BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

5 Pemain Muda di Eropa yang Meledak Musim 2019-2020

13-08-2020 12:42 |

5 Pemain Muda di Eropa yang Meledak Musim 2019-2020
Pemain Borussia Dortmund Jadon Sancho. (c) AP Photo

Bola.net - Klub sepak bola selalu memanfaatkan bursa transfer untuk meningkatkan kekuatan skuadnya. Namun, setiap klub mengadopsi strategi yang berbeda saat menghadapi bursa transfer.

Era 'Los Galacticos' Real Madrid, misalnya. Mereka melakukan pesta besar-besaran untuk membeli beberapa superstar sepak bola terbaik di dunia untuk menciptakan tim super di Santiago Bernabeu.

Setelah dua dekade berlalu, klub tersebut masih berinvestasi memboyong banyak pemain setiap musimnya, meskipun dengan pendekatan yang sangat berbeda.

Dari superstar mapan, Los Blancos kemudian merekrut beberapa talenta muda terbaik di dunia - sebuah strategi yang telah diadopsi oleh berbagai klub di kalangan elit Eropa.

Faktanya, empat dari 10 pemain termahal sepanjang masa, berusia 23 tahun ke bawah saat pertama kali dibeli.

Real, Barcelona, Bayern Munchen, Manchester United, Manchester City, Liverpool, dan banyak lagi lainnya kini berlomba-lomba mendatangkan pemain belia. Mereka berburu bakat muda yang sedang naik daun.

Tak seperti tahun-tahun silam, kini harga jual pemain muda meroket tajam. Lepas dari hal tersebut, kehadiran mereka bisa menjadi investasi jangka panjang buat klub yang dibelanya.

Mari kita simak lima pemain muda terbaik Eropa untuk musim 2019-2020.

1 dari 5 halaman

Alphonso Davies

Alphonso Davies (c) Bundesliga Alphonso Davies (c) Bundesliga

Bayern Munchen merekrut Alphonso Davies dari MLS seharga 22 juta dolar AS. Ia merupakan pemain sayap dengan potensi besar. Sedikit yang mereka tahu, bahwa mereka telah menemukan permata berharga tersembunyi.

Davies telah berkah bagi Bavarians. Ia bek yang jadi lawan menakutkan bagi penyerang sayap lawan.

Pemain internasional Kanada ini telah berkembang menjadi bek kiri yang luar biasa di bawah Hansi Flick, memberi mereka dimensi nyata dalam serangan dan pertahanan. Diberkati dengan kecepatan dan kemampuan melakukan tipuan menakutkan dengan bola di kakinya, Davies memecahkan rekor menjadi pemain tercepat di Bundesliga.

Di luar yang sudah jelas, Davies adalah pemain cerdas yang cepat bereaksi terhadap situasi. Pemain berusia 19 tahun itu adalah penggiring bola yang cakap, dengan rata-rata ia melakukan 3,8 percobaan per pertandingan di Liga Champions.

Kecerdasannya juga disorot oleh seberapa cepat dia beradaptasi dengan keduanya, lima besar liga Eropa dan posisi baru, untuk berkembang sebagai senjata mematikan Bayern.

Dengan rata-rata 3,5 tekel dan intersepsi per pertandingan, Davies telah menunjukkan bahwa ia juga bisa menutup pemain sayap lawan dengan sangat baik.

2 dari 5 halaman

Erling Haaland

Penyerang Borussia Dortmund, Erling Haaland, merayakan golnya ke gawang Schalke 04 dalam laga Bundesliga hari Sabtu (16/5/2020). (c) AP Photo Penyerang Borussia Dortmund, Erling Haaland, merayakan golnya ke gawang Schalke 04 dalam laga Bundesliga hari Sabtu (16/5/2020). (c) AP Photo

Erling Haaland menghebohkan Benua Biru dengan aksi memesonanya di Liga Champions. Penyerang asal Norwegia itu amat tajam walau membela klub kelas semenjana.

Bermain untuk Red Bull Salzburg di paruh pertama musim, Haaland memastikan bahwa musim pertamanya di Liga Champions benar-benar berkesan. Striker Salzburg saat itu memulai empat pertandingan (dengan dua penampilan sebagai pengganti) untuk mantan klubnya dan mencetak delapan gol mengejutkan, plus ditambah sebiji assist.

Haaland mengakhiri musimnya sebagai pencetak gol terbanyak kedua di Liga Champions (10 gol), hanya di belakang Robert Lewandowski.

Dia pindah ke Dortmund pada musim dingin dan mencatat 13 gol dan dua assist dalam 15 pertandingan, membuktikan bahwa dia pasti mampu beradaptasi dengan liga yang lebih kompetitif.

Sang pemain dianugerahi fisik atletis, pergerakan yang agresif di sepertiga akhir lapangan, dan yang paling penting, kemampuan untuk menemukan celah untuk membobol gawang dengan berbagai gaya.

Hanya masalah waktu sebelum dia pindah ke klub level elite. Real Madrid dan Manchester United disebut-sebut ngebet ingin meminangnya.

3 dari 5 halaman

Jadon Sancho

Pemain Borussia Dortmund Jadon Sancho (c) AP Photo Pemain Borussia Dortmund Jadon Sancho (c) AP Photo

Wonderkid Borussia Dortmund kedua yang masuk dalam daftar ini, Jadon Sancho adalah pemain lain yang menjalani musim yang benar-benar luar biasa di Jerman.

Pemain sayap asal Inggris ini telah menjalani musim 2018-2019 yang mengesankan, tetapi tahun ini, dia meningkatkan jumlah golnya dan membawa permainannya ke level yang baru.

