BERITA PIALA EROPA BUNDESLIGA LAINNYA

Kesulitan dengan Lampard, 5 Pemain Chelsea ini Bersinar di Bawah Tuchel

07-05-2021 12:42 | Aga Deta

Kesulitan dengan Lampard, 5 Pemain Chelsea ini Bersinar di Bawah Tuchel
Manajer Chelsea, Thomas Tuchel (c) AP Photo

Bola.net - Kedatangan Thomas Tuchel sudah memberikan dampak yang besar di Chelsea. Beberapa pemain pun juga mengalami kebangkitan di bawah asuhan pria asal Jerman tersebut.

Tuchel ditunjuk untuk menangani Chelsea pada 26 Januari 2021. Dia datang ke Stamford Bridge untuk menggantikan Frank Lampard yang dipecat.

Tuchel mampu membawa Chelsea bangkit dari keterpurukan. Dari 24 laga di semua kompetisi, The Blues meraih 16 kemenangan, enam hasil imbang, dan dua kekalahan.

Tidak hanya itu, Chelsea asuhan Tuchel juga berpeluang merebut dua gelar di musim ini. Timo Werner dkk sudah menembus final FA Cup dan Liga Champions.

Kedatangan Tuchel juga berdampak positif bagi sejumlah pemain Chelsea. Mereka mampu bersinar setelah sebelumnya mengalami kesulitan di bawah asuhan Lampard.

1 dari 5 halaman

Andreas Christensen

Andreas Christensen berduel lawan Sadio Mane di laga pekan kedua EPL antara Chelsea vs Liverpool di Stamford Bridge, Minggu (20/09/2020). (c) Pool EPA via AP Photo Andreas Christensen berduel lawan Sadio Mane di laga pekan kedua EPL antara Chelsea vs Liverpool di Stamford Bridge, Minggu (20/09/2020). (c) Pool EPA via AP Photo

Andreas Christensen sering melakukan kesalahan selama membela Chelsea. Itu termasuk saat mendapat kartu merah di laga melawan Liverpool pada pekan-pekan awal Premier League 2020/2021.

Sejak saat itu, Christensen terpinggirkan di bawah arahan Frank Lampard. Namun, pemain asal Denmark itu akhirnya kembali ke starting XI di bawah Thomas Tuchel.

Christensen mampu menunjukkan performa yang konsisten di bawah Tuhcel. Dia sejauh ini berhasil mengumpulkan 17 penampilan bersama pria asal Jerman tersebut.

2 dari 5 halaman

Antonio Rudiger

Antonio Rudiger saat berlaga di pertandingan antara Krasnodar vs Chelsea di matchday 2 Liga Champions 2020-21. (c) AP Photo Antonio Rudiger saat berlaga di pertandingan antara Krasnodar vs Chelsea di matchday 2 Liga Champions 2020-21. (c) AP Photo

Antonio Rudiger tersingkir dari skuad utama Chelsea asuhan Frank Lampard. Bahkan, Lampard kabarnya ingin menjual sang pemain pada bursa transfer musim panas kemarin.

Rudiger hanya mencatatkan empat penampilan di Premier League di bawah Lampard musim ini. Banyak yang memprediksi karier bek asal Jerman itu di Chelsea sudah tamat.

Namun, datangnya Tuchel mampu mengembalikan karir Rudiger ke jalur yang benar. Dia mendapat kesempatan bermain reguler di bawah Tuchel dan membantu pertahanan Chelsea tampil solid.

3 dari 5 halaman

Jorginho

Gelandang Chelsea, Jorginho. (c) AP Photo Gelandang Chelsea, Jorginho. (c) AP Photo

Jorginho tak banyak dimainkan pada era Frank Lampard. Gelandang asal Italia itu juga mengaku gaya bermain Lampard tidak cocok dengannya.

Namun, Jorginho kini menjadi salah satu pemain andalan Tuchel di Chelsea. Dia mendapat menit bermain cukup banyak sejauh ini.

Eks pemain Napoli sudah memainkan 19 pertandingan di semua kompetisi bersama Tuchel. Dari jumlah itu, Jorginho mencetak tiga gol dan satu assist.

4 dari 5 halaman

N'Golo Kante

(c) AP Photo (c) AP Photo

N'Golo Kante sebenarnya masih menjadi andalan di lini tengah Chelsea dalam periode kepemimpinan Frank Lampard. Namun, dia terlihat kesulitan menunjukkan performa terbaiknya.

Selain cedera, Lampard juga memainkan Kante di posisi yang berbeda. Dia bermain lebih maju dalam formasi trio gelandang Chelsea.

Namun, Kante bersinar lagi di bawah kendali Thomas Tuchel. Gelandang asal Prancis itu sudah tampil 20 kali bersama Tuchel dan memainkan peran penting dalam membawa Chelsea ke final Liga Champions.

5 dari 5 halaman

Kai Havertz

Pemain Chelsea, Kai Havertz (c) Pool via AP Pemain Chelsea, Kai Havertz (c) Pool via AP

Kai Havertz datang ke Chelsea dengan harga yang sangat mahal. Karena itu, tidak mengherankan kalau kedatangan gelandang asal Jerman itu diiringi dengan ekspektasi besar.

Namun, Havertz gagal menunjukkan performa terbaiknya di bawah asuhan Frank Lampard. Havertz melempem karena Lampard tidak menempatkan dirinya di posisi favorit sebagaimana mestinya.

Penampilan Havertz kemudian terlihat membaik pada era Thomas Tuchel belakangan ini usai dimainkan sebagai ujung tombak. Pemain berusia 21 tahun itu sudah mencetak tiga gol dan tiga assist.

Sumber: Planet Football



KOMENTAR

Editorial Lainnya