BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

Unjuk Kekuatan Tiga Wakil Italia

15-09-2017 10:47 | Gia Yuda Pradana

Unjuk Kekuatan Tiga Wakil Italia
Alejandro Gomez, Andre Silva, Ciro Immobile (c) ist

Bola.net - Bola.net - Dari tiga wakil Italia di fase grup Liga Champions 2017/18, tak ada satupun yang meraih kemenangan pada matchday pertama. AS Roma hanya bisa imbang 0-0 melawan Atletico Madrid di Stadio Olimpico, sedangkan Napoli takluk 1-2 saat berkunjung ke rumah Shakhtar Donetsk, dan finalis musim lalu Juventus tumbang 0-3 di markas Barcelona.

Namun cerita berbeda tersaji di fase grup Liga Europa. Tiga wakil Serie A di kompetisi 'kelas dua' Benua Biru ini semuanya sukses mengawali langkah dengan kemenangan.

AC Milan menggebuk tuan rumah Austria Vienna 5-1 dengan skema permainan baru mereka, sementara Lazio menaklukkan Vitesse Arnhem 3-2 di Belanda, dan Atalanta menghajar sang tamu Everton tiga gol tanpa balas.

Andre Silva menyambung jejak hat-trick Kaka di kompetisi Eropa. Ciro Immobile lagi-lagi mencetak gol untuk timnya. Alejandro Gomez memimpin La Dea (Sang Dewi) menyungkurkan Wayne Rooney dan rekan-rekannya.

GEBRAKAN DAHSYAT MILAN DENGAN 3-5-2

AC Milan mendapatkan start terbaik di Grup D. Kemenangan 5-1 diraih pasukan Vincenzo Montella di kandang Austria Vienna. Hakan Calhanoglu dan Andre Silva, yang sama-sama baru bergabung musim panas ini, menjadi dua aktor utama di balik kemenangan timnya.

Silva mencetak hat-trick, sedangkan Calhanoglu juga menunjukkan magisnya dengan sumbangsih satu gol dan dua assist. Nikola Kalinic dan Franck Kessie, juga sama-sama pemain baru, masing-masing menyumbang satu assist. Sementara itu, Suso menyarangkan satu gol.

Ini merupakan sebuah jawaban dari Milan untuk kekalahan 1-4 lawan Lazio di Serie A pada laga sebelumnya.

Milan datang ke Vienna untuk mencari pelampiasan. Mereka tak buang-buang waktu untuk melakukannya. Dengan skema baru 3-5-2, Milan langsung menggebrak.

Hanya dalam kurun waktu 20 menit sejak kick-off babak pertama, Milan sudah memimpin 3-0 lewat satu gol Calhanoglu dan dua gol Silva. Tiga gol itu bahkan tercipta lewat empat tembakan pertama yang mereka lepaskan dalam laga ini.

Tuan rumah sempat coba mengejar melalui gol Alexandar Borkovic di awal babak kedua, tapi gol ketiga Silva tak lama setelahnya membuat Milan kembali menjauh. Gol itu menjadikan Silva pemain Milan pertama yang mencetak hat-trick di kompetisi Eropa sejak terakhir kali Kaka melakukannya kontra Anderlecht pada tahun 2006 silam.

Suso lalu menggenapi kemenangan Milan dengan gol penutup yang dicetaknya di menit 63.

Sistem baru 3-5-2 racikan Montella berfungsi dengan baik. Leonardo Bonucci tampil luar biasa di jantung pertahanan, baik dengan defence maupun kreativitasnya. Serangan Milan juga mengalir lancar. Rossoneri pun kini bisa menatap laga-laga berikutnya dengan kepercayaan diri maksimal.

"Saat membeli Bonucci (dari Juventus musim panas ini), kami mempertimbangkan sistem tiga bek, saya takkan membantahnya. Alessio Romagnoli ingin kami tempatkan di kiri, tapi cedera, jadi itulah kenapa saya belum mencoba sistem ini sebelumnya," kata Montella seperti dilansir UEFA.com.

"Andre Silva sudah mulai mencetak gol demi gol. Performa bagus dan hat-trick ini pasti bermanfaat baginya. Dia membutuhkannya."

"Kami belum sempurna, dan takkan mudah mencapainya. Masih banyak yang harus kami kerjakan."

Matchday 1 Grup D:

Austria Vienna 1-5 AC Milan

Rijeka 1-2 AEK AThena.

