawa Mukti

Pemain PSIM, Achmad Subagja Baatsih (kiri) berebut bola dengan pemain Dewa United, Firmansyah di laga 8 besar Grup Y Liga 2 2021 antara Martapura Dewa United vs PSIM Yogyakarta di Stadion Wibawa Mukti

Karena kondisi kebugaran anak didiknya tidak prima, Seto Nurdiantoro pun meminta pengertian suporter PSIM. Pemenang dalam pertandingan nanti akan menyusul jejak RANS Cilegon FC dan Persis Solo yang sudah lebih dulu memastikan promosi ke kasta tertinggi.

"Saya minta tim medis PSIM bekerja keras dan pemain disiplin menjalankan nasihat dokter supaya sembuh serta bisa main lawan Dewa United," ucap Seto.

"Itu fakta yang kami sedang alami. Saya mohon pengertian para suporter. Kami akan tetap tampil ngotot demi tiket ke Liga 1. Jika nanti hasinya tak sesuai harapan kita bersama, saya mohon suporter PSIM menyadari kendala ini. Kami juga minta doa suporter, semoga ada keajaiban besok," tegasnya.

Disadur dari Bola.com: Gatot Susetyo/Aryo Atmaja, 29 Desember 2021

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR