UEFA Super Cup: Perkiraan Starting XI Real Madrid Saat Jumpa Eintracht Frankfurt

Richard Andreas | 10 Agustus 2022, 11:45
Skuad Real Madrid merayakan gol dalam laga versus Juventus, Minggu (31/7/2022) (c) AP Photo
Skuad Real Madrid merayakan gol dalam laga versus Juventus, Minggu (31/7/2022) (c) AP Photo

Bola.net - Real Madrid bakal menghadapi Eintracht Frankfurt dalam perebutan trofi UEFA Super Cup 2022. Kedua tim bakal bertanding di Olympic Stadium, Helsinki, Kamis (11/8/2022) dini hari WIB.

Pertandingan ini cukup mencuri perhatian. Di atas kertas Madrid unggul segalanya, tapi Frankfurt tentu tidak bisa dipandang remeh sebagai juara Liga Europa.

Madrid sudah melakukan cukup pemanasan dalam pramusim mereka di Amerika Serikat. Sempat dipecundangi Barcelona 0-1, kemudian ditahan imbang Club America 2-2, pasukan Carlo Ancelotti akhirnya menumbangkan Juventus 2-0 melalui gol Marco Asensio dan penalti Karim Benzema.

Ketika tak ada banyak perubahan di skuad Madrid dibandingkan musim lalu, Frankfurt justru sebaliknya. Klub Jerman itu sejauh ini sudah melakukan banyak aktivitas transfer untuk membangun ulang skuad.

Selain membeli Jens Petter Hauge dari AC Milan, Frankfurt juga mendatangkan Mario Gotze dari PSV Eindhoven. Di laga nanti, eks Bayern Munchen dan Borussia Dortmund itu kemungkinan akan dipasang sebagai salah satu starter.

Frankfurt bukan lawan yang bisa dipandang sebelah mata. Frankfurt juga tentu ingin meraih prestasi terbaik dalam penampilan pertamanya di UEFA Super Cup. Namun, Madrid pastinya punya ambisi yang sama.

Laga ini juga sekaligus jadi kesempatan pertama bagi Real Madrid untuk meraih trofi di awal musim 2022/23 ini. Carlo Ancelotti harus membuktikan bahwa timnya masih cukup kuat, meski tidak banyak pemain baru.

Menariknya, skuad Madrid relatif komplet, tidak ada masalah cedera serius. Jadi, kemungkinan besar Los Blancos bakal menurunkan kekuatan terbaiknya.

Yuk simak prediksi starting XI Real Madrid saat menghadapi Frankfurt nanti, Bolaneters!

1 dari 4 halaman

Kiper

Ekspresi Thibaut Courtois usai membawa Real Madrid Juara UCL 2021/22 (c) UEFA

Ekspresi Thibaut Courtois usai membawa Real Madrid Juara UCL 2021/22 (c) UEFA

Thibaut Courtois

Tidak ada alasan untuk mencadangkan Thibaut Courtois. Kiper Belgia ini sudah membuktikan diri sebagai salah satu pemain terpenting tim dalam beberapa tahun terakhir.

Musim lalu, Courtois berulang kali menyelamatkan Madrid di laga-laga penting, khususnya dalam perjalanan menjadi juara Liga Champions.

Kini, Courtois bakal mendapatkan kesempatan pertama untuk mempersembahkan trofi perdana bagi El Real pada musim 2022/23 ini. Carlo Ancelotti bakal mengandalkan si benteng Belgia.

2 dari 4 halaman

Bek

Thibaut Courtois dan Eder Militao di laga Sevilla vs Real Madrid, La Liga 2021/22 (c) AP Photo

Thibaut Courtois dan Eder Militao di laga Sevilla vs Real Madrid, La Liga 2021/22 (c) AP Photo

Dani Carvajal

Carvajal akan kembali menjadi andalan di pos bek kanan. Laga ini bisa jadi pembuktian Carvajal bahwa dia masih bisa bermain di level tertinggi.

Semusim terakhir, performa Carvajal cukup angin-anginan. Dia perlu menjaga konsistensi dan laga ini jadi kesempatan yang bagus untuk memulai.

Eder Militao

Militao terus berkembang dan membuktikan diri bahwa dia layak jadi starter Los Blancos. Kedatangan Antonio Rudiger tidak lantas menggeser Militao ke bangku cadangan.