Musim pemecahan rekor Sancho membuatnya menjadi sosok pemberi assist tertinggi di Borussia Dortmund dengan jumlah 16 buah.

Selain itu, dia juga mencetak 17 gol di liga, menjadikan total kontribusi golnya menjadi angka yang menakjubkan sebanyak 33 hanya dalam 32 pertandingan.

Ada sedikit keraguan bahwa dia adalah salah satu talenta terbesar di dunia sepak bola saat ini, dan dia saat ini berada di jantung saga transfer yang melibatkan Manchester United.

Prospeknya untuk bermitra dengan orang-orang seperti Anthony Martial, Bruno Fernandes, dan bintang lainnya adalah hal yang bisa saja menghambat kariernya.

Jika kepindahan itu gagal atau Sancho memilih sebaliknya, dia masih bisa berada di musim yang gemilang dengan Dortmund yang memiliki pemain-pemain bermutu layaknya, Erling Haaland dan Marco Reus. Pada akhirnya, harus diakui ia adalah talenta yang berbakat, dan mantan pemain sayap Manchester City itu telah menunjukkan bahwa dia bisa sukses dalam keadaan apapun.

4 dari 5 halaman

Kylian Mbappe

Kylian Mbappe (c) AP Photo Kylian Mbappe (c) AP Photo

Tidak diragukan lagi sebagai wonderkid paling mapan di dunia, Kylian Mbappe bukan hanya salah satu pemain muda terbaik saat ini, tetapi juga salah satu pemain terbaik secara keseluruhan.

Penyerang Prancis telah menunjukkan kemampuan dan pemahaman tentang permainan yang mengabaikan usianya, dan telah menjadi roda penggerak integral untuk setiap tim yang dia bela sejauh ini.

Pemenang Piala Dunia FIFA 2018 menikmati karier yang sangat sukses sejauh ini, dan membawa PSG meraih gelar liga lainnya pada 2019-2020 bersama Neymar Jr.

Sebelum Ligue 1 dihentikan karena pandemi corona, Mbappe bermain sebanyak 1.516 menit dalam 20 laga (17 pertandingan sebagai starter). Ia mengoleksi 18 gol menakjubkan dan lima assist dalam periode itu. Mbappe mampu bermain di mana saja di lini depan, baik sebagai sayap kanan serta kiri, atau ujung tombak.

Penampilannya di Eropa juga sangat bagus, setelah mencetak lima gol dan empat assist hanya dalam 446 menit di Liga Champions. Ini termasuk aksi gemilang selama 22 menit melawan Club Brugge yang membuatnya mencetak hattrick dan mencatatkan assist.

Mbappe juga mencatatkan hattrick assist di pertandingan lain melawan Galatasaray, melengkapi penampilannya dengan sebuah gol juga.

Pemain berusia 21 tahun itu menjadi berita utama pada hari Kamis setelah terungkap bahwa dia telah pulih dari cedera yang parah untuk tampil dalam pertandingan PSG melawan Atalanta di fase perempat final Liga Champions. Jika dia memenangkan kompetisi tahun ini, dia akan memiliki salah satu CV terlengkap di sepakbola. Hebatnya itu semua terjadi pada usia 21 tahun.

5 dari 5 halaman

Trent Alexander-Arnold

Bek sayap Liverpool, Trent Alexander-Arnold (c) AP Photo Bek sayap Liverpool, Trent Alexander-Arnold (c) AP Photo

Musim 2019-2020 jadi musim yang fantastis bagi Trent Alexander-Arnold.

Bek sayap kanan asal Inggris ini telah menjadi salah satu pemain terbaik di Premier League tahun ini. Sangat sulit membayangkan bek kanan melakukan sebanyak yang dilakukan pemain berusia 21 tahun ini.

Umpan-umpan diagonal yang langsung menembus sepertiga akhir lapangan, tendangan bebas yang sangat bagus, dan banyak lagi skill individu yang dipertontonkan Alexander-Arnold dengan ciamik.

Kemunculannya, bersama dengan Andy Robertson di sayap yang berlawanan, telah memungkinkan Liverpool mendominasi pertandingan sepak bola seperti yang bisa dilakukan oleh beberapa tim.

Lini tengah mereka memberi tanggung jawab pada full-back untuk menjadi sosok yang harus lebih kreatif. Dan Arnold dan Robertson menunjukkan kalau mereka bisa melakukan hal itu dengan sangat baik.

Alexander-Arnold memecahkan rekor assist terbanyak oleh seorang bek dalam sejarah Liga Inggris. Ia mencetak 13 assist yang menakjubkan dari bek kanan. Rekor sebelumnya adalah 12, yang dibuat oleh Alexander-Arnold sendiri pada musim sebelumnya.

Dia telah menjadi salah satu pemain menonjol untuk Liverpool asuhan Jurgen Klopp dan memainkan peran penting dalam kemenangan gelar dominan mereka.

Jurgen Klopp telah menciptakan monster dalam diri Alexander-Arnold, dan pada tingkat ini, dia bisa menjadi bek kanan terbaik yang pernah dilahirkan Inggris dan Premier League.

Sumber: Sportskeeda

Disadur dari: Bola.com/Penulis Ario Yosia/Editor Erwin Fitriansyah

Published: 13 Agustus 2020

Ingin lihat jadwal pertandingan, hasil pertandingan dan highlights pertandingan Liga Champions, silakan klik di sini. https://www.vidio.com/categories/56-champions

Jika kalian juga ingin melihat jadwal pertandingan, hasil pertandingan dan cuplikan pertandingan Liga Europa, silakan klik di sini.

https://www.vidio.com/categories/62-europa



KOMENTAR

Editorial Lainnya