6 Wonderkid Yang Bisa Mengembalikan Kejayaan Serie A

Bola.net | 3 Januari 2017, 14:01
Gianluigi Donnarumma (c) AFP
Gianluigi Donnarumma (c) AFP

Bola.net - Sepakbola Italia mungkin sedang mengalami masa sulit di Eropa selama dua dekade terakhir. Meskipun begitu, Serie A sedang mengembangkan pemain muda berbakat untuk mengembalikan kejayaan sepakbola mereka.

Klub Serie A hanya mampu memenangkan tiga gelar Liga Champions dalam 20 tahun terakhir. Prestasi ini bisa dibilang merosot drastis mengingat mereka pernah mendominasi kancah Eropa pada 1980-an dan 1990-an setelah tim Italia tampil dalam 12 dari 16 final selama tahun-tahun tersebut.

Namun, kini ada sejumlah bakat yang menarik di Serie A dan apabila mereka bisa bersinar di pentas domestik maka kejayaan bisa kembali menghiasi sepakbola Italia.

Berikut ini enam wonderkid di Italia yang diharapkan bisa mencuri perhatian di masa mendatang seperti dikutip The Sun. (sun/ada)

1 dari 6 halaman

Gianluigi Donnarumma

Klub: AC Milan

Usia: 17 tahun

Donnarumma diyakini akan semakin berkembang seiring dengan bertambahnya usia. Membuat debutnya untuk AC Milan di usia 16 tahun dan belum merayakan ulang tahun ke-18, Donnarumma akan menjalani pertandingan kelima puluh untuk Rossoneri pada pertandingan berikutnya.

Donnarumma juga sudah membuat penampilan perdananya untuk tim nasional Italia. Ia belum lama ini bermain di final Coppa Italia dan mampu menggagalkan tendangan penalti pemain Juventus Paulo Dybala untuk mengantarkan Rossoneri memenangkan Piala Super Italia.

Itu adalah trofi pertama Milan sejak tahun 2011 dan Donnarumma adalah pemain muda berbakat yang mewakili masa depan Milan. Milan bertekad mengikat Donnarumma dengan kontrak jangka panjang karena sebagian besar klub Eropa berharap bisa membuatnya pergi dari San Siro.
2 dari 6 halaman

Franck Kessie

Klub: Atalanta

Usia: 20 tahun

Saat Serie A memasuki jeda musim dingin, Atalanta secara mengejutkan mampu berada di papan atas. Mereka menghuni posisi enam dan unggul dari tim-tim yang sudah mapan seperti Fiorentina, Inter Milan dan Torino.

Klub yang berbasis di Bergamo itu memang punya salah satu akademi muda terbaik Italia. Mereka sudah memproduksi pemain seperti Gaetano Scirea, Roberto Donadoni dan Giacomo Bonaventura yang pindah ke klub-klub besar.

Franck Kessie sepertinya bisa menjadi bintang besar berikutnya yang muncul di Stadion Atleti Azzurri d'Italia. Pemandu bakat Arsenal sudah sering memantau permainannya, sedangkan Chelsea harus gigit jari setelah tawaran mereka sebesar lebih dari 20 juta euro ditolak.

Sebagai gelandang yang enerjik, Kessie sudah mengemas enam gol dan dua assist di pentas Serie A dan klub yang berminat mendapatkan tanda tangannya semakin bertambah.
3 dari 6 halaman

Manuel Locatelli

Klub: AC Milan

Usia: 18 tahun

Donnarumma tampil mengesankan sehingga mampu menyingkirkan mantan kiper Real Madrid Diego Lopez, tapi Manuel Locatelli mendapat kesempatan karena tidak terlepas dari nasib Rossoneri.

Dengan skuat Milan sekarang yang bisa dibilang pas-pasan setelah mengalami kesulitan keuangan, Vincenzo Montella hanya punya sedikit opsi ketika kapten Riccardo Montolivo harus absen panjang karena cedera pada bulan September lalu.

Montella berjudi dengan memainkan Locatelli dan pemain berusia 18 tahun itu ternyata tidak mengecewakan. Ia mencetak gol penting melawan Sassuolo dan Juventus, sekaligus mengenalkan namanya di dunia sepakbola Eropa.

Meskipun begitu, Locatelli masih tetap harus banyak belajar untuk memaksimalkan semua potensinya. Jika bisa terus tampil konsisten maka Localtelli berpeluang besar menjadi tulang punggung Rossoneri dan Milan di masa mendatang.
4 dari 6 halaman

Pol Lirola

Klub: Sassuolo (pinjaman dari Juventus)

Usia: 19 tahun

Juventus tampil sangat mendominasi di petnas Serie A dalam beberapa musim terakhir. Meski punya jarak yang jauh dengan pesaingnya, Juventus ternyata tidak lupa untuk mempersiapkan masa depannya meski meraih kejayaan di masa sekarang

Salah satu contoh terbaik bisa dilihat di posisi bek kanan di mana pelatih Massimiliano Allegri bisa memilih antara Stephan Lichtsteiner atau Dani Alves. Namun, Bianconeri juga sudah punya pengganti siap pakai ketika salah satu dari pemain veteran tersebut pindah.

Saat ini bermain di Sassuolo, Pol Lirola menunjukkan semua kualitasnya untuk bersinar di posisinya. Kemampuan bertahannya sangat bagus sedangkan energi dan kecepatannya bisa menjadi senjata yang penting saat menyerang.
5 dari 6 halaman

Federico Chiesa

Klub: Fiorentina

Usia: 19 tahun

Kebanyakan pemain mungkin akan gugup saat membuat debutnya melawan Juventus, tapi Federico Chiesa mungkin hanya perlu sedikit bantuan.

Putra mantan striker Italia Enrico Chiesa ini sudah siap untuk bersinar di Serie A dan kemampuannya semakin meningkat selama musim 2016/17 di bawah asuhan Paulo Sousa.

Perubahan formasi yang diterapkan Sousa memang membuat Chiesa kesulitan mendapatkan tempat utama di tim tapi kemampuan berlari dan cara mematikan bola serta kegigihannya mampu menarik perhatian.
6 dari 6 halaman

Pedro Pereira

Klub: Sampdoria

Usia: 18 tahun

Lahir di Lisbon dan langsung direkrut oleh Benfica, Pedro Pereira mampu memperkuat tim nasional Portugal level U-15, U-16 dan U-17. Ia kemudian bergabung dengan Sampdoria pada Juli 2015 dan langsung masuk skuat utama setelah tampil impresif di tim junior.

Bisa bermain di kedua sisi sayap, pelatih Marco Giampaolo terus mengasah kemampuannya dan sekarang Pedro punya kemampuan menyerang yang bagus dengan ditunjang kecepatan dan umpan silang yang akurat.

Meskipun usianya masih muda, Pedro sudah menunjukkan kematangan dan tempramen yang baik, lima kali tampil sebagai starter dan sedang mencari jalan untuk mengamankan tempat reguler starting XI Sampdoria.

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR