BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

5 Pemain yang Menghambat Chelsea ke Liga Champions

25-04-2019 13:44 | Aga Deta

5 Pemain yang Menghambat Chelsea ke Liga Champions
Maurizio Sarri (c) AP Photo

Bola.net - Bola.net - Chelsea masih berjuang untuk mengamankan posisi empat besar di Premier League pada musim ini. Namun, penampilan mereka belakangan ini terlihat cukup mengkhawatirkan.

Chelsea kesulitan mempertahankan konsistensi penampilannya setelah tampil bagus pada awal April. The Blues mencatatkan 3 clean sheet berturut-turut dan kemenangan sebelum ditumbangkan oleh Liverpool di Premier League.

Liverpool sangat mendominasi dalam pertandingan tersebut. Eden Hazard sepertinya menjadi satu-satunya pemain Chelsea yang ingin memenangkan pertandingan itu.

Pasukan Maurizio Sarri baru saja membuang poin setelah bermain imbang melawan Burnley. Hal itu membuat persaingan memperebutkan tiket empat besar tersisa makin sengit di sisa musim.

Chelsea sudah menelan 3 kekalahan dengan 2 hasil imbang dalam 10 pertandingan terakhir di Premier League. Dengan tiga pertandingan tersisa, The Blues tidak boleh lagi membuang poin.

Saat ini Chelsea memang berada di posisi keempat. Namun, kehilangan poin lagi bisa membuat posisi mereka digeser oleh tim yang berada di bawahnya.

Namun, perjuangan Chelsea untuk mengamankan posisi empat besar juga tidak mudah. Sebab, penampilan beberapa pemain The Blues juga tidak bisa diharapkan sehingga bisa menghambat peluang emas mereka untuk ke Liga Champions musim depan.

Berikut ini lima pemain Chelsea yang penampilannya sangat mengecewakan seperti dilansir Sportskeeda.

1 dari 5 halaman

N'Golo Kante

Ngolo Kante (c) AFP Ngolo Kante (c) AFP

Kante merupakan pemain terbaik di lini tengah Chelsea ketika ia bermain sebagai gelandang bertahan di bawah Antonio Conte musim lalu. Namun, Maurizio Sarri menggeser posisi favorit pemain Prancis itu menyusul kedatangan Jorginho.

Sarri seharusnya menyadari kalau memainkan Kante di posisi yang tidak wajar akan mengundang banyak resiko. Produktivitasnya mungkin meningkat secara signifikan dengan peran barunya tetapi merugikan The Blues dalam persaingan di posisi empat besar.

Kante tidak banyak berkontribusi dalam bertahan dibandingkan musim lalu karena perannya lebih maju. Sebagai gelandang box-to-box, dia diharapkan bisa memberikan kontribusi dalam serangan tim.

Kante adalah salah satu pemain terburuk ketika Chelsea kalah melawan Everton dan Manchester City di liga. Dia juga tampil buruk saat melawan Wolverhampton dan dia hampir tidak berkontribusi dalam bertahan ketika klub kebobolan 2 gol dari Burnley. Tren negatif ini akan berlanjut jika Sarri terus memainkan Kante di posisinya saat ini.

2 dari 5 halaman

David Luiz

David Luiz (c) AP David Luiz (c) AP

Luiz sempat dibekukan dan sepertinya akan meninggalkan Stamford Bridge setelah berselisih dengan Antonio Conte musim lalu. Dia sekarang seperti mengalami kebangkitan dalam kariernya sejak Maurizio Sarri memutuskan untuk memainkannya secara reguler.

Namun, Luiz secara perlahan-lahan meredup setelah awal musim yang impresif. Dia menjadi salah satu penyebab ketidakkonsistenan Chelsea. Penampilannya mengerikan sehingga merugikan The Blues dalam beberapa kesempatan. Dia bertanggung jawab langsung atas beberapa gol yang masuk ke gawang Chelsea sejak November lalu.

