BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

3 Pemain yang Sudah Bawa Liverpool ke Level Berbeda

02-01-2019 13:54 | Agnes

3 Pemain yang Sudah Bawa Liverpool ke Level Berbeda
Jurgen Klopp (c) AFP

Bola.net - Bola.net - Liverpool memulai musim 2018/19 dengan ekspektasi besar setelah kalah di final Liga Champions dari Real Madrid musim lalu. Namun, mereka sepertinya sudah melampaui ekspektasi tersebut setelah berada di puncak klasemen Premier League.

Hal yang paling mengesankan mengenai posisi mereka di klasemen adalah bahwa mereka unggul tujuh poin dari sang juara bertahan Manchester City yang berada di ketiga. Mereka tak terkalahkan setelah 20 pertandingan dan telah memenangkan 17 di antaranya.

Jurgen Klopp membuat mereka bermain sepak bola yang mengalir bebas dan menyerang yang membuat para lawan ketakutan. Mereka baru saja menghancurkan Arsenal pada hari Sabtu di Anfield dengan skor 5-1.

Mereka tampil sangat meyakinkan sehingga manajer Arsenal Unai Emery mengatakan bahwa tim Liverpool ini bisa tak terkalahkan sepanjang musim. Jika bisa melakukannya maka Liverpool berpeluang meraih gelar liga pertama mereka dalam 28 tahun terakhir.

Semua pemain sudah berkontribusi pada kesuksesan Liverpool musim ini. Namun, ada beberapa pemain tertentu yang telah membantu Liverpool mencapai puncak klasemen dan tetap tak terkalahkan sejauh ini.

Berikut ini tiga pemain yang sudah membawa Liverpool ke level yang lain seperti dilansir Sportskeeda.

1 dari 4 halaman

Alisson Becker

Alisson Becker (c) AFP Alisson Becker (c) AFP

Setelah Liverpool kalah di final Liga Champions musim lalu melawan Real Madrid, Klopp harus membuat keputusan besar. Dia harus memutuskan apakah akan melanjutkan dengan Loris Karius atau mendatangkan kiper baru. Dia akhirnya membuat keputusan mendatangkan kiper baru dan memboyong Alisson dengan nilai transfer 75 juta euro.

Alisson merupakan pembelian yang luar biasa untuk Liverpool dan terlihat layak dengan biaya transfer yang sangat besar. Dia baru kebobolan delapan gol dan sejauh ini mengemas 12 clean sheet. Dia pasti mendapatkan lebih banyak kepercayaan diri dengan bermain di belakang pertahanan yang solid dan dia sangat diperhitungkan.

Alisson sudah mendongkrak Liverpool dan mereka terlihat seperti klub kelas dunia. Mereka jelas menuai manfaat dari merekrut kiper kelas dunia dan bertahap menjadi pemain favorit penggemar Liverpool.

2 dari 4 halaman

Mohamed Salah

Mohamed Salah (c) AFP Mohamed Salah (c) AFP

Mohamed Salah sudah mencetak 13 gol musim ini dan menjadi salah satu pemain terbaik di Premier League musim ini juga. Dia merupakan pemain terbaik di Inggris musim lalu dan sudah membuktikan bahwa dia bukan pemain sensasi satu musim seperti yang dipikirkan banyak orang pada awal musim.

Salah tidak hanya mencetak gol tetapi juga membuat banyak assist untuk Liverpool musim ini. Dia sudah menjadi pemain yang lengkap sekarang dan memimpin Liverpool dalam perburuan gelar liga musim ini.

Klopp sudah membuatnya menjadi titik fokus tim dan sejauh ini ia belum mengecewakannya. Klopp bahkan mengatakan dia hampir menangis ketika dia melihat Salah penalti kepada Roberto Firmino sehingga pemain Brasil itu bisa menyelesaikan hat-tricknya.

3 dari 4 halaman

Virgil van Dijk

Liverpool sudah mencari bek tengah kelas dunia selama bertahun-tahun sampai Klopp merekrut Virgil van Dijk dari Southampton pada Januari. Dia didatanngkan untuk memperkuat pertahanan mereka setelah sebelumnya sangat sering kebobolan.

Hampir setahun kemudian, Liverpool kini mempunyai pertahanan kelas dunia yang sulit ditembus pemain lawan. Mereka hanya kebobolan delapan gol musim ini di Premier League dan van Dijk memainkan peran besar dalam hal itu.

Dia benar-benar membuktikan diri sebagai bek top di Premier League. Dia memiliki jiwa kepemimpinan dan selalu memberikan hatinya di lapangan. Jika ia terus memberikan 100% untuk klub, Liverpool sedang dalam perjalanan untuk memenangkan Premier League pada musim ini.

4 dari 4 halaman

Video Menarik

Manajer Ole Gunnar Solskjaer memberi komentar soal peran Sir Alex Ferguson bagi Manchester United yang ditanganinya.



KOMENTAR

Editorial Lainnya