6 Pemain 'Buangan' yang Disulap Antonio Conte Menjadi Bintang

Asad Arifin | 19 Juli 2022, 12:05
Ekspresi Antonio Conte saat memainkan laga debut sebagai manajer Tottenham di UEFA Confrence League 2021/2022 (c) AP Photo
Ekspresi Antonio Conte saat memainkan laga debut sebagai manajer Tottenham di UEFA Confrence League 2021/2022 (c) AP Photo

Bola.net - Antonio Conte punya rekam jejak sukses sebagai pelatih. Bukan hanya memberikan gelar juara pada tim-tim yang pernah dilatihnya, Conte juga dikenal mampu memaksimalkan potensi pemain yang bahkan 'dibuang' oleh pelatih lainnya.

Antonio Conte memiliki prestasi yang bagus di setiap klub yang dia besut. Mulai dari Juventus, Chelsea hingga Inter Milan, berhasil dia bawa menjadi juara di liga domestik.

Selain itu, pria yang kini menjadi manajer Tottenham itu juga sukses mengubah nasib pemain dari yang hanya pecundang menjadi pemain yang luar biasa di tangannya.

Conte begitu mendalami setiap pemainnya untuk peran yang akan dia berikan dalam skema permainannya. Faktor ini yang membuat sang pemain merasa hidup baru di tangannya hingga sukses meraih gelar juara liga.

Berikut 6 bintang yang hidupnya berubah karena Antonio Conte, dari pemain yang terbuang atau sekadar cadangan jadi luar biasa.

1 dari 6 halaman

Victor Moses

Victor Moses (c) AFP

Victor Moses (c) AFP

Pada saat Conte tiba untuk menangani Chelsea pada 2016, Moses merupakan bagian dari pemain cadangan di klub. Chelsea bahkan pernah tiga kali meminjamkannya ke tiga klub berbeda dan tidak bisa mengembalikan penampilan terbaiknya.

Saat kembali ke Chelsea dari masa peminjaman, masa depannya di London kemungkinan akan berakhir. Namun, Conte melihat potensi di pemain sayap Nigeria itu dan mengubahnya menjadi wingback pada musim 2016/17.

Dia membuat 40 penampilan di semua kompetisi saat Chelsea meraih gelar juara Liga Premier. Hal ini yang membuat karirnya dari kembali terangkat lagi.

2 dari 6 halaman

Pedro

Pedro Rodriguez merayakan gol ke gawang Sergio Rico (c) AFP

Pedro Rodriguez merayakan gol ke gawang Sergio Rico (c) AFP

Musim pertama Pedro di Chelsea cukup suram. Saat itu, The Blues masih dilatih oleh Jose Mourinho.

Kedatangan Conte menandakan awal yang baru, dan Pedro berkembang pesat. Dia menemukan permainan terbaiknya lagi di Chelsea saat Conte melatihnya pada 2015.

Pemain Spanyol itu memiliki peran penting di lini depan Chelsea musim 2016/2017 dengan sembilan gol dan sembilan assist. Meski penampilannya kembali turun pasca Conte hengkang, tetapi satu musim itu membuatnya terlihat seperti pemain baru lagi.

3 dari 6 halaman

Andrea Pirlo

Andrea Pirlo (c) Bola.net

Andrea Pirlo (c) Bola.net

Pada saat dia bergabung dengan Juventus pada 2011, Pirlo telah mengukuhkan dirinya sebagai salah satu gelandang terhebat dalam permainan. Tetapi AC Milan telah membiarkannya pergi secara gratis karena mereka pikir dia telah melewati usia puncaknya.

Namun, Conte membuat pemikiran AC Milan itu salah. Conte berhasil memberikan Pirlo hidup baru di lini tengah Juventus.

Peran penting Pirlo di Juventus bahkan tidak tergantikan. Dia membuat Juventus mendominasi Serie A pada dekade itu.

4 dari 6 halaman

Ivan Perisic

Ivan Perisic. (c) AFP

Ivan Perisic. (c) AFP

Saat Antonio Conte datang ke Inter Milan, Ivan Perisic dipinjamkannya ke Bayern Munchen. Tidak ada posisi yang cocok bagi Perisic di skema permainan Conte.

Namun usai peminjamannya di Bayern Munchen, Perisic mendapat peran berbeda dari Conte. Dia kembali ke Inter dengan segar, lebih tua, dan lebih bijaksana.

Conte mengubah Perisic dari pemain sayap menjadi bek sayap, dan itu memberi pemain Kroasia ini kesempatan hidup baru serta memenangkan Serie A. Conte akhirnya membawa Perisic ke Tottenham Hotspur.

5 dari 6 halaman

Paul Pogba

Gelandang Juventus Paul Pogba. (c) AP Photo

Gelandang Juventus Paul Pogba. (c) AP Photo

Paul Pogba harus mengucapkan terima kasih kepada Antonio Conte saat masih melatih Juventus. Berkat Conte, pemain yang terbuang dari Manchester United ini menjadi seorang bintang.

Pogba datang ke Manchester United dengan status pemain bebas transfer. Namun Conte menanamkan kepercayaan padanya hingga Pogba makin berkembang dan jadi salah satu gelandang terbaik di dunia.

Manchester United berusaha mengontraknya kembali pada 2016 dengan biaya transfer yang mahal. Namun permainan Pogba di Setan Merah belum bisa sebaik saat masih di Juventus.

6 dari 6 halaman

Romelu Lukaku

Romelu Lukaku dan Antonio Conte (c) AP Photo

Romelu Lukaku dan Antonio Conte (c) AP Photo

Karir Romelu Lukaku telah habis di Manchester United yang membuatnya terbuang ke Inter Milan. Keputusannya pindah ke Italia ini yang mengubah nasib Lukaku.

Pemain kelahirah Belgia ini mampu menunjukan permainan terbaiknya di Inter Milan. Meskipun saat itu banyak pihak yang meragukan penampilan pemain yang dianggap sudah habis ini.

Di bawah asuhan Conte, pemain Belgia itu berubah dari beban lelucon di Liga Premier menjadi salah satu penyerang paling lengkap di Eropa dan pencetak gol yang merajalela. Hal ini membuat Chelsea begitu tertarik meminangnya.

Sumber: Give Me Sport

Disadur dari Bola.com: Suharno/Yus Mei Sawitri, 19 Juli 2022

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR