BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

5 Klub yang Akan Mati-Matian Untuk Memenangkan Liga Champions Musim Ini

15-08-2019 14:25 | Aga Deta

5 Klub yang Akan Mati-Matian Untuk Memenangkan Liga Champions Musim Ini
Mohamed Salah mengangkat trofi Liga Champions 2019 usai antarkan Liverpool mengalahkan Tottenham. (c) AP Photo

Bola.net - Liga Champions adalah kompetisi antar klub Eropa yang paling bergengsi saat ini. Karena itu, banyak klub yang sangat berambisi untuk memenangkan trofi tersebut.

Namun, untuk memenangkan Liga Champions tentu saja bukan perkara yang mudah. Hal itu juga dirasakan oleh Liverpool.

Liverpool mampu menjuarai Liga Champions pada musim kemarin. Itu adalah gelar Eropa yang keenam bagi pasukan Jurgen Klopp.

Sebelum mengalahkan Tottenham, The Reds terakhir kali menjuarai Liga Champions pada tahun 2005. Itu artinya, mereka membutuhkan 14 tahun lamanya untuk kembali mengangkat trofi Si Kuping Besar.

Liverpool pastinya ingin mempertahankan gelar Liga Champions pada musim ini. Namun, usaha mereka dipastikan tidak akan mudah karena ada beberapa klub yang punya tekanan untuk memenangkan Liga Champions pada musim ini.

Berikut ini lima tim yang akan mati-matian untuk memenangkan Liga Champions musim ini seperti dilansir Sportskeeda.

1 dari 5 halaman

Atletico Madrid

Diego Simeone (c) AFP Diego Simeone (c) AFP

Atletico Madrid melakukan perubahan besar pada musim ini. Mereka melepas sejumlah pemain seperti Antoine Griezmann, Diego Godin, Filipe Luis, Juanfran, Lucas Hernandez dan Rodri. Atleti tidak kurang mendapat 311,10 juta euro dari penjualan pemain.

Namun, Atletico juga langsung bergerak cepat mendatangkan penggantinya setelah mengeluarkan 243,50 juta euro untuk membeli pemain baru. Beberapa pemain yang datang adalah Joao Felix, Mario Hermoso, dan Kieran Trippier.

Atleti sekarang mampu bersaing dengan Real Madrid dan Barcelona di La Liga. Mereka butuh trofi Liga Champions untuk melengkapi prestasi luar biasa yang telah diukir Diego Simeone.

Atletico membutuhkan perubahan besar setelah mereka tersingkir dari Juventus pada musim lalu dan tidak mampu berbuat banyak di La Liga. Menjuarai Liga Champions akan membantu Atletico meraih status sebagai salah satu tim elit Eropa.

2 dari 5 halaman

PSG

PSG (c) AFP PSG (c) AFP

PSG tidak mampu berbuat banyak di Liga Champions musim lalu. Perjalanan mereka hanya sampai di babak 16 besar setelah dihentikan Manchester United.

PSG tentu saja layak kecewa dengan pencapaian tersebut. Raksasa Prancis itu sudah berinvestasi besar di bursa transfer untuk membangun tim yang kuat termasuk dengan mendatangkan Neymar.

Tim asuhan Thomas Tuchel tersebut sudah memenangkan liga enam kali dari delapan musim terakhir. Namun, PSG justru tidak mampu melewati babak perempat final di Liga Champions.

Karena itu, Liga Champions sudah menjadi kewajiban buat PSG. Untuk itu, Tuchel sudah mendatangkan sejumlah pemain baru ke Parc des Princes.

Kylian Mbappe sekarang diharapkan bisa menjadi bintang utama PSG setelah masa depan Neymar tidak jelas. Selain Mbappe, Tuchel pasti juga akan mengandalkan Edinson Cavani, Marco Veratti, Marquinhos and pemain lainnya untuk merebut Liga Champions.

3 dari 5 halaman

Manchester City

Para pemain Manchester City merayakan gol yang dicetak ke gawang West Ham pada pekan pertama Premier League 2019/2020, Sabtu (10/8/2019) malam WIB. (c) AP Photo Para pemain Manchester City merayakan gol yang dicetak ke gawang West Ham pada pekan pertama Premier League 2019/2020, Sabtu (10/8/2019) malam WIB. (c) AP Photo

Manchester City menjadi tim yang menakutkan di bawah asuhan Josep Guardiola. Mereka mampu meraih banyak gelar terutama di pentas domestik.

Di bawah Guardiola, City mampu memenangkan 7 dari 9 trofi domestik yang tersedia. Itu termasuk gelar Premier League dalam dua tahun terakhir.

Seperti PSG, City hanya mampu mendominasi pentas domestik tetapi belum berhasi di Eropa. Selama tiga tahun bersama Guardiola, City hanya mentok di perempat final.

Guardiola terus mendatangkan pemain di bursa transfer untuk meningkatkan kekuatan skuatnya. Kini skuat City terlihat sangat kuat untuk bersaing memperebutkan gelar Liga Champions.

4 dari 5 halaman

Barcelona

Napoli vs Barcelona: Luis Suarez merayakan golnya bersama Antoine Griezmann. (c) twitter.com/FCBarcelona Napoli vs Barcelona: Luis Suarez merayakan golnya bersama Antoine Griezmann. (c) twitter.com/FCBarcelona

Dominasi Barcelona di La Liga tidak diikuti dengan kesuksesan di Liga Champions. Mereka terakhir kali menjadi juara Eropa pada tahun 2015 lalu.

Musim lalu, Barcelona harus tersingkir dengan cara yang memalukan di babak semifinal. Barcelona dibantai Liverpool dengan skor 4-0 di Anfield meski punya keunggulan 3-0 di leg pertama.

Barcelona hanya bisa melihat sang rival Real Madrid meraih kesuksesan di Liga Champions selama lima tahun terakhir. Kini mereka tidak mau hanya menjadi penonton lagi.

Barcelona sudah berinvestasi besar di bursa transfer musim panas dengan mendatangkan pemain-pemain seperti Frenkie De Jong, Junior Firpo hingga Antoine Griezmann. Mereka punya skuat yang bagus untuk bersaing di Liga Champions.

5 dari 5 halaman

Juventus

Perayaan gol Juventus. (c) AP Perayaan gol Juventus. (c) AP

Setelah menjadi juara dalam dalam musim terakhir, Serie A sudah tidak lagi menjadi fokus Juventus. Liga Champions sekarang menjadi prioritas Si Nyonya Tua.

La Vecchia Signora mampu menembus final Liga Champions dua kali dalam lima tahun terakhir. Sayangnya, mereka tidak mampu menjadi juara setelah kalah dari Barcelona (2015) dan Real Madrid (2017).

Guna menjuarai Liga Champions, Juventus sampai harus mendatangkan Cristiano Ronaldo dari Real Madrid. Namun, kehadiran bintang Portugal itu masih belum membuahkan hasil.

Juventus kembali berinvestasi besar di bursa transfer dengan mendatangkan Matthijs de Ligt. Dengan dipimpin Maurizio Sarri, Juventus tentu saja tidak ingin merasakan kekecewaan lagi di pentas Eropa.

Sumber: Sportskeeda


10 Pesepak Bola Muslim Berprestasi Saat Ini

KOMENTAR

Editorial Lainnya