Bek muda Brasil ini main cukup konsisten musim lalu, meski beberapa kali membuat blunder fatal yang merugikan tim. Musim ini, Militao harus menunjukkan perkembangannya.

David Alaba

Alaba dapat disebut sebagai rekrutan terbaik Madrid musim lalu. Dia langsung nyetel dengan permainan tim dan jadi andalan untuk beberapa posisi di lini belakang.

Kehadiran Alaba di starting XI Madrid seharusnya jadi sebuah kepastian. Tidak ada alasan mencadangkannya, kecuali karena cedera atau sedang tidak bugar.

Benjamin Mendy

Mendy perlu kembali membuktikan kualitasnya layak mengisi pos bek kiri Madrid. Masalahnya, dia mulai bermasalah dengan konsistensi performa di lapangan.

Biar begitu, Ancelotti tidak punya banyak opsi untuk pos bek kiri, jadi jelas Mendy akan kembali dipercaya jadi starter.

3 dari 4 halaman

Gelandang

Luka Modric pada duel Real Madrid vs Chelsea leg kedua perempat final Liga Champions 2021/2022 (c) AP Photo

Luka Modric pada duel Real Madrid vs Chelsea leg kedua perempat final Liga Champions 2021/2022 (c) AP Photo

Casemiro

Kualitas trio gelandang Madrid jadi salah satu alasan utama mereka bisa meraih banyak trofi dalam 10 tahun terakhir. Salah satu nama terpenting yang sulit dicoret adalah Casemiro.

Casemiro masih bermain di level tinggi setahun terakhir, dia jagonya menghentikan bola dan membaca pergerakan penyerang lawan. Kehadirannya di lapangan penting untuk membuat lawan frustrasi.

Toni Kroos

Selain Casemiro, Toni Kroos juga masih akan jadi pilihan utama. Gelandang Jerman ini memegang peran penting untuk menyeimbangkan permainan Madrid di segala sisi.

Menariknya, di sesi pramusim kemarin Kroos sudah menunjukkan etos kerja luar biasa. Dia gesit mengejar bola dan berani melakukan tekel-tekel keras.

Luka Modric

Status Modric sebagai salah satu pemain terpenting Madrid jelas tidak bisa dibantah. Bagaimanapun, gelandang 36 tahun ini masih bermain di level yang sangat tinggi.

Modric jadi kreator serangan dan otak permainan Madrid. Dia pun kerap mencetak gol-gol penting di momen krusial.

4 dari 4 halaman

Penyerang

Selebrasi Karim Benzema dan Vinicius Junior dalam laga Real Madrid vs Levante, Jumat (13/5/2022) (c) AP Photo

Selebrasi Karim Benzema dan Vinicius Junior dalam laga Real Madrid vs Levante, Jumat (13/5/2022) (c) AP Photo

Fede Valverde

Musim lalu, Ancelotti bereksperimen dengan menurunkan Valverde di pos penyerang kanan dan hasilnya luar biasa. Gelandang muda Spanyol ini menjawab kepercayaan pelatih.

Kemampuan ofensif Valverde memang tidak begitu menonjol, tapi etos kerjanya lular biasa untuk terus menekan lawan. Bahkan, dia berperan langsung dalam proses gol Madrid yang menuntun mereka jadi juara Liga Champions.

Vinicius Junior

Vinicius jelas semakin matang dan semakin tajam. Memang sesekali dia menunjukkan kekurangan dalam pengambilan keputusan, tapi peran Vincius di lini serang masih krusial.

Pos penyerang kiri Madrid sudah jadi tempat favorit Vinicius. Dia bermain sangat baik di posisi tersebut dan membuat kombinasi apik dengan Karim Benzema.

Karim Benzema

Ketajaman Benzema di depan gawang lawan jadi salah satu senjata terbaik Madrid. Dalam urusan mencetak gol, striker Prancis ini bisa disebut sebagai yang terbaik di levelnya.

Benzema pun lebih terlibat dalam permainan tim, bukan tipe striker yang terus menunggu. Lalu, begitu ada peluang sekecil apa pun, Benzema bakal mengubahnya jadi gol.

Sumber: Bola, Marca

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR