BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

5 Klub Premier League yang Doyan Gonta-Ganti Manajer

26-06-2019 11:29

5 Klub Premier League yang Doyan Gonta-Ganti Manajer
Maurizio Sarri (c) AFP

Bola.net - Chelsea saat ini sedang tidak punya manajer. Sejak berpisah dengan Maurizio Sarri, The Blues belum mengangkat manajer baru.

Sarri memutuskan meninggalkan Chelsea pada akhir musim kemarin. Ia pergi setelah mengantarkan The Blues finis di peringkat ketiga dan meraih gelar Liga Europa.

Prestasi itu ternyata tidak membuat Sarri bersedia bertahan di Stamford Bridge. Mantan pelatih Napoli itu kemudian kembali ke Italia dengan menjadi arsitek Juventus.

Nama Frank Lampard saat ini sangat difavoritkan untuk menjadi manajer Chelsea yang baru. Manajer Derby County itu dianggap sebagai figur yang pas untuk menggantikan Sarri.

Jika benar-benar kembali ke Stamford Bridge, Lampard akan menjadi manajer permanen ke-15 Chelsea pada era Premier League. Namun, Chelsea bukanlah satu-satunya klub Inggris yang sering gonta-ganti manajer sejak 1992.

Berikut ini 5 klub Premier League yang doyan gonta-ganti manajer pada era Premier League seperti dilansir Fox Sports Asia.

1 dari 5 halaman

Sunderland - 12 manajer

David Moyes (c) AFP David Moyes (c) AFP

Sejak Premier League dimulai, Sunderland telah menghabiskan 16 musim di kasta teratas sepak bola Inggris dengan musim terakhir mereka terjadi di 2016/17. The Black Cats punya sejarah yang nyaris tidak terdegradasi dari Premier League tetapi sekarang setelah terdegradasi berturut-turut, mereka berada di League One.

Mereka sudah memakai tiga manajer yang berbeda sejak turun dari Premier League hal itu menunjukkan seberapa sering mereka mengganti manajer mereka. Saat berada di Premier League, mereka sudah memakai 12 manajer yang berbeda.

Peter Reid adalah orang pertama yang menangani Sunderland di Premier League dan setelah itu diikuti oleh Howard Wilkinson, Mick McCarthy, Roy Keane, Ricky Sbragia, Steve Bruce, Martin O'Neill, Paolo Di Canio, Gus Poyet, Dick Advocaat, Sam Allardyce dan David Moyes. Yang menarik, Sunderland adalah pekerjaan pertama Keane sebagai manajer.

2 dari 5 halaman

Tottenham Hotspur 13 manajer

Mauricio Pochettino (c) AP Photo Mauricio Pochettino (c) AP Photo

Tottenham Hotspur butuh waktu bertahun-tahun untuk menemukan konsistensi dan mereka menemukannya di bawah Mauricio Pochettino. Manajer Argentina itu sudah memimpin klub London Utara selama lima tahun, tetapi sebelum dia, Spurs memiliki 12 manajer dalam 22 tahun.

Doug Livermore & Ray Clemence bersama-sama memegang posisi manajerial di Spurs ketika Premier League dimulai dan mereka digantikan oleh Ossie Ardiles, Gerry Francis, Christian Gross, George Graham, Glenn Hoddle, Jacques Santini, Martin Jol, Juande Ramos, Harry Redknapp, Andre Villas-Boas, Tim Sherwood dan Pochettino. Namun, hanya Ramos yang memenangkan trofi bersama Spurs dan itu adalah Piala Liga 2008.

Selain manajer permanen, Spurs juga pernah mengangkat manajer sementara tujuh kali dan yang terbaru terjadi pada 2008 sebelum Harry Redknapp mengambil alih.

3 dari 5 halaman

Newcastle - 14 manajer

Pelatih Rafael Benitez (c) AP Pelatih Rafael Benitez (c) AP

Newcastle United sudah berada di Premier League selama 25 dari 27 musim sejauh ini. Rafael Benitez yang baru saja pergi adalah manajer ke 14 mereka di Premier League. Toons harus menunjuk manajer baru untuk musim depan dan itu akan menambah jumlah juru taktik mereka.

Mantan pemain dan pemenang Ballon d'Or Kevin Keegan adalah orang pertama yang menangani Newcastle di Premier League dan dia juga satu-satunya yang memimpin mereka dua kali selama periode yang sama.

Keegan diikuti oleh Kenny Dalglish, Ruud Gullit, Sir Bobby Robson, Graeme Souness, Glenn Roeder, Sam Allardyce, Joe Kinnear, Chris Hughton, Alan Pardew, Steve McClaren, dan Benitez. Mereka juga pernah mengangkat beberapa manajer sementara dan di antaranya adalah legenda klub Alan Shearer.

4 dari 5 halaman

Chelsea - 14 manajer

Maurizio Sarri (c) AP Photo Maurizio Sarri (c) AP Photo

Seperti Newcastle, Chelsea juga sudah menunjuk 14 manajer di era Premier League. Sejak Maurizio Sarri bergabung dengan Juventus pada musim panas ini, Chelsea juga perlu mencari manajer baru dan itu bisa jadi Frank Lampard.

Bahkan sebelum Roman Abramovich mengambil alih, Chelsea memakai lima manajer dalam 11 tahun dimulai dari Ian Porterfield. Dia digantikan oleh Glenn Hoddle, Ruud Gullit, Gianluca Vialli dan Claudio Ranieri sebelum Abramovich mengambil alih dan menunjuk Jose Mourinho.

Mourinho adalah satu-satunya manajer yang bertugas dua kali di bawah Abramovich dan manajer lainnya memimpin The Blues secara permanen adalah Avram Grant, Luiz Felipe Scolari, Carlo Ancelotti, Andre Villas-Boas, Roberto Di Matteo, Antonio Conte dan Sarri .

Di antara manajer permanen tersebut, mereka juga pernah menunjuk Rafael Benitez dan Guus Hiddink sebagai manajer sementara dan kedua manajer itu memenangkan trofi untuk mereka.

5 dari 5 halaman

Southampton - 18 manajer

Ralph Hasenhuttl (c) RB Leipzig Ralph Hasenhuttl (c) RB Leipzig

Dengan total 18 manajer, Southampton adalah klub yang paling sering gonta-ganti manajer di era Premier League. Itu tidak termasuk manajer sementara atau orang-orang yang memimpin klub selama tujuh tahun absen dari Premier League.

Ian Branfoot, Alan Ball, Dave Merrington, Graeme Souness, Dave Jones, Glenn Hoddle, Stuart Grey, Gordon Strachan, Paul Sturrock, Steve Wigley, Harry Redknapp, Nigel Adkins, Mauricio Pochettino, Ronald Koeman, Claude Puel, Mauricio Pellegrino, Mark Hughes dan Ralph Hasenhüttl adalah 18 manajer yang memimpin klub di era Premier League.

The Saints tidak selalu berpisah dengan manajer tersebut karena hasil yang buruk. Mauricio Pochettino dan Ronald Koeman meninggalkan klub karena mereka diburu oleh klub Premier League lainnya.


Kemenangan Brasil atas Argentina dan Terpuruknya Messi Sudah Diramal Oleh Dukun Peru


Smartfren Presents Milenial Males Jadi Miliuner Series Eps 1 - Sarjana Ekonomi

KOMENTAR

Editorial Lainnya