BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

Granit Xhaka dan 5 Pemain yang Juga Pernah Dibenci Fans Timnya Sendiri

04-11-2019 15:24 | Aga Deta

Granit Xhaka dan 5 Pemain yang Juga Pernah Dibenci Fans Timnya Sendiri
Granit Xhaka usai mencetak gol ke gawang Manchester United di pekan ke-30 Premier League (c) AP Photo

Bola.net - Granit Xhaka menjadi sorotan tajam dalam beberapa hari terakhir. Kapten Arsenal tersebut membuat ulah dalam pertandingan melawan Crystal Palace di Premier League, Minggu (27/10/2019).

Pertandingan pekan kesepuluh tersebut berakhir dengan skor 2-2 di Emirates Stadium. Xhaka mendapat cemoohan dari penggemar Arsenal sepanjang pertandingan.

Saat Xhaka ditarik keluar, ia berjalan dengan sangat pelan menuju bench pemain. Tak tahan dengan cemoohan fans Arsenal, Xhaka murka. Ia menempelkan tangannya ke telinga seolah memberi isyarat ingin terus diteriaki.

Setelah keluar, Xhaka langsung menuju ruang ganti dan melepas jersey di depan fans. Tindakan tersebut jelas sangat disayangkan. Legenda Arsenal, Ian Wright, menyebut itu bukan perilaku seorang kapten.

Ternyata pemain Arsenal tersebut bukan pesepak bola pertama yang dibenci oleh fans, Bola.com merangkum 5 bintang sepak bola yang dibenci oleh fans timnya sendiri.

1 dari 5 halaman

Neymar

Neymar saat berlaga di pertandingan antara Lyon vs PSG. (c) AP Photo Neymar saat berlaga di pertandingan antara Lyon vs PSG. (c) AP Photo

Neymar menjadi sosok yang dibenci oleh suporter Paris Saint-Germain karena memaksa pindah ke Barcelona pada musim panas 2019. Padahal PSG mendatangkan sang pemain dengan mahar yang sangat mahal yakni 222 juta euro (Rp3,5 triliun).

Sang pemain juga mendapat berbagai fasilitas dan keistimewaan dalam tim. Namun, Neymar malah mengaku tidak bahagia di tim dan menyesali keputusan pindah dari Barcelona pada musim panas 2017.

2 dari 5 halaman

Mauro Icardi

Mauro Icardi resmi bergabung dengan PSG. (c) PSG Mauro Icardi resmi bergabung dengan PSG. (c) PSG

Mauro Icardi sempat menjadi sasaran hujatan suporter Inter Milan. Itu dikarenakan arogansi yang ditunjukkan Icardi dan istrinya, Wanda Nara.

Icardi menuliskan siap membawa berandalan dari Argentina untuk menghajar suporter Inter Milan yang menghujatnya. Kondisi tersebut membuatnya mendapat reaksi negatif dari suporter.

Suporter Inter Milan pun tak merasa kehilangan Icardi ketika ia menolak membela klub dan akhirnya dipinjamkan ke PSG.

3 dari 5 halaman

Gareth Bale

Gareth Bale sedang menata rambutnya pada laga Real Madrid lawan Real Valladolid di pekan kedua La Liga 2019/2020, Minggu (25/8/2019) dini hari WIB. (c) AP Photo Gareth Bale sedang menata rambutnya pada laga Real Madrid lawan Real Valladolid di pekan kedua La Liga 2019/2020, Minggu (25/8/2019) dini hari WIB. (c) AP Photo

Gareth Bale merupakan satu di antara pemain bintang yang direkrut Real Madrid. Namun, Bale tak memiliki hubungan yang baik dengan manajemen, pelatih dan suporter.

Walaupun mengantarkan Real Madrid meraih gelar Liga Champions, suporter menganggap Bale sebagai pemain yang tidak konsisten.

Bale sering mendapat cedera dan absen dalam beberapa pertandingan. Sebagai satu di antara pemain termahal di dunia, suporter Los Blancos menyayangkan hal tersebut.

Kondisi ini diperburuk dengan ketidakmampuan Bale berbicara dalam bahasa Spanyol.

4 dari 5 halaman

David Beckham

David Beckham (c) AP Photo David Beckham (c) AP Photo

David Beckham dua kali mendapat perlakuan tidak mengenakkan ketika mendapat hujatan dari suporternya sendiri. Kali pertama terjadi setelah David Beckham dianggap sebagai kambing hitam kegagalan Inggris pada Piala Dunia 1998.

Beckham mendapat hujatan dari seluruh suporter sepak bola Inggris, termasuk dari suporter Manchester United.

Kali kedua Beckham mendapat hujatan adalah ketika ia membela LA Galaxy. Beckham sempat menjalani masa peminjaman ke AC Milan sebanyak dua kali.

Kondisi ini membuat suporter LA Galaxy berang. Mereka menilai kalau Beckham tidak komitmen dalam membela LA Galaxy.

5 dari 5 halaman

Wayne Rooney

Wayne Rooney. (c) AP Wayne Rooney. (c) AP

Musim kompetisi 2015-2016 benar-benar musim buruk bagi Wayne Rooney. Wazza gagal tampil impresif. Padahal, dia kini berstatus sebagai kapten tim.

Kegagalan itu membuat Rooney mendapat suara sumbang dari para fan Setan Merah. Banyak fans menganggap, manajer Manchester United saat itu, Louis van Gaal, seharusnya lebih banyak membangkucadangkan Rooney.

Apalagi di saat bersamaan, penampilan para pemain muda MU tengah mengilap. Satu di antaranya adalah Marcus Rashford.

Disadur dari: Bola.com/Penulis Hanif Sri Yulianto/Editor Yus Mei Sawitri
Published: 1 November 2019



KOMENTAR

Editorial Lainnya