BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

6 Pemain yang Tidak Layak Bela Klub Raksasa Premier League

25-04-2019 11:49 | Aga Deta

6 Pemain yang Tidak Layak Bela Klub Raksasa Premier League
Alexis Sanchez (c) AFP

Bola.net - Bola.net - Premier League sudah dianggap sebagai salah satu kompetisi sepak bola terbaik di dunia. Karena itu, tidak mengherankan kalau banyak pemain yang punya impian bermain di sana.

Sejumlah klub papan atas Premier League tentunya menginginkan pemain terbaik untuk memperkuat timnya. Untuk itu, itu mereka tidak segan untuk menghamburkan banyak uang di bursa transfer.

Virgil van Dijk, Raheem Sterling dan Eden Hazard adalah contoh pemain bintang yang menghiasi Premier League musim ini. Penampilan mereka cukup impresif bersama timnya masing-masing.

Kendati demikian, ada beberapa pemain yang dianggap tidak pantas untuk memperkuat klub-klub besar Premier League. Mereka dirasa tidak punya kualitas yang cukup untuk bermain di sana.

Berikut ini enam pemain dianggap tidak layak membela klub raksasa Premier League seperti dilansir Sportskeeda.

1 dari 6 halaman

Fabian Delph (Manchester City)

Fabian Delph (c) AFP Fabian Delph (c) AFP

Fabian Delph bergabung dengan City pada tahun 2015 dari Aston Villa. Gelandang asal Inggris itu didatangkan untuk memperkuat lini tengah The Citizens.

Namun, serangkaian cedera dan performa yang buruk membuatnya terpinggirkan di Etihad. Meski ikut terlibat dalam memenangkan gelar Premier League pada musim kemarin, penampilan Delph tidak mengesankan.

Pada musim ini, Delph hanya bermain 11 kali di liga dengan mencetak satu gol. Itu pun sang pemain bisa tampil karena Benjamin Mendy mengalami cedera panjang.

2 dari 6 halaman

Alberto Moreno (Liverpool)

Alberto Moreno (c) lfc Alberto Moreno (c) lfc

Alberto Moreno sudah bermain di Liverpool sejak awal musim 2014-15. Namun, dia tidak pernah menunjukkan peforma yang mengesankan secara reguler di klub.

Oleh karena itu, tidak mengherankan kalau Moreno tidak mendapat kepercayaan untuk mengisi posisi bek kiri. Pemain Spanyol itu harus mengalah sejak kemunculan Joe Gomez dan Andy Robertson.

Pada usia 26 tahun, Moreno masih punya waktu untuk membangun ulang kariernya. Namun, hal itu tidak bisa ia dapatkan di Anfield.

3 dari 6 halaman

Vincent Janssen (Tottenham Hotspur)

Vincent Janssen (c) AFP Vincent Janssen (c) AFP

Setelah tampil impresif di Eredivisie, Vincent Jansen memutuskan untuk pindah ke Tottenham pada 2016. Namun, kiprahnya di Inggris sejauh ini bisa dibilang tidak berjalan sesuai rencana.

Karena diganggu oleh cedera dan penampilan yang tidak meyakinkan, Janssen hanya membuat 28 penampilan di liga selama tiga musim. Pada 2017-18, ia dipinjamkan ke Fenerbache.

Setelah kembali, Janssen masih kesulitan mendapatkan tempat di lini depan Spurs. Ia belum pernah bermain di tim utama pada musim ini dan kalah bersaing dengan striker top seperti Harry Kane.

4 dari 6 halaman

Marcos Alonso (Chelsea)

Marcos Alonso (c) Chelsea Marcos Alonso (c) Chelsea

Marco Alonso datang ke Chelsea pada 2016 dari Fiorentina. Pemain Spanyol itu merupakan salah satu pemain penting Antonio Conte saat meraih juara Premier League pada musim 2016/17.

Akan tetapi, penampilan Alonso pada musim ini terlihat menurun. Akibatnya, ia kerap mendapat banyak kritik saat bermain di bawah asuhan Maurizio Sarri.

Alonso sudah terlibat dalam 36 penampilan di semua kompetisi untuk Chelsea musim ini. Namun, tidak jarang juga sang pemain dianggap sebagai kambing hitam atas penampilan buruk Chelsea.

5 dari 6 halaman

Alexis Sanchez (Manchester United)

Alexis Sanchez (c) AFP Alexis Sanchez (c) AFP

Alexis Sanchez direkrut Manchester United pada Januari 2018. Kedatangan pemain Chile itu tentu saja disambut gembira oleh para fans Setan Merah.

Namun, seiring dengan berjalannya waktu, United sepertinya menyesal sudah mendatangkan Sanchez. Selama di Old Trafford, penampilan sang pemain sangat buruk.

Akibatnya, Sanchez tidak mampu menembus starting XI Setan Merah dan sering menghabiskan waktunya di bangku cadangan. Sanchez mungkin harus meninggalkan United agar bisa menemukan penampilan terbaiknya kembali.

6 dari 6 halaman

Shkodran Mustafi (Arsenal)

Shkodran Mustafi (c) Arsenal FC Shkodran Mustafi (c) Arsenal FC

Pada musim panas 2016, Arsenal mencari bek tengah untuk menjadi rekan duet Laurent Koscielny. The Gunners pada akhirnya berhasil mendapatkan Shkodran Mustafi dari Valencia.

Pada awalnya, pemain asal Jerman itu dianggap sebagai pembelian yang bagus untuk tim London. Namun, seiring berjalannya waktu, penampilannya mengecewakan.

Mustafi sering melakukan kesalahan dan dianggap sebagai kambing hitam atas rapuhnya pertahanan The Gunners. Arsenal kabarnya akan menjual sang pemain pada musim panas.



KOMENTAR

Editorial Lainnya