BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

5 Pemain yang Pernah Membela Ajax dan Liverpool, Luis Suarez Paling Tajam

21-10-2020 16:54 | Aga Deta

5 Pemain yang Pernah Membela Ajax dan Liverpool, Luis Suarez Paling Tajam
Luis Suarez (c) AFP

Bola.net - Liverpool akan berkunjung ke markas Ajax Amsterdam pada matchday 1 Grup D Liga Champions 2020/21. Pertandingan tersebut akan berlangsung di Johan Cruyff Arena, Kamis (22/10/2020).

Pelatih Liverpool Jurgen Klopp sedang pusing. The Reds saat ini kehilangan bek tengah andalannya Virgil van Dijk karena cedera ACL.

Selain itu, Liverpool juga belum bisa memainkan kiper utama Alisson. Sementara Thiago Alcantara juga diragukan bakal main.

Liverpool jauh dari kata ideal untuk lawatan ke Amsterdam ini. Meski begitu, mereka masih punya Mohamed Salah, Roberto Firmino dan Sadio Mane di lini depan.

Ajax sendiri juga bukan lawan yang bisa diremehkan. Pada akhir pekan lalu, Ajax menggasak Heerenveen 5-1 berkat penampilan yang gemilang dari Dusan Tadic dan Mohammed Kudus.

Ajax dan Liverpool sebenarnya punya sejarah yang panjang dalam perpindahan pemain. Berikut ini lima pemain yang pernah membela Ajax dan Liverpool dalam sepanjang kariernya.

1 dari 5 halaman

Jan Molby

Jan Molby bermain untuk Ajax Amsterdam selama dua tahun antara 1992-1984. Sang gelandang berhasil membantu Ajax meraih juara Eredivisie dan KNVB Cup.

Pria asal Denmark kemudian pindah ke Liverpool pada tahun 1984. Molby menghabiskan 10 musim di Anfield dan meraih kesuksesan di sana.

Molby menjadi bagian dari tim Liverpool yang memenangkan tiga gelar First Division, dua Piala FA dan tiga FA Charity Shield. Setelah dari Liverpool, Molby melanjutkan kariernya di Barnsley, Norwich City dan Swansea City.

2 dari 5 halaman

Jari Litmanen

Jari Litmanen (c) PA Jari Litmanen (c) PA

Jari Litmanen resmi berseragam Ajax pada tahun 1992. Ia kemudian menjadi andalan Louis van Gaal di Ajax setelah kepergian Dennis Bergkamp.

Litmanen kemudian pindah ke Barcelona pada tahun 1999. Sayangnya, kariernya di Camp Nou tidak begitu sukses karena sering diganggu cedera.

Pria asal Finlandia itu kemudian pindah ke Liverpool pada 2001 dengan status bebas transfer. Namun, Litmanen hanya bertahan satu musim di Anfield sebelum kembali ke Ajax.

3 dari 5 halaman

Ryan Babel

Penyerang Ajax Amsterdam Ryan Babel berebut bola dengan bek Getafe, Allan Nyom. (c) AP Photo Penyerang Ajax Amsterdam Ryan Babel berebut bola dengan bek Getafe, Allan Nyom. (c) AP Photo

Ryan Babel diboyong dari Ajax Amsterdam pada 2007 dengan kontrak lima tahun. Pemain asal Belanda itu ditebus dengan nilai transfer 11,5 juta pounds.

Namun, Babel tak pernah benar-benar membuat dampak bagi The Reds. Babel akhirnya dijual ke Hoffenheim setelah tampil dalam 146 pertandingan.

Setelah semusim bermain di Jerman, Babel kemudian kembali ke Ajax pada 2012. Namun, Babel lagi-lagi meninggalkan Ajax pada musim berikutnya.

4 dari 5 halaman

Christian Poulsen

Christian Poulsen (kanan) bersama pelatih Ajax Amsterdam, Erik Ten Hag (kiri). (c) Instagram @afcajax Christian Poulsen (kanan) bersama pelatih Ajax Amsterdam, Erik Ten Hag (kiri). (c) Instagram @afcajax

Christian Poulsen pindah ke Liverpool dengan transfer 5,4 juta euro pada 2010. Namun, karier pria asal Denmark itu tak cemerlang di Anfield.

Poulsen hanya bertahan satu musim di Liverpool. Ia tercatat 21 kali dimainkan dan tidak mencetak gol maupun assist di sana.

Setelah bermain untuk klub Prancis Evian, Poulsen bergabung dengan Ajax pada 2012. Ia mencatakan 80 penampilan selama dua musim sebelum mengakhiri kariernya di Copenhagen.

5 dari 5 halaman

Luis Suarez

Luis Suarez (c) AFP Luis Suarez (c) AFP

Luis Suarez menunjukkan performa yang mengesankan ketika memperkuat Ajax Amsterdam. Ia mampu mencetak 111 gol dari 159 penampilan.

Hal itulah yang membuat Liverpool memboyong Suarez pada Januari 2011. Striker asal Uruguay itu pindah ke Anfield dengan nilai transfer 26,5 juta euro.

Suarez mampu memberikan dampak yang sangat besar di Liverpool. Mantan pemain Groningen itu mencetak 82 gol dari 133 penampilan sebelum hengkang ke Barcelona pada 2014.

Sumber: Berbagai Sumber



KOMENTAR

Editorial Lainnya