Luiz mungkin ikut membantu menyerang, tetapi hal itu membuat lini belakang Chelsea cuma meyisakan Antonio Rudiger. Chelsea tidak banyak menyerang dan mendapat tekanan besar saat menghadapi lawan yang lebih tangguh seperti Liverpool dan Manchester City.

3 dari 5 halaman

Jorginho

Jorginho (c) Chelsea FC Jorginho (c) Chelsea FC

Jorginho sudah dianggap sebagai kambing hitam atas kegagalan Chelsea musim ini. Banyak yang mendesak Maurizio Sarri untuk mengembalikan N'Golo Kante ke posisi aslinya setelah direbut oleh Jorginho.

Kemampuan bertahan mantan bintang Napoli itu menyedihkan dan tidak ada tandingannya dengan Kante. Produktifitasnya juga masih kurang untuk deep-lying midfielder karena ia hanya mencetak 2 gol dan tidak membuat assist meski tampil penuh di hampir semua pertandingan Chelsea musim ini.

Jorginho adalah inti dari gaya menyerang Sarri di Napoli dan diharapkan bisa memperkenalkan Sarri-ball di Premier League ketika The Blues membelinya dengan harga 57 juta pounds. Sayangnya, ia gagal membuat fondasi bagi Chelsea untuk menerapkan sistem sepakbola menyerang yang indah itu.

4 dari 5 halaman

Marcos Alonso

Marcos Alonso (c) Chelsea Marcos Alonso (c) Chelsea

Maurizio Sarri menyatakan bahwa Alonso bisa menjadi bek kiri terbaik di dunia pada awal musim setelah sang pemain mencetak gol dan membuat assist melawan Arsenal. Namun, dia secara bertahap kehilangan performa terbaiknya dan sekarang bahkan kehilangan tempat di starting XI dari Emerson.

Alonso menunjukkan peningkatan dalam pertandingan terakhirnya tetapi itu tentu saja tidak cukup untuk menyelamatkan Chelsea di posisi empat besar. Dia dianggap terlalu lambat dan lawan-lawannya bisa dengan mudah mengalahkannya dalam situasi satu lawan satu. Passing dan umpan silangnya sangat buruk dan terkadang membuat rekan satu timnya frustrasi.

Alonso tidak banyak membantu serangan The Blues karena dia hanya menyumbang satu assist di Premier League sejak pertengahan November. Catatan disiplinnya juga menyedihkan karena dia mendapatkan enam kartu di liga sepanjang musim ini. Dia saat ini tidak cukup bagus untuk Chelea dan The Blues harus mempertimbangkan untuk menjualnya di musim panas.

5 dari 5 halaman

Gonzalo Higuain

Gonzalo Higuain merayakan gol pertamanya untuk Chelsea (c) Chelsea FC Official Gonzalo Higuain merayakan gol pertamanya untuk Chelsea (c) Chelsea FC Official

Chelsea sepertinya sudah membuat keputusan terburuk musim ini setelah meminjamkan Alvaro Morata dan memilih Higuain sebagai penggantinya. Paling tidak, Morata sudah mencetak lima gol di liga dan membuat satu assist untuk Atletico Madrid.

Higuain justru tampil sangat buruk sepanjang musim ini di Premier League meskipun brmain lebih banyak daripada pemain Spanyol itu. Dia hanya mencetak empat gol dan semuanya terjadi saat melawan tim lemah di Premier League seperti Burnley, Fulham, dan Huddersfield.

Higuain tidak diragukan lagi merupakan salah satu striker paling mematikan dan mungkin yang terbaik di Serie A ketika bermain di Napoli. Sayangnya, dia sekarang kesulitan menujukkan ketajamannya di Premier League. Dia sekarang terlihat lamban dan sering dengan mudah dikalahkan bek lawan.



KOMENTAR

Editorial Lainnya