5 Pemain Gagal Arsenal Yang Bisa Sukses di Tempat Lain

Bola.net | 27 September 2018, 12:01
Arsene Wenger (c) AFP
Arsene Wenger (c) AFP

Bola.net - Bola.net - Arsene Wenger sangat sering melakukan pembelian cerdas selama menjadi manajer Arsenal. Pemain-pemain seperti Robin van Persie dan Cesc Fabregas adalah contoh nyata dari rekrutan terbaiknya.

Meskipun begitu, Wenger tidak selalu mendapatkan pemain yang tepat di bursa transfer. Dia juga tidak jarang merekrut pemain gagal selama di Arsenal.

Ada banyak pemain yang tidak mampu menunjukkan penampilan terbaiknya dan kariernya meredup setelah datang ke Arsenal. Namun, mereka justru bisa memperbaiki nasibnya setelah meninggalkan klub.

Berikut ini lima pemain gagal Arsenal yang menemukan kesuksesan di tempat lain seperti dilansir Sportskeeda.

1 dari 5 halaman

Mathieu Debuchy

Mathieu Debuchy (c) AFP

Mathieu Debuchy (c) AFP

Mathieu Debuchy bergabung dengan Arsenal pada tahun 2014 sebagai pengganti rekan senegaranya, Bacary Sagna. Meski berada di Arsenal selama tiga setengah tahun, Debuchy hanya memainkan 30 pertandingan untuk The Gunners karena dihantam cedera.

Ketika kondisinya sudah fit, Debuchy tidak bisa masuk ke starting XI karena kemunculan Hector Bellerin di tim utama. Pada bursa transfer Januari 2018, Debuchy memutuskan pindah ke klub Ligue 1 Saint-Etienne, enam bulan sebelum kontraknya dengan Arsenal berakhir.

Bek kanan berusia 33 tahun itu membuat dampak instan di klub barunya dan mencetak dua gol krusial pada bulan pertamanya di klub. Penampilannya sangat mengesankan sehingga terpilih sebagai pemain terbaik Ligue 1 bulan Februari dengan mengalahkan bintang PSG Neymar dan pemain Montpellier Benjamin Lecomte.

Debuchy sekarang menjadi pemain reguler untuk Saint-Etienne dan telah memainkan 19 pertandingan untuk klub tersebut.

2 dari 5 halaman

Lassana Diarra

Lassana Diarra (c) AFP

Lassana Diarra (c) AFP

Lassana Diarra bergabung dengan Arsenal di bursa transfer musim panas tahun 2007 dari klub rival Chelsea ketika berusia 22 tahun. Namun, ia hanya menjadi pemain cadangan untuk The Gunners dan meninggalkan klub setelah lima bulan dengan bergabung Portsmouth.

Setelah satu tahun bermain untuk Portsmouth dan memenangkan Piala FA, Diarra bergabung dengan Real Madrid. Selama tiga setengah musim di Los Blancos, Diarra memainkan 117 pertandingan dengan memenangkan La Liga, Copa del Rey dan Supercopa de Espana.

Setelah meninggalkan Real Madrid, orang Prancis itu bergabung dengan Anzhi Makhachkala, Lokomotiv Moscow, Olympique de Marseille, dan Al Jazira Club. Pada 2018, Diarra kembali ke Ligue 1 untuk bermain dengan PSG dan memenangkan banyak trofi dengan klub Paris.

Dia juga memainkan 34 pertandingan untuk Prancis dengan sebagian besar terjadi setelah dia meninggalkan Arsenal.

3 dari 5 halaman

Carlos Vela

Carlos Vela (c) PA

Carlos Vela (c) PA

Carlos Vela adalah pemenang Sepatu Emas di Piala Dunia U-17 tahun 2005, yang dimenangkan timnya Meksiko. Atas penampilannya itu, dia menarik minat dari beberapa klub top Eropa dan dia akhirnya bergabung dengan Arsenal.

Vela menghabiskan dua musim dengan status pinjaman di Spanyol sebelum kembali ke Arsenal. Dia bermain dalam 62 pertandingan untuk The Gunners dengan mencetak 11 gol sebelum bergabung dengan West Brom dengan status pinjaman.

Pemain Meksiko itu bergabung dengan Real Sociedad secara permanen pada musim 2011/12 dan membentuk duet yang bagus dengan Antoine Griezmann. Selama tiga musim bermain bersama Griezmann, Vela mencetak 47 gol. Dia bahkan terpilih sebagai pemain terbaik klub selama dua musim.

Vela meninggalkan Real Sociedad pada Agustus 2017 untuk bergabung dengan Los Angeles FC setelah mencetak 73 gol dalam 250 pertandingan. Dia tampil cukup bagus di MLS dan mencetak 12 gol dalam 25 pertandingan.

Vela memainkan 71 pertandingan untuk Meksiko dengan mencetak 19 gol dan dua memenangkan Piala Emas CONCACAF dua kali dan satu Piala CONCACAF.

4 dari 5 halaman

Oguzhan Ozyakup

Oguzhan Ozyakup (c) AFC

Oguzhan Ozyakup (c) AFC

Oguzhan Ozyakup adalah produk dari akademi Arsenal. Pemain internasional Turki itu bergabung dengan akademi pada tahun 2008 dari klub Belanda AZ, dan membuat debut tim utama pada bulan September 2011 di pertandingan Piala Liga dengan menyumbang assist.

Penampilan lainnya untuk Arsenal juga terjadi di Piala Liga dan ia meninggalkan klub untuk bergabung dengan Besiktas pada musim panas 2012.

Ozyakup sudah membuat 224 penampilan untuk Besiktas dengan mencetak 29 gol dan membuat 52 assist. Selama enam musim dengan raksasa Turki, Ozyakup sudah memenangkan Super Lig Turki dua kali.

Pemain berusia 26 tahun itu sudah bermain 30 kali untuk tim nasional Turki dan merupakan pemain penting untuk negaranya.

5 dari 5 halaman

Serge Gnabry

Serge Gnabry (c) AFP

Serge Gnabry (c) AFP

Gnabry bergabung dengan akademi Arsenal pada tahun 2011 dari VfB Stuttgart. Menjelang musim 2012/13, ia dipanggil ke tim senior dan membuat debut profesionalnya di pertandingan Piala Liga.

Pemain Jerman itu bermain 18 kali pada musim 2013/14, tetapi tidak banyak mendapat kesempata di musim berikutnya. Dia bergabung West Brom dengan status pinjaman pada musim 2015/16 tetapi hanya bermain satu kali di liga sebelum kembali ke Arsenal.

Gnabry meninggalkan Arsenal pada 2016 untuk bergabung dengan klub Bundesliga Werder Bremen dan mencetak 11 gol dalam 27 pertandingan. Masih di musim yang sama, Gnabry melakukan debut untuk tim nasional Jerman dan melakukannya dengan hat-trick.

Pada 2017, Bayern Munich merekrut Gnabry dan langsung dipinjamkan ke Hoffenheim selama satu musim. Dia bermain bagus di Hoffenheim dengan mencetak 10 gol dalam 26 pertandingan.

Dia sekarang sudah kembali ke Bayern dan dianggap sebagai pemain masa depan Bayern setelah Arjen Robben dan Frank Ribery mendekati masa pensiun mereka.

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR