BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

Istanbul 2020: Final Liga Champions yang Mungkin Tidak Akan Pernah Terwujud

31-05-2020 19:30 | Richard Andreas

Liga Champions. (c) UEFA Liga Champions. (c) UEFA

Bola.net - Minggu, 31 Mei 2020, dini hari WIB tadi seharusnya kita menyaksikan duel dua tim terkuat eropa dalam final Liga Champions. Sayangnya pertandingan penuh gengsi itu harus ditunda karena pandemi virus corona.

Saat artikel ini mengudara pada Minggu malam, mungkin Bolaneters masih melihat tayangan ulang gol-gol yang tercipta. Khususnya jika tim kesayangan Anda yang jadi juara, entah dengan berapa gol.

Sayangnya hal itu tidak terjadi, setidaknya belum. Seharusnya duel sengit itu dimainkan di stadion bersejarah, Ataturk Olimpiyat Stadi, Istanbul. Sekarang, UEFA pun masih belum mengambil keputusan soal kelanjutan kompetisi klub nomor satu itu.

Akankah Liga Champions 2019/20 ini berhasil diselesaikan dengan baik? Mengutip Sport, baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!

1 dari 3 halaman

Bakal Berbeda

Final Liga Champions kali ini akan dikenal sebagai final yang tidak berjalan sebagaimana mestinya. Seharusnya pertandingan pemungkas itu bisa dinikmati fans, laga intens, tanpa gangguan Covid-19, dan kedua finalis bisa tiba di stadion dengan wajar.

Sekarang, fokus UEFA adalah bagaimana bisa melanjutkan sisa laga fase gugur Liga Champions, dan jika mungkin sampai di partai final. Memang beberapa liga domestik sudah bersiap memulai musim kembali, tapi situasinya sedikit lebih sulit bagi Liga Champions.

Betapa tidak, fase gugur Liga Champions seharusnya dimainkan dalam format kandang-tandang, duel final pun dimainkan di tempat netral. Namun, protokol keselamatan di tengah pandemi virus corona bakal mempersulit perjalanan luar negeri.

2 dari 3 halaman

Mungkin Pindah Tempat

Besar kemungkinan final akan dimainkan tanpa penonton, bahkan mungkin UEFA harus mengubah stadion untuk laga final. Badan tertinggi sepak bola Eropa itu masih menggodok gagasan menuntaskan sisa pertandingan di stadion-stadion tertentu.

Lalu, andai semuanya berjalan baik dan final berhasil digelar, kapten tim yang jadi juara pun mungkin harus mengangkat trodi sambil menjaga protokol physical distancing alias jaga jarak.

New normal atau perubahan kebiasaan ini bakal membuat selebrasi jadi terasa hambar, seperti saat melihat RB Salzburg merayakan gelar Piala Austria akhir pekan ini. Rasanya seperti menonton video gim.

3 dari 3 halaman

Rencana UEFA

Beberapa pekan lalu, UEFA sempat berharap tetap bisa memainkan final di Istanbul, tapi mundur jadi 27 Juni 2020. Sayangnya rencana itu pun harus dicoret, mengingat kompetisi domestik masih harus diselesaikan.

Sekarang, rencana UEFA adalah menggelar pertemuan besar pada 17 Juni 2020 mendatang untuk menentukan jadwal baru. Belum ada gambaran pasti, tapi kemungkinan mereka ingin menuntaskan kompetisi di akhir Agustus.

Target itu pun tidak akan mudah dipenuhi. Saat ini masih ada beberapa laga 16 besar yang belum diselesaikan, apalagi memikirkan perempat final, semifinal, dan final.

Sumber: Sport

KOMENTAR