Seperti Lord Bendtner, Para Pemain Ini Putuskan Pensiun Lebih Awal

Dimas Ardi Prasetya | 5 Juni 2021, 09:30
Nicklas Bendtner (c) AFP
Nicklas Bendtner (c) AFP

Bola.net - Sebelum Lord Nicklas Bendtner, ada sejumlah pemain di dunia sepak bola yang juga memutuskan untuk pensiun lebih awal atau lebih cepat dari perkiraan.


Kamis (06/06/2021) kemarin, kabar sedih datang dari Denmark. 'Legenda' mereka yakni Lord Bendtner memutuskan untuk gantung sepatu alias pensiun.

Di sepanjang karirnya Bendtner pernah berkarir di Inggris, Jerman, dan Italia. Klub-klub yang pernah ia perkuat antara lain Arsenal, Juventus, dan VfL Wolfsburg.

Terakhir ia memperkuat klub di negaranya, FC Copenhagen. Nah keputusan pensiun ini sendiri cukup mengejutkan.

Pasalnya Lord Bendtner relatif muda. Ia masih berusia 33 tahun.

Nah selain Bendtner, masih ada pemain lain sebelumnya yang juga pensiun lebih cepat dari perkiraan. Siapa saja mereka? Simak informasinya berikut ini Bolaneters.

1 dari 6 halaman

David Bentley

Mantan pemain didikan akademi Arsenal. David Bentley bersinar bersama The Gunners dan ia baru menemukan banyak kesempatan bermain kala membela Blackburn Rovers.

Ia juga pernah membela Tottenham, West Ham, dan Norwich City. Ia juga sempat berkarir di Rusia bersama FC Rostov.

David Bentley sempat memiliki julukan mentereng; The Next David Beckham. Julukan itu didapatnya saat membela Blackburn.

Bentley juga pernah memperkuat Timnas Inggris dengan tujuh caps. Setelah memperkuat Blackburn untuk ketiga kalinya, kali ini dengan status pinjaman dari Tottenhaam, ia sempat menganggur setahun.

Pada tahun 2014, Bentley akhirnya mengumumkan dirinya pensiun. Saat itu ia masih berusia 29 tahun. Ia mengaku sudah tak bergairah lagi bermain sepak bola.

2 dari 6 halaman

Didier Deschamps

Salah satu gelandang terbaik dari Prancis. Didier Deschamps besar di Marseille meski mengawali karirnya di Lille.

Deschamps kemudian makin terkenal setelah membela Juventus selama lima musim. Setelah itu ia sempat membela Chelsea dan Valencia.

Deschamps juga tentunya menjadi penggawa andalan Timnas Prancis. Ia mengoleksi 103 caps.

Deschamps pun mencatatkan prestasi gemilang. Ia jadi kapten kedua setelah Iker Casillas dalam sejarah sepak bola, yang berhasil memenangi gelar Liga Champions, Piala Dunia dan Euro.

Ia juga menjadi salah satu dari tiga sosok yang bisa memenangi trofi Piala Dunia sebagai pemain dan pelatih. Dua orang lainnya adalah Mario Zagallo dan Franz Beckenbauer.

Pria yang sekarang menjadi arsitek Les Blues ini memutuskan pensiun pada tahun 2001. Saat itu ia masih berusia 32 tahun.

3 dari 6 halaman

Marco Van Basten

Salah satu penyerang terbaik dalam sejarah sepak bola dunia dan Belanda. Marco Van Basten makin terkenal saat ia membela AC Milan.

Sebelumnya ia adalah penyerang andalan Ajax Amsterdam. Van Basten juga tentu saja jadi pemain andalan TImnas Belanda.

Van Basten terkenal akan golnya yang keren saat bersua Soviet pada final Euro 1988 silam. Saat itu ia mencetak gol voli dari sudut yang sungguh sulit.

Sayangnya karirnya terganggu oleh cedera. Ia bahkan sempat tak bisa main dua tahun penuh.

Pada akhirnya, di tahun 1995 ia memutuskan untuk pensiun. Saat itu usianya baru 31 tahun.

4 dari 6 halaman

Eric Cantona

The King. Salah satu penyerang legendaris yang pernah dimiliki Prancis. Ia menjadi terkenal saat membela Manchester United.

Eric Cantona sebelumnya pernah membela Auxerre. Ia juga pernah bermain bagi Marseille dan Leeds United sebelum merapat ke United.

Cantona bermain bersama United selama lima musim. Ia pun membantu MU mengawal kejayaannya di pentas Premier League.

Namun ia kemudian memutuskan pensiun pada tahun 1997. Ia mengumumkan keputusannya gantung sepatu di akhir musim 1996-97. Saat itu usianya baru 30 tahun.

5 dari 6 halaman

Andre Schurrle

Salah satu talenta sepak bola terbaik Jerman. Ia pernah memenangkan gelar Piala Dunia bersama Tim Panser.

Di sepanjang karirnya, Andre Schurrle pernah gabung Mainz, Bayer Leverkusen, dan Borussia Dortmund. Ia juga pernah bermain bagi Chelsea.

Di sana ia membantu Chelsea meraih gelar Premier League. Ia juga sempat gabung Fulham dan Spartak Moskow.

Namun kemudian pada setelah berpisah dengan Dortmund pada pertengahan Juli 2020, Schurrle memutuskan untuk gantung sepatu. Saat itu usianya masih 29 tahun saja.

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR