BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

Ternyata Serangan Balik Bukan Rencana Man City untuk Singkirkan PSG

05-05-2021 12:21 | Afdholud Dzikry

Riyad Mahrez dan Sergio Aguero setelah pertandingan Manchester City vs PSG. (c) AP Photo Riyad Mahrez dan Sergio Aguero setelah pertandingan Manchester City vs PSG. (c) AP Photo

Bola.net - Bintang kemenangan Manchester City, Riyad Mahrez mengungkapkan bahwa memainkan serangan balik bukanlah rencana awal mereka untuk menghadapi PSG. Manchester City vs PSG bertemu di leg kedua semifinal Liga Champions 2020-2021.

Bermain di Etihad Stadium, Rabu (5/5/2021) dini hari tadi WIB, Manchester City memiliki modal berharga berkat kemenangan di leg pertama semifinal Liga Champions dengan skor 2-1. Hasil itu membuat tim asuhan Josep Guardiola tak harus menang ketika gantian menjadi tuan rumah.

Dalam wawancaranya, pelatih Josep Guardiola sehari sebelum pertandingan juga menegaskan bahwa skor 2-1 di leg pertama itu sama sekali tidak menjadi jaminan lolos. Bahkan ia menegaskan, bermain agresif dan menyerang adalah satu-satunya pilihan.

Namun yang terjadi di lapangan memang sedikit berbeda. PSG begitu gencar melakukan serangan. Dan Manchester City lebih banyak bermain di daerah sendiri dengan beberapa kali melakukan serangan balik.

Taktik serangan balik ini juga yang menjadi sumber gol dari Manchester City. Dua gol kemenangan The Citizens ke gawang Keylor Navas tercipta dengan skema yang hampir mirip. Serangan balik.

1 dari 3 halaman

Bukan Rencana Manchester City

Riyad Mahrez merayakan gol yang ia cetak ke gawang PSG bersama pemain Manchester City di leg kedua semifinal Liga Champions 2020-2021. (c) AP Photo Riyad Mahrez merayakan gol yang ia cetak ke gawang PSG bersama pemain Manchester City di leg kedua semifinal Liga Champions 2020-2021. (c) AP Photo

Setelah pertandingan selesai, Mahrez pun mengungkapkan bahwa sebenarnya taktik serangan balik bukanlah apa yang mereka siapkan untuk PSG. Namun ternyata taktik itu justru mampu membuat mereka menang dan melaju ke final Liga Champions.

Permainan agresif yang ditunjukkan PSG memang membuat The Citizens harus bermain lebih sabar. Dari catatan Whoscored menunjukkan Manchester City hanya menguasai 44.1% penguasaan bola, berbanding 55.9% milik PSG.

"Bukan rencana kami untuk melakukan serangan balik, tapi mereka harus menyerang kami dan mungkin pada satu waktu kami sedikit lebih ke dalam dan kami bagus dalam menyerang balik. Itulah bagaimana dua gol itu datang dan kami bahagia," terangnya.

2 dari 3 halaman

Tim Sudah Berlatih Umpan Jauh dari Ederson

Salah satu yang merontokkan upaya PSG mengejar defisit gol adalah gol pertama Riyad Mahrez. Gol tersebut juga merupakan bukti bagaimana taktik serangan balik The Citizens begitu efektif.

Berawal dari tendangan jauh kiper Ederson, bola kemudian diarahkan ke Oleksandr Zinchenko yang tak terkawal di sisi kanan pertahanan PSG. Bek kiri Man City tersebut kemudian melepas umpan datar ke Kevin De Bruyne yang tendangannya mampu diblok bek PSG.

Namun bola muntah itu justru menuju ke ruang kosong antara Presnel Kimpembe dan Riyad Mahrez. Beruntung Mahrez mampu mendahului dan melepas tembakan kaki kanan yang tak mampu dibendung kiper Keylor Navas.

"Tentu saja umpan jauh Ederson itu sudah direncanakan. Kami tahu kemampuan dia dalam menempatkan bola di daerah lawan dan kami melatihnya sepanjang waktu. Hari ini itu bekerja," tutupnya.

Dengan kesuksesan tersebut, kini Manchester City akan menanti lawan di partai final Liga Champions. Pasalnya, semifinal lain yang mempertemukan Chelsea vs Real Madrid masih akan digelar pada Kamis (6/5/2021) dini hari nanti WIB.

Sumber: BBC

3 dari 3 halaman

Tonton Highlights Manchester City vs PSG Lagi Yuk

KOMENTAR