BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

3 Alasan Arsenal Harus Pulangkan Aaron Ramsey

12-08-2020 16:12 | Aga Deta

3 Alasan Arsenal Harus Pulangkan Aaron Ramsey
Gelandang Juventus, Aaron Ramsey (c) AP Photo

Bola.net - Raksasa Serie A Juventus baru saja mengumumkan Andrea Pirlo sebagai pelatih yang baru. Pirlo menggantikan Maurizio Sarri yang dipecat.

Mantan gelandang timnas Italia itu langsung membuat perubahan di klub. Pirlo dilaporkan sudah memberi manajemen dewan Juventus soal pemain yang tidak dia inginkan di klub.

The Mirror mengklaim Aaron Ramsey tidak diinginkan oleh Pirlo. Sang pemain sekarang dipersilakan mencari klub baru pada musim panas ini.

Ramsey baru gabung Juventus secara cuma-cuma pada musim panas lalu. Pemain Wales itu diikat kontrak sampai 2023.

Namun, performa Ramsey pada musim perdana bersama Si Nyonya Tua jauh dari kata memuaskan. Ramsey cuma 11 kali jadi starter dalam 24 penampilan di Serie A 2019/2020.

Arsenal mungkin bisa memanfaatkan situasi Ramsey di Allianz Stadium. The Gunners bisa memberikan jalan keluar bagi mantan pemainnya tersebut.

Berikut ini tiga alasan mengapa Arsenal harus merekrut kembali Ramsey seperti dilansir Madaboutepl.

1 dari 3 halaman

Pengganti Mesut Ozil

Playmaker Arsenal, Mesut Ozil, usai mencetak gol ke gawang Newcastle United, Minggu (16/2/2020) dini hari WIB. (c) AP Photo Playmaker Arsenal, Mesut Ozil, usai mencetak gol ke gawang Newcastle United, Minggu (16/2/2020) dini hari WIB. (c) AP Photo

Penggemar Arsenal tidak senang ketika Ramsey meninggalkan The Gunners tahun lalu. Namun, mereka masih memiliki harapan dengan Mesut Ozil.

Pada performa terbaiknya, Ozil bisa membongkar pertahanan apa pun dengan operan dan kreativitasnya. Karena itu, banyak penggemar yang menganggap kehadiran Ozil akan bisa melupakan kepergian Ramsey.

Tapi, itu tidak terjadi karena pemain Jerman itu kesulitan di klub. Ia jarang dimainkan sejak kedatangan Mikel Arteta sebagai manajer.

Manajer Spanyol itu sepertinya tidak menginginkan Ozil, meski pemain Jerman itu mempunyai gaji besar. Jika The Gunners berhasil melepas Ozil, mereka bisa mendatangkan pengganti yang sudah jadi yaitu Ramsey.

2 dari 3 halaman

Gol dari Lini Tengah

Aaron Ramsey memamerkan jersey nomor 8 miliknya di Juventus. (c) Juventus.com Aaron Ramsey memamerkan jersey nomor 8 miliknya di Juventus. (c) Juventus.com

Salah satu aspek permainan Aaron Ramsey yang disukai penggemar Arsenal adalah kemampuannya mencetak gol dari lini tengah.

Ramsey secara konsisten menyumbangkan gol hampir setiap musim. Ia mencetak 64 gol dalam 369 penampilan sehingga merupakan kontrubusi yang bagus bagi seorang gelandang.

Pada musim 2019-20, gelandang tengah yang mencetak paling banyak gol untuk The Gunners adalah Joe Willock. Ia mengumpulkan 5 gol, di mana hanya satu gol yang dicetaknya di Premier League.

The Gunners membutuhkan gelandang pencetak gol untuk meringankan beban Pierre-Emerick Aubameyang dan Alexandre Lacazette.

3 dari 3 halaman

Etos kerja dan Fleksibilitas

Gelandang Juventus, Aaron Ramsey. (c) Twitter @JuventusFC Gelandang Juventus, Aaron Ramsey. (c) Twitter @JuventusFC

Lini tengah The Gunners, kadang-kadang, tidak hanya kurang kreatif, tetapi juga kurang motivasi dan kinerjanya kurang baik.

Lini tengah Arsenal beberapa kali menghilang di tengah-tangah pertandingan. Ramsey akan menambahkan etos kerja yang luar biasa ke lini tengah, serta pengalaman yang luas.

Pemain asal Wales itu juga merupakan pemain serbabisa yang bisa bermain di lebih dari satu posisi. Ramsey berkembang pesat di posisi gelandang serang, tetapi juga bisa bermain di posisi gelandang bertahan, atau di kedua sisi sayap.

Dengan Arteta memainkan beberapa formasi berbeda, pemain berpengalaman dan serbabisa seperti Arteta bisa memberinya banyak pilihan.

Sumber: Madaboutepl

Ingin lihat jadwal pertandingan, hasil pertandingan dan highlights pertandingan Liga Champions, silakan klik di sini. https://www.vidio.com/categories/56-champions

Jika kalian juga ingin melihat jadwal pertandingan, hasil pertandingan dan cuplikan pertandingan Liga Europa, silakan klik di sini.

https://www.vidio.com/categories/62-europa




KOMENTAR

Editorial Lainnya