Matchday 2 (28 September 2017):

AEK Athena vs Austria Vienna

AC Milan vs Rijeka.

LAZIO DAN IMMOBILE KEMBALI MAKAN KORBAN

Lazio bertandang ke markas Vitesse di matchday pembuka Grup K. Pasukan Simone Inzaghi menang 3-2.

Pada laga sebelumnya, Lazio menghabisi AC Milan 4-1 di Serie A. Ciro Immobile mencetak hat-trick ke gawang Milan.

Kali ini, Vitesse yang jadi korban. Immobile kembali mencetak gol untuk timnya meski baru diturunkan di babak kedua. Striker Italia itu sedang on-fire.

Immobile sudah mencetak lima gol dalam tiga penampilan terakhirnya di level klub dan timnas. Satu gol dia sarangkan ke gawang Israel untuk Azzurri, lalu tiga kali menjebol gawang Milan, dan satu gol di markas Vitesse.

Immobile membuktikan bahwa dia adalah pemain penting bagi Lazio.

Musim ini, Lazio sudah mencetak 12 gol di semua kompetisi. Dari 12 gol itu, tujuh gol di antaranya (58,3%) disumbangkan oleh Immobile.

Matchday 1 Grup K:

Zulte Waregem 1-5 Nice

Vitesse 2-3 Lazio.

Matchday 2 (28 September 2017):

Lazio vs Zulte Waregem

Nice vs Vitesse.

ATALANTA BERI PELAJARAN ROONEY DAN KAWAN-KAWAN

Atalanta kembali ke Eropa setelah absen 26 tahun. La Dea langsung menggebrak. Everton yang diperkuat Wayne Rooney jadi korban pertama mereka.

Atalanta menjamu Everton di matchday pembuka Grup E. Laga ini digelar di MAPEI Stadium (Sassuolo), karena Atleti Azzurri d'Italia akan direnovasi demi memenuhi standar kompetisi Eropa.

Meski tidak bermain di rumah aslinya, itu tak mencegah Atalanta menampilkan permainan hebat. Alenjadro Gomez dan kawan-kawan, dengan dukungan penuh para suporternya, memberi pelajaran pada sang wakil Inggris.

Tiga gol Atalanta dalam laga ini semuanya tercipta di babak pertama. Gol kedua oleh Gomez adalah sebuah gol indah dari luar kotak.

Ini merupakan pertama kalinya Atalanta mencetak tiga gol di babak pertama sebuah pertandingan tingkat Eropa. Di lain pihak, Everton kini tercatat selalu kalah dalam empat lawatan terakhirnya ke Italia.

Gomez bermain brilian. Dalam laga ini, penyerang 29 tahun asal Argentina itu mencatatkan statistik sebagai berikut:

Tembakan: 3

Tembakan tepat sasaran: 2

Gol: 2

Operan berpeluang gol: 4

Tekel sukses: 1

Memotong operan lawan: 1.

Matchday 1 Grup E:

Atalanta 3-0 Everton

Apollon Limasol 1-1 Lyon.

Matchday 2 (28 September 2017):

Lyon vs Atalanta

Everton vs Apollon Limasol.

"Kami sudah menunjukkan video permainan Gomez kepada para pemain, bahkan sampai delapan kali. Dia berkaki kanan, lalu masuk dari kiri, tapi kami tetap membiarkannya bebas menembak dan mencetak sebuah gol hebat. Namun itu juga tak lepas dari kualitas individu pemain yang bersangkutan. Secara keseluruhan, Atalanta jauh lebih siap daripada kami," kata manajer Everton Ronald Koeman.

Sementara itu, Gomez berucap: "Sangat emosional, karena saya sudah menunggu momen ini seumur hidup saya. Saya bukan anak muda lagi. Memainkan pertandingan pertama saya di Liga Europa pada usia 29 dan mengalahkan Everton, rasanya luar biasa."

"Tim sudah bermain hebat di babak pertama. Kami bisa saja mendapatkan satu atau dua gol tambahan di babak kedua, tapi tidak masalah."

"Melihat begitu banyak suporter di sini rasanya mengagumkan. Mereka menciptakan atmosfer hebat. Malam ini, setelah 26 tahun lamanya, kami membuat sebuah kota larut dalam kebahagiaan."

La Dea, selamat datang kembali di Eropa.


Triplematch Shopee Liga 1 2020 di Indosiar

KOMENTAR

Editorial Lainnya