BERITA JADWAL KLASEMEN LAINNYA

Zidane dan Pelatih Yang Mundur Saat di Puncak Kesuksesan

04-06-2018 10:40 | Aga Deta

Zidane dan Pelatih Yang Mundur Saat di Puncak Kesuksesan
Zinedine Zidane (c) UEFA

Bola.net - Bola.net - Zinedine Zidane sudah mengundurkan diri dari Real Madrid dan hal itu membuat semua orang terkejut. Namun, tidak ada yang meragukan prestasi yang telah diberikan Zidane di ibukota Spanyol.

Los Blancos memenangkan sembilan trofi selama masa jabatannya, yang termasuk tiga gelar Liga Champions dan satu gelar liga. Bahkan, Zidane mengumumkan mundur lima hari setelah klub mereka gelar Eropa ketiga secara berturut-turut.

Namun, Zidane bukanlah pelatih pertama yang memutuskan meninggalkan timnya saat di puncak kesuksesan. Pelatih-pelatih berikut ini juga pernah melakukannya.

Berikut ini lima pelatih yang memutuskan mundur pada saat puncak kesuksesannya seperti dilansir Sportskeeda.

1 dari 5 halaman

Luiz Felipe Scolari (Brasil)


Luiz Felipe Scolari (Brasil)


Scolari ditunjuk sebagai pelatih timnas Brasil pada Juni 2001. Dengan lima pertandingan tersisa untuk lolos ke Piala Dunia 2002, nasib Brasil masih bisa dibilang belum aman.

Meski kalah pada pertandingan pertamanya, Scolari mampu membimbing mereka ke putaran final Piala Dunia. Namun, ini hanyalah permulaan.

Brasil berhasil memenangkan semua pertandingan grup mereka berkat penampilan cemerlang Ronaldinho, Rivaldo, dan Ronaldo. Mereka terus menang hingga sampai ke final dan sukses mengalahkan Jerman dengan skor 2-0. Brasil memenangkan trofi Piala Dunia kelima dengan sensasional dan Scolari memainkan peran yang sangat besar di dalamnya.

Tepat setelah turnamen, Scolari mengumumkan pengunduran dirinya ketika diharapkan akan terus berada di pucuk pimpinan. Tidak ada yang memperkirakan hal itu tapi dia meninggalkan tim Brasil pada puncak kesuksesan sebab trofi Piala Dunia sangat sulit diraih.
2 dari 5 halaman

Bob Paisley (Liverpool)


Bob Paisley (Liverpool)


Paisley tidak bisa dipisahkan dari Liverpool dalam sepanjang kariernya. Dia menghabiskan sekitar setengah abad di Anfield, sebagai pemain, fisioterapis, dan manajer.

Dia memiliki karir yang luar biasa sebagai seorang manajer dan merupakan salah satu dari tiga manajer yang berhasil mengangkat Liga Champions sebanyak tiga kali dan dia orang pertama yang melakukannya. Dia berada di Liverpool selama sembilan tahun, dan musim terakhirnya di klub sangat bagus.

Dia memenangkan liga dan piala yang termasuk kemenangan comeback di final melawan Manchester United. Paisley adalah salah satu manajer terbaik yang pernah menghiasi Merseyside dan dia mendapat perpisahan yang pantas diterimanya.
3 dari 5 halaman

Sir Alex Ferguson (Manchester United)


Sir Alex Ferguson (Manchester United)


Sir Alex dianggap sebagai salah satu manajer terbaik dalam sepakbola. Meski ia memiliki kiprah yang sukses di Aberdeen, ia dikenang karena masa jabatannya di Manchester United selama lebih dari 25 tahun.

Musim terakhir Ferguson di Old Trafford pada musim 2012-13 dan itu tidak akan dilupakan penggemar Setan Merah. United memenangkan gelar liga sehingga menjadi kado perpisahan yang indah untuk Ferguson.

Sir Alex memenangkan 38 trofi selama menjadi manajer Setan Merah. Dan itu menjadikannya manajer tersukses dalam sejarah Premier League.
4 dari 5 halaman

Jupp Heynckes (Bayern Munchen)


Jupp Heynckes (Bayern Munchen)


Heynckes memulai tugas ketiganya di Bayern pada tahun 2011 dan itu terbukti menjadi yang paling sukses di ibukota Jerman.

Pada musim 2011-12, timnya menjadi runner-up pada tiga ajang kompetisi. Borussia Dortmund lebih unggul dari mereka dalam kancah domestik dan mereka kalah dari Chelsea di final Liga Champions.

Namun, musim berikutnya mereka tak bisa dihentikan. Bayern memenangkan Bundesliga dengan memecahkan banyak rekor dalam prosesnya. Mereka juga berhasil di Liga Champions dengan mengalahkan Dortmund di final.

Dalam pertandingan terakhir Heynckes, Bayern mengalahkan VfB Stuttgart untuk memenangkan Piala DFB-Pokal. Heynckes memenangkan treble dan tak lama kemudian memutuskan pensiun dari dunia kepelatihan.
5 dari 5 halaman

Jose Mourinho (Inter Milan)


Jose Mourinho (Inter Milan)


Mourinho berada di Inter Milan hanya dua musim tetapi itu adalah dua musim yang sukses. Dia memenangkan liga pada musim pertamanya tetapi musim keduanya jauh lebih sukses.

Dia memperkuat timnya pada musim panas dan efeknya terlihat sangat jelas. Inter memenangkan gelar Serie A, Liga Champions, dan Coppa Italia sehingga menempatkan Mourinho sebagai salah satu manajer terbaik di dunia.

Inter mengalahkan Barcelona 3-2 di semifinal dan hal itu merupakan momen terbaik dalam karir Mourinho. Namun, Mourinho kemudian meninggalkan Inter pada musim panas dan melanjutkan karirnya di Real Madrid.


KOMENTAR

Editorial Lainnya