5 Bursa Transfer Terbaik Arsenal

Bola.net | 25 Oktober 2017, 12:17
Thierry Henry (c) AFP
Thierry Henry (c) AFP

Bola.net - Tidak seperti Josep Guardiola atau Jose Mourinho, Arsene Wenger tidak pernah jor-joran di bursa transfer selama menangani . Pria asal Prancis itu lebih senang belanja dengan hemat atau memoles pemain muda untuk meraih kesuksesan.

Oleh karena itu, tidak sedikit yang mengatakan Wenger adalah manajer yang pelit mengeluarkan uang untuk membeli pemain baru. Meskipun begitu, Wenger telah berhasil memberikan tiga gelar Premier League kepada The Gunners.

Namun, Arsenal tidak selamanya mengalami bursa transfer yang mengecewakan. Meski tidak mengeluarkan banyak uang, mereka bisa meraih kesuksesan karena pemain yang mereka datangkan di bursa transfer.

Berikut ini lima bursa transfer terbaik Arsenal pada era Premier League seperti dilansir Sportskeeda. (skd/ada)

1 dari 5 halaman

Musim Panas 1995


Musim Panas 1995


Ini terjadi sebelum kedatangan Arsene Wenger dan saat itu Arsenal ditangani oleh Bruce Rioch. The Gunners membeli dua pemain penting yang membuka jalan untuk kesuksesan yang mereka raih pada akhir tahun 1990an.

Kedua pemain itu adalah striker Belanda Dennis Bergkamp, yang datang dengan harga terjangkau (saat itu) 7,5 juta pounds dari Inter Milan, dan kemudian kapten Inggris David Platt dari Sampdoria seharga 4,75 juta pounds.

Meski reputasi Bergkamp mulai meningkat di Italia dan Platt justru mulai menurun di usia 29 tahun. Namun, keduanya langsung nyetel dengan sistem Arsenal, dengan Bergkamp mencetak 11 gol dan membentuk duet yang mengesankan dengan Ian Wright.

Arsenal berhasil finis di posisi ke-5 pada musim pertama mereka dan terlihat meningkat pesat setelah pada musim sebelumnya hanya mampu menghuni peringkat 12 pada 1994/95. Namun kesuksesan besar terjadi di bawah Arsene Wenger satu musim kemudian.

Wenger memperbaiki tim ke posisi ke-3 dan selanjutnya pada musim 1997/98 mereka mampu memenangkan Premier League dan Piala FA dengan Bergkamp tampil sebagai bintangnya setelah mencetak 22 gol dalam 40 penampilan.

Platt akhirnya meninggalkan Arsenal pada tahun 1999 tapi Bergkamp tetap menjadi andalan di sana hingga 2005/06 - musim terakhir di Highbury - dan mungkin akan tercatat sebagai salah satu pemain terbaik mereka setelah ia mengangkat sembilan piala saat berada di klub.
2 dari 5 halaman

Musim Panas 2000


Musim Panas 2000


Musim panas ini bisa dibilang cukup mengecewakan untuk pendukung Arsenal. Pasalnya dua pemain yang meraih gelar ganda pada musim 1997/98 dijual ke Barcelona. Pemain sayap Belanda Marc Overmars dan gelandang Prancis Emmanuel Petit pindah ke Nou Camp dengan total 32 juta pounds.

Namun, pada kenyataannya, kekuatan kedua pemain itu mulai berkurang. Petit hanya bertahan satu musim di Camp Nou sebelum kembali ke Inggris bersama Chelsea dan tidak sukses. Sementara itu, karir Overmars di Barca dirusak oleh cedera lutut.

Arsenal tentu mendatangkan pengganti mereka. Robert Pires bermain untuk enam musim di Arsenal dan masuk dalam Tim Terbaik Premier League tiga kali. Sementara itu, Sylvain Wiltord mencetak 49 gol selama empat musim di klub dan Lauren adalah salah satu pemain tim yang konsisten selama enam musim di Arsenal.

