Perbandingan Musim Real Madrid dan Barcelona Dalam 10 Tahun

Bola.net | 8 Juni 2017, 10:53
Real Madrid 2016-17 (c) Ist
Real Madrid 2016-17 (c) Ist

Bola.net - Real Madrid menikmati musim yang sukses di bawah arahan Zinedine Zidane. Mereka mampu menyabet dua gelar dengan memenangkan La Liga dan Liga Champions.

Sementara itu, sang rival Barcelona juga menutup musim dengan dua gelar. Pasukan Luis Enrique keluar sebagai pemenang dalam ajang Piala Super Spanyol dan juga Copa del Rey.

Hal ini tentu saja tampak berbeda jika dibandingkan beberapa tahun belakangan ini di mana Barcelona selalu berada di atas Madrid dalam perolehan gelar. Namun, kini Madrid mulai menunjukkan dominasinya di bawah Zidane.

Lantas, siapa yang menjadi klub terbaik dalam 10 tahun terakhir? Berikut ini perbandingan musim Barcelona dan Real Madrid sejak tahun 2007 seperti dilansir talkSPORT. (ts/ada)

1 dari 10 halaman

Musim 2007/2008

Barcelona

Ini adalah musim terakhir Frank Rijkaard di Camp Nou dan seperti terasa akhir dari era Barcelona. Mereka gagal memenangkan trofi apapun setelah finis posisi tiga di liga dan kalah di babak semifinal baik Copa del Rey dan Liga Champions.

Ini juga menjadi musim terakhir Ronaldinho di Barcelona dan tahun pertama Lionel Messi mulai menjadi pemain kunci Barcelona dengan mencetak 16 gol dari 24 pertandingan.

Real Madrid

Meski Real Madrid lebih buruk dari Barcelona di Copa dan Liga Champions - tersingkir di babak 16 besar - mereka mampu memenangkan gelar liga. Ditangani Bernd Schuster, Madrid memenangkan La Liga setelah unggul delapan poin dari Villarreal dan berjarak 18 poin dari Barcelona.
2 dari 10 halaman

Musim 2008/09

Barcelona

Setelah Josep Guardiola diangkat menjadi pelatih, Barcelona menikmati musim terbaik dalam sejarah sepakbola Spanyol dan salah satu tahun terbaik dalam sejarah olahraga.

Barcelona menjadi tim Spanyo pertama yang mampu meraih treble - juara La Liga, Copa dan Liga Champions. Mereka mengakhiri musim dengan keunggulan sembilan poin dari Real Madrid.

Real Madrid

Real Madrid memulai musim dengan mengalahkan Valencia untuk memenangkan Piala Super Spanyol. Namun, hal inilah yang menjadi momen terbaik sepanjang musim.

Bernd Schuster dipecat dan digantikan Juande Ramos pada bulan Desember. Los Blancos menutup musim dengan menjadi runner up di liga setelah tersingkir di babak 32 besar pada Copa dan babak 16 besar di Liga Champions.
3 dari 10 halaman

Musim 2009/10

Barcelona

Barcelona memulai musim dengan impian meraih sextuple dan meski mereka gagal melakukannya dalam satu musim tapi mereka mengakhiri tahun 2009 dengan enam trofi.

Barca berhasil menambah Piala Super Spanyol, Piala Super Eropa dan Piala Dunia Antarklub untuk menambah koleksi di musim sebelumnya dan kemudian menambah gelar La Liga lainnya pada 2010.

Barcelona mengakhiri musim dengan empat dari enam trofi yang ada setelah kalah di babak 16 besar Copa dan babak semifinal Liga Champions dari sang juara Inter Milan.

Real Madrid

Real Madrid Real Madrid lagi-lagi tak mampu bersaing dengan Barcelona setelah gagal meraih satu gelar pun pada musim 2009/10. Mereka finis di posisi runner up di liga, tersingkir di Copa pada babak 32 besar dan Liga Champions dalam babak 16 besar.
4 dari 10 halaman

Musim 2010/11

Barcelona

Barcelona kembali meraih tiga trofi pada musim ini, setelah Josep Guardiola memenangkan Liga Champions, Piala Super Spanyol dan La Liga. Mereka mencapai final Copa tapi kalah dari Real Madrid dalam babak extra time.

Real Madrid

Jose Mourinho diangkat menjadi pelatih Real Madrid pada musim panas untuk mengembalikan kejayaan klub dan untuk pertama kalinya sejak 2008 Los Blancos bisa menjadi penantang serius Barca.

Madrid finis di peringkat kedua di liga dengan selisih empat poin, mengalahkan Barca di final Copa untuk mengangkat piala dan juga menembus semifinal Liga Champions tapi kalah dari klub Catalan.
5 dari 10 halaman

Musim 2011/12

Barcelona

Barcelona akhirnya tersingkir dalam perburuan gelar La Liga tapi mampu mengakhiri musim dengan Copa, Piala Super Eropa, Piala Dunia Antarklub dan Piala Super Spanyol.

