BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

Dibeli Mahal-Mahal dari Klub Premier League, 5 Pemain Ini Gagal di Chelsea

20-04-2021 13:10 | Aga Deta

Dibeli Mahal-Mahal dari Klub Premier League, 5 Pemain Ini Gagal di Chelsea
Logo Chelsea. (c) AP Photo

Bola.net - Semenjak dibeli Roman Abramovich pada tahun 2003, Chelsea menjadi klub yang royal di bursa transfer. Mereka banyak mendatangkan pemain bintang ke Stamford Bridge.

Tak hanya membeli pemain dari klub luar negeri, Chelsea juga sering merekrut pemain dari sesama klub Premier League. Bahkan tidak sedikit dari mereka ditebus dengan harga yang cukup mahal.

Salah satu pemain yang direkrut Chelsea dari klub Premier League adalah N'Golo Kante. Dia didatangkan dari Leicester City dengan biaya 35,8 juta euro.

Kante mempunyai karier yang cukup sukses setelah berseragam Chelsea. Dia berhasil memenangkan gelar Premier League dan juga Liga Europa.

Namun, tidak semua rekrutan mahal Chelsea dari klub Premier League bisa seberuntung Kante. Beberapa di antaranya bahkan gagal bersinar di Stamford Bridge.

Siapa saja deretan pemain tersebut? Ini dia daftarnya.

1 dari 5 halaman

Ross Barkley

Ross Barkley (c) AP Photo Ross Barkley (c) AP Photo

Ross Barkley menunjukkan performa yang cukup mengesankan bersama Everton. Hal tersebut membuat Chelsea membeli Barkley seharga 16,8 juta euro pada bursa transfer musim panas 2018 lalu.

Namun, persaingan di lini tengah Chelsea sangatlah ketat. Sehingga, Barkley tidak mendapat kesempatan bermain secara reguler di Stamford Bridge.

Chelsea memutuskan meminjamkan Barkley ke Aston Villa pada musim ini. Saat ini, Barkley sudah memainkan 22 pertandingan di semua kompetisi untuk Villa dengan mencetak empat gol dan satu assist.

2 dari 5 halaman

Juan Sebastian Veron

Juan Sebastian Veron tidak mempunyai karier yang bagus di Manchester Unied. Namun, hal itu tidak menghalangi Chelsea untuk merekrutnya pada musim panas 2003.

Chelsea mengeluarkan 21,5 juta euro untuk mendapatkan tanda tangan Veron. Namun, karier Veron jusru makin buruk setelah datang ke Stamford Bridge.

Veron hanya tampil sebanyak 14 kali pada musim 2003-2004 dengan mencetak satu buah gol. Catatan itupun membuat Veron langsung terdepak dari Chelsea pada musim berikutnya.

3 dari 5 halaman

Shaun Wright-Phillips

Shaun Wright-Phillips (c) AFP Shaun Wright-Phillips (c) AFP

Shaun Wright-Phillips menunjukkan penampilan gemilang di Manchester City. Wright-Phillips lalu hijrah ke Chelsea pada musim panas 2005 dengan mahar 31,5 juta euro.

Wright-Phillips mengalami kesulitan bersaing di Chelsea. Selama tiga musim membela The Blues, Wright-Phillips hanya mencatat 6.143 menit bermain.

Mantan pemain QPR itu pernah membantu Chelsea meraih titel Premier League pada 2006. Namun, dia akhirnya meninggalkan Stamford Bridge pada 2008 dengan kembali ke Manchester City.

4 dari 5 halaman

Danny Drinkwater

Danny Drinkwater (c) AFP Danny Drinkwater (c) AFP

Setelah membantu Leicester City menjuarai Premier League, Danny Drinkwater hengkang ke Chelsea pada musim panas 2017. Ditebus dengan biaya 37,9 juta euro, karier Drinkwater di Stamford Bridge justru meredup.

Drinkwater kerap mengalami cedera dan kalah bersaing dengan gelandang Chelsea lainnya. Alhasil, pemain asal Inggris tersebut sudah dipinjamkan ketiga klub berbeda.

Saat ini Drinkwater bermain di Turki bersama Kasimpasa dengan status pinjaman. Meski kontraknya masih berlangsung sampai Juni 2022, Drinkwater sepertinya sudah tidak punya masa depan di Chelsea.

5 dari 5 halaman

Fernando Torres

Fernando Torres (c) AFP Fernando Torres (c) AFP

Chelsea membuat kejutan besar pada bursa transfer Januari 2011. Mereka merekrut Fernando Torres dari Liverpool dengan nominal transfer yang mencapai 58,5 juta euro.

Torres turut membantu Chelsea memenangkan Liga Champions serta Liga Europa. Namun, dia sering diingat sebagai satu di antara pembelian gagal The Blues.

Torres seperti kehilangan ketajamannya setelah datang ke Stamford Bridge. Dia hanya mencetak 45 gol dalam 172 penampilan di semua kompetisi sebelum meninggalkan The Blues.

Sumber: Transfermarkt



KOMENTAR

Editorial Lainnya