BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

3 Alasan Liverpool Harus Tetap Pertahankan Divock Origi

08-07-2019 13:08 | Aga Deta

3 Alasan Liverpool Harus Tetap Pertahankan Divock Origi
Divock Origi rayakan golnya ke gawang Tottenham pada laga final Liga Champions, Minggu (2/6). (c) AP Photo

Bola.net

Liverpool sepertinya masih belum siap menjual Divock Origi pada musim panas ini. Dengan demikian, sang striker akan tetap melanjutkan kariernya di Anfield pada musim depan.

Origi sedang membuka opsi untuk pindah dari Liverpool pada bursa transfer musim panas ini. Pasalnya, dia merasa akan sulit berkembang jika tetap bertahan di klub.

Origi bergabung dengan Liverpool pada tahun 2014 dari Lille. Akan tetapi, pemain berusia 24 tahun itu tak pernah menjadi pilihan utama di klub.

Origi hanya memainkan peran sebagai pemain pelapis. Meskipun begitu, Origi menjadi pahlawan The Reds pada Liga Champions musim lalu.

Origi saat ini diinginkan sejumlah klub dari Spanyol dan Italia. Namun, laporan menunjukkan bahwa Jurgen Klopp tidak akan membiarkannya pergi pada musim panas ini.

Berikut ini tiga alasan Liverpool harus tetap mempertahankan Divock Origi seperti dilansir Madaboutepl.

1 dari 3 halaman

Usianya

Selebrasi Divock Origi usai bobol gawang Barcelona. (c) AP Photo Selebrasi Divock Origi usai bobol gawang Barcelona. (c) AP Photo

Meski bukan striker kelas dunia, Origi sudah menunjukkan banyak janji selama beberapa tahun di Liverpool. Dibawa oleh mantan manajer Brendan Rodgers, Origi menjalani paruh kedua musim yang mengesankan pada musim lalu dan baru berusia 24 tahun, ia memiliki masa depan yang cerah ke depannya.

Origi masih memiliki banyak ruang untuk meningkatkan dirinya dan bermain untuk Klopp hanya akan mengeluarkan kemampuan terbaiknya.

Dia akan masuk dari bangku cadangan lebih sering. Tetapi akan mendapatkan kesempatan bermain di kompetisi piala lainnya dan bisa menjadi peain yang sangat penting bagi Liverpool untuk mempertahankan gelar Liga Champions mereka.

2 dari 3 halaman

Rekornya

Divock Origi (c) AP Photo Divock Origi (c) AP Photo

Meski bukan pilihan pertama untuk Liverpool, Origi mencetak gol kemenangan melawan Newcastle United dan Everton. Selain itu, ia juga mencetak gol melawan Barcelona di semifinal dan Tottenham Hotspur di final Liga Champions musim lalu.

Di musim-musim sebelumnya, ia juga mencetak gol melawan tim-tim terbesar di Inggris dan memiliki rasio gol yang mengesankan, mengingat minimnya waktu bermainnya di lapangan.

Origi juga tercatat sebagai pemain tercepat Liverpool di Liga Champions musim lalu. Ia sudah tidak diragukan memiliki kualitas untuk menjadi pemain penting di skuat Liverpool pada musim-musim yang akan datang jika ia tetap berada dalam kondisi puncak.

3 dari 3 halaman

Minimnya Pengganti

Divock Origi mendapat pelukan hangat dari Jurgen Klopp. (c) AFP Divock Origi mendapat pelukan hangat dari Jurgen Klopp. (c) AFP

Alasan terbesar bagi Liverpool untuk tidak menjual Origi pada musim panas ini adalah minimnya pengganti yang sepadan untuknya.

Pada usia 24 tahun, Origi sudah menetap di Anfield dan bisa membuat dampak ketika dibutuhkan pada musim depan. Membiarkannya pergi berarti Klopp harus menemukan pemain lain yang cocok dan bisa masuk ke tim utama. Itu harus dengan harga yang masuk akal untuk Liverpool.

Inflasi di bursa transfer saat ini bisa mengakibatkan The Reds membayar mahal untuk seorang pemain pelapis. Itu sepertinya bukan prioritas mereka untuk saat ini.

Skuat Liverpool saat ini sudah bagus dan melakukan perubahan yang tidak terlalu signifikan mungkin bukan langkah yang tepat bagi juara Eropa tersebut pada musim panas ini.


Aksi Bocah Indonesia Main Sepak Bola Disorot Bintang AC Milan

KOMENTAR

Editorial Lainnya