BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

3 Pahlawan yang Terabaikan di Premier League Musim 2019-2020

13-02-2020 14:38 | Aga Deta

3 Pahlawan yang Terabaikan di Premier League Musim 2019-2020
Premier League (c) PL

Bola.net - Perebutan gelar Premier League 2019-20 sepertinya akan segera usai. Padahal, kompetisi tertinggi sepak bola Inggris itu baru memasuki pertengahan Februari.

Meskipun para penggemar Premier League dan pakar akan berharap kompetisi yang lebih ketat, laju Liverpool yang luar biasa telah membuat setiap tim lain tertinggal.

Karena itu tidak akan berlebihan untuk mengatakan bahwa tim asuhan Jurgen Klopp mungkin menjadi salah satu tim Premier League terbaik di era modern.

Bintang-bintang seperti Virgil van Dijk, Sergio Aguero, Sadio Mane, Kevin De Bruyne dan Jamie Vardy menjadi berita utama setiap pekannya. Tapi, disisi lain ada pemain di divisi ini yang belum menerima pengakuan.

Padahal, kontribusi mereka pada klub cukup besar. Berikut ada tiga pahlawan tanpa tanda jasa dari musim Premier League 2019-2020.

1 dari 3 halaman

Bernd Leno

Bernd Leno (c) AFP Bernd Leno (c) AFP

Kedatangan Mikel Arteta di Stadion Emirates telah menarik banyak penggemar Arsenal, karena penampilan mereka mulai meningkat. The Gunners berada di peringkat 10 klasemen sementara Liga Inggris, dan hampir memiliki tugas yang mustahil untuk mengamankan zona Eropa untuk musim depan.

Sementara banyak hal negatif di sisi Arsenal ini, penggemar klub masih akan mencoba untuk membuat beberapa hal positif. Dan salah satunya adalah kiper Bernd Leno. Tembok penghenti tembakan dari Jerman ini, telah menjadi salah satu pemain individu terbaik Arsenal bersama striker-bintang Pierre Emerick-Aubameyang.

Pemain berusia 27 tahun itu memiliki awal yang sulit ketika tiba di London setelah bergabung dari Bayer Leverkusen pada musim panas 2018.

Penampilan Leno sering diabaikan karena pertahanan Arsenal yang bocor dan telah kebobolan 34 gol dalam 25 pertandingan. Namun, secara statistik, Leno hanya berada di belakang Martin Dubravka dari Newcastle dalam hal penyelamatan, dengan 93 perhentian luar biasa.

2 dari 3 halaman

Wilfred Ndidi

Wilfred Ndidi (c) AFP Wilfred Ndidi (c) AFP

Pahlawan Leicester City musim ini bisa dianggap berasal dari duet mereka Jamie Vardy dan James Maddison. Vardy saat ini adalah pencetak gol terbanyak di divisi ini dengan 17 gol, satu di depan Sergio Aguero dan Maddison adalah di antara lima pemain divisi utama dalam hal assits.

Skuat asuhan Brendan Rodgers kini hanya tertinggal dua poin di belakang Manchester City yang berada di peringkat kedua. Dan, kualifikasi Liga Champions pun sangat potensial untuk musim depan.

Jika Anda bertanya kepada penggemar Leicester, mereka mungkin akan memberi tahu Anda bahwa Wilfred Ndidi adalah pemain terpenting mereka. Gelandang Nigeria itu tiba di Stadion King Power pada 2017 dari klub Belgia Genk dan sejak itu memperkuat dirinya sebagai salah satu gelandang bertahan terbaik di divisi ini.

Dalam hal tekel, Ndidi berada di posisi ketiga dengan 86, hanya di belakang rekan setimnya Ricardo Pereira (106) dan pemain Manchester United Aaron Wan-Bissaka (88). Dia juga pemimpin Liga Premier untuk intersepsi terbanyak (56) musim ini, hanya tertinggal Diego Rico di Bournemouth (66).

3 dari 3 halaman

Fernandinho

Kapten Manchester City, Fernandinho, berduel dengan pemain Shakhtar dalam laga lanjutan fase grup Liga Champions, Rabu (27/11/2019). (c) AP Photo Kapten Manchester City, Fernandinho, berduel dengan pemain Shakhtar dalam laga lanjutan fase grup Liga Champions, Rabu (27/11/2019). (c) AP Photo

Skuat Manchester City dipenuhi dengan beberapa pemain dunia, dan yang paling terkenal adalah pemain seperti Sergio Aguero, Kevin De Bruyne dan David Silva. Pemain yang lebih muda, yang sama-sama berbakat, termasuk Leroy Sane dan Gabriel Jesus, ditakdirkan menjadi superstar sepakbola dunia di masa depan.

Namun, sulit untuk percaya bahwa gelandang Fernandinho adalah pemain City yang paling penting. Mantan pemain Shakhtar Donetsk baru-baru ini menandatangani perpanjangan kontrak satu tahun setelah apa yang telah menjadi musim yang sangat baik baginya.

Fernandinho, yang biasanya merupakan titik fokus di tengah, telah ditempatkan di bek tengah musim ini karena badai cedera yang dialami City. Bek Guardiola yang paling tepercaya, Aymeric Laporte, menderita cedera lutut pada Agustus. Ditambah dengan pengambilan keputusan terburu-buru Nicolas Otamendi, memaksa pembalap Spanyol itu mengerahkan gelandang bertahan di jantung pertahanan City.

Tidak ada keraguan Fernandinho tidak akan mengecewakan dalam peran barunya. Tapi kembalinya Laporte dan penampilan Fernandinho yang sempurna dapat membuat City mencapai finish yang kuat di Liga Premier.

Disadur dari: Liputan6.com (Achmad Yani/Jonathan Pandapotan, Published 12/2/2020)


Filip Kostic - Sang Pembuat Perbedaan milik Eintracht Frankfurt

KOMENTAR

Editorial Lainnya