Bagaimana dengan nasib Arsenal? Satu musim berikutnya atau pada 2001/02 mereka merebut gelar Premier League untuk kedua kalinya di bawah Wenger, dan kemudian memenangkannya lagi dua musim kemudian yang dikenal dengan musim Invincibles.

Ketiga pemain tersebut menjadi bintang saat itu. Pires finis sebagai pencetak gol terbanyak kedua mereka dan Lauren tampil mengesankan di semua kompetisi.
3 dari 5 halaman

Musim Panas 2013


Musim Panas 2013


Pada akhir musim 2012/13, Arsenal tidak pernah memenangkan piala selama sembilan tahun. Pemain mereka datangkan setelah pindah ke Emirates tidak ada yang berlabel kelas dunia, seperti Olivier Giroud, Per Mertesacker dan Marouane Chamakh.

Semuanya berubah pada musim panas 2013 dan itu bukan saat kedatangan Mathieu Flamini dan Yaya Sanogo dengan status bebas transfer. Ini adalah pembelian terbesar Arsenal dalam kurun lebih dari satu dekade saat merekrut superstar Jerman Mesut Ozil dari Real Madrid senilai 42,5 juta pounds.

Ozil langsung sukses bersama Arsenal. Dia memberi Arsenal kemampuan yang tidak dimiliki Arsenal selama bertahun-tahun dan meski dia tidak mencetak banyak gol di musim debutnya. Ozil mencetak tujuh gol dan mengemas 13 assist dalam 40 penampilan.

Berkat penampilan cemerlangnya, Ozil mampu membantu Arsenal mengakhiri paceklik gelar dengan memenangkan Piala FA.
4 dari 5 halaman

Musim Panas 1999


Musim Panas 1999


Arsenal mungkin kehilangan salah satu bintang yang membantu mereka meraih gelar 1997/98 ketika menjual striker Prancis Nicolas Anelka ke Real Madrid pada musim panas 1999. Namun setidaknya mereka mendapat banyak uang dari penjualan Anelka sebesar 23,5 juta pounds untuk mencari penggantinya.

Pemain pengganti Anelka itu adalah Thierry Henry, yang memecahkan rekor gol Ian Wright hanya dalam waktu enam tahun. Meski tidak langsung membawa The Gunners memenangkan Premier League, dia berhasil menjadi pencetak gol terbanyak di klub pada musim perdananya dengan 26 gol di semua ajang kompetisi.

Dua musim kemudian, Henry mencetak 32 gol saat Arsenal memenangkan liga dan pada musim 2003/04 ia mengoleksi 39 gol saat Arsenal memenangkan liga dengan tidak terkalahkan

Secara keseluruhan, tujuh dari delapan musim di Arsenal, Henry finis sebagai pencetak gol terbanyak klub, dan dia juga mencetak lebih dari 30 gol dalam lima musim. Pemain yang didatangkan Arsenal pada tahun 1999 lainnya adalah Sylvinho dan Davor Suker.
5 dari 5 halaman

Musim Panas 1997


Musim Panas 1997


Arsenal pernah memenangkan dua gelar dengan mengawinkan trofi Piala FA dengan Premier League pada musim 1997/98. Namun, mereka melakukan hal tersebut dengan skuat yang sebagian besar belum dikenal banyak orang.

Tentu saja, Marc Overmars adalah nama besar pada saat itu. Dia memenangkan Liga Champions pada tahun 1994/95 bersama Ajax dan menjadi bintang sepakbola Belanda. Namun tidak ada yang pernah mendengar tentang Emmanuel Petit, yang dibawa dari AS Monaco dengan biaya 3,5 juta pounds, atau Christopher Wreh, Alexander Manninger, Gilles Grimandi atau Luis Boa Morte. Mereka semua bersinar bersama pemain lama Patrick Vieira dan Anelka terutama menjelang akhir musim.

Manninger, Wreh dan Anelka mampu menggantikan pemain bintang seperti David Seaman dan Ian Wright saat mereka mengalami cedera pada akhir musim. Petit membentuk duet tangguh di lini tengah dengan Vieira yang mengantarkan The Gunners ke meraih gelar juara Premier League dan Piala FA.

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR