BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

5 Pelatih Nganggur yang Bisa Gantikan Solskjaer di Manchester United

02-11-2020 14:04 | Aga Deta

5 Pelatih Nganggur yang Bisa Gantikan Solskjaer di Manchester United
Pelatih Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer. (c) AP Photo

Bola.net - Manchester United baru saja meraih hasil buruk dalam ajang Premier League. Mereka menelan kekalahan dari sang rival Arsenal.

MU menjamu Arsenal di pekan ketujuh Premier League, Minggu (1/11/2020) malam WIB. Meski bermain di Old Trafford, Setan Merah menyerah dengan skor 1-0.

Tim tuan rumah takluk di kandang sendiri lewat gol penalti Pierre-Emerick Aubameyang. Penalti diberikan setelah Paul Pogba melakukan pelanggaran pada Hector Bellerin di kotak terlarang.

Kekalahan dari Arsenal membuat Setan Merah masih berkutat di papan bawah klasemen. United kini berada di posisi ke-15 klasemen dengan tujuh poin dari enam laga yang dimainkan.

Hasil buruk yang diraih Setan Merah pada awal musim ini kabarnya membuat posisi Solskjaer sebagai manajer tidak aman. Dia rawan digeser dalam waktu dekat.

Jika Solskjaer dipecat, ada sejumlah pelatih yang bisa didekati Setan Merah. Kebetulan, pelatih-pelatih ini berstatus tanpa klub.

Siapa saja pelatih-pelatih yang bisa menggantikan Solskjaer? Berikut ini daftarnya.

1 dari 5 halaman

Mauricio Pochettino

Mauricio Pochettino (c) AP Photo Mauricio Pochettino (c) AP Photo

Mauricio Pochettino menunjukkan kinerja yang bagus saat menangani Tottenham Hotspur. Namun, dia belum mempunyai pekerjaan lagi setelah dipecat oleh Spurs.

Sejak saat itu, manajer asal Argentina itu sering dikaitkan dengan beberapa klub besar Eropa. Pochettino dikabarkan menjadi incaran Manchester United.

Pochettino berhasil membawa Tottenham tampil di final Liga Champions 2018/2019. Namun, mereka gagal juara karena menyerah dari Liverpool.

2 dari 5 halaman

Massimiliano Allegri

Massimiliano Allegri (c) AP Photo Massimiliano Allegri (c) AP Photo

Massimiliano Allegri merupakan salah satu pelatih Italia yang cukup sukses. Ia pernah menangani dua klub besar Negeri Pizza seperti AC Milan dan Juventus.

Allegri meraih kesuksesan besar ketika melatih Juventus. Ia pernah mengantarkan klub meraih lima gelar Serie A secara beruntun.

Pelatih berusia 53 tahun itu meninggalkan Bianconeri pada akhir musim 2018/2019. Sejak saat itu, mantan pelatih Cagliari tersebut belum menemukan pekerjaan baru.

3 dari 5 halaman

Maurizio Sarri

Pemain Juventus, Maurizio Sarri. (c) AP Photo Pemain Juventus, Maurizio Sarri. (c) AP Photo

Maurizio Sarri punya pengalaman bekerja di Premier League. Pria berusia 61 tahun itu pernah menangani Chelsea selama satu musim.

Mantan pelatih Napoli itu berhasil mempersembahkan trofi saat bekerja di Stamford Bridge. Mereka berhasil memenangkan Liga Europa pada musim 2018-2019.

Kini, Sarri tengah menganggur usai dipecat Juventus pada musim panas kemarin. Meski berhasil mempersembahkan Scudetto, Sarri dianggap gagal total di Turin.

4 dari 5 halaman

Laurent Blanc

Laurent Blanc (c) AFP Laurent Blanc (c) AFP

Laurent Blanc memutuskan mundur dari kursi kepelatihan PSG pada tahun 2016. Sejak saat itu, Blanc belum terlihat lagi melatih.

Blanc mempunyai prestasi yang mentereng sebagai pelatih. Ia pernah memenangkan 11 gelar bersama PSG termasuk tiga gelar Ligue 1.

Mantan pemain Manchester United itu juga berhasil mengantarkan Bordeaux memenangkan gelar Ligue 1. Sejauh ini, Blanc sering dikait-kaitkan dengan sejumlah klub papan atas Eropa.

5 dari 5 halaman

Ernesto Valverde

Pelatih Barcelona Ernesto Valverde (c) AP Photo Pelatih Barcelona Ernesto Valverde (c) AP Photo

Ernesto Valverde dipecat Barcelona pada Januari 2020 lalu. Meski begitu, pria asal Spanyol itu tidak bisa dikatakan gagal bersama Blaugrana.

Selama dua setengah di Camp Nou, Valverde berhasil memberikan lima trofi bagi Barcelona. Itu termasuk dua gelar La Liga.

Valverde juga pernah memenangkan trofi bersama klub lain. Ia pernah mengantarkan Olympiakos meraih tiga kali juara Liga Yunani dan membawa Athletic Bilbao juara Piala Super Spanyol 2015.

Sumber: Berbagai Sumber



KOMENTAR

Editorial Lainnya