Barca mengalahkan Real Madrid saat dalam perjalanan memenangkan Copa dan Piala Super Spanyol. Mereka juga mampu menembus semifinal Liga Champions tapi kalah dari sang juara Chelsea.

Real Madrid

Real Madrid memecahkan rekor liga di bawah Jose Mourinho, memenangkan gelar liga dengan 100 poin dan mencetak 121 gol, unggul sembilan poin dari Barcelona.

Mereka tidak berhasil meraih trofi lainnya setelah kalah dari sang rival di Copa dan Piala Super Spanyol dan takluk dari Bayern Munchen di Liga Champions.
6 dari 10 halaman

Musim 2012/13

Barcelona

Barcelona tidak bisa jauh dari posisi puncak terlalu lama. Mereka memenangkan La Liga di bawah pelatih baru Tito Vilanova tapi tidak sukses di Piala Super Spanyol - kalah dari Real Madrid -  Copa dan Liga Champions.

Real Madrid

Real Madrid memulai musim dengan mengalahkan Barcelona di Piala Super Spanyol tapi pasukan Jose Mourinho gagal memenangkan trofi lainnya. Mereka tertinggal 15 dari pimpinan klasemen liga, kalah dari Atletico Madrid di final Copa dan takluk dari Borussia Dortmund di semifinal Liga Champions.
7 dari 10 halaman

Musim 2013/14

Barcelona

Barcelona kalah dalam perburuan gelar La Liga dengan selisih tiga poin setelah finis di posisi runner up dengan keunggulan jumlah gol dan hanya mengakhiri musim dengan koleksi Piala Super Spanyol.

Barca kalah di final Copa dari Madrid dan gagal melewati perempat final Liga Champions. Tata Martino ditunjuk menjadi pelatih pada musim panas tapi dipecat pada akhir musim.

Real Madrid

Real Madrid juga gagal memenangkan La Liga setelah tim rival sekota Atletico Madrid menjadi tim pertama di luar dua tim besar yang memenangkan liga sejak Valencia tahun 2004.

Namun, di bawah Carlo Ancelotti, Madrid mampu meraih dua piala dan pria asal Italia itu mampu mempersembahkan trofi yang sangat diidam-idamkan Liga Champions. Mereka mengalahkan Atletico di final untuk meraih La Decima dan mengungguli Barca di final Copa untuk menutup musim dengan dua gelar.
8 dari 10 halaman

Musim 2014/15

Barcelona

Barcelona kembali meraih treble tapi kali ini di bawah kepemimpinan Luis Enrique. Mereka memenangkan La Liga, Copa dan Liga Champions setelah mengalahkan Juventus di final.

Setelah menjalani awal musim kurang mengesankan, Barca kemudian memainkan sepakbola yang luar biasa dan trio MSN yang terdiri dari Messi, Suarez dan Neymar membuktikan diri sebagai barisan penyerang yang menakutkan dalam dunia sepakbola.

Real Madrid

Real Madrid melanjutkan kesuksesan musim lalu dengan memenangkan Piala Super Eropa dan Piala Dunia Antarklub. Mereka kalah di Piala Super Spanyol, finis kedua di liga, tersingkir di semifinal Liga Champions dan hanya mampu menembus babak 16 besar Copa.
9 dari 10 halaman

Musim 2015/16

Barcelona

Luis Enrique meraih kesuksesan lagi setelah Barcelona merengkuh Piala Super Eropa, Piala Dunia Antarklub, La Liga dan Copa. Mereka kalah dari Athletic Bilbao di Piala Super Spanyol dan tersingkir di babak perempat final Liga Champions.

Real Madrid

Real Madrid kesulitan sampai Zinedine Zidane menggantikan Rafael Benitez di posisi pelatih. Musim domestik mereka cukup buruk setelah finis di posisi runner di liga dan tidak mampu menembus babak 32 besar Copa. Meskipun begitu, pria asal Prancis itu mampu mengantarkan Los Blancos meraih kesuksesan di Liga Champions.
10 dari 10 halaman

Musim 2016/17

Barcelona

Barcelona kalah dalam perburuan gelar La Liga dari Real Madrid. Meskipun begitu, mereka mampu memenangkan Copa dan Piala Super Spanyol. Kampanye Liga Champions mereka cukup buruk - selain comeback lawan PSG - dan tidak mengherankan jika Luis Enrique memutuskan mundur pada akhir musim.

Real Madrid

Pada musim penuh pertama Zinedine Zidane di Sanatiago Bernabeu, ia mampu meningkatkan prestasinya dengan membawa Real Madrid menjadi tim pertama yang berhasil mempertahankan trofi Liga Champions sejak berganti nama pada 1992 dan juga merengkuh gelar La Liga. Selain itu, Madrid sebelumnya juga berhasil memenangkan Piala Super Eropa dan Piala Dunia Antarklub.

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR