BERITA PIALA EROPA BUNDESLIGA LAINNYA

Saran buat Chelsea dari Legenda Arsenal: Jangan Pasang Timo Werner di Final Liga Champions

09-05-2021 12:57 | Gia Yuda Pradana

Pemain Chelsea, Timo Werner (c) AP Photo Pemain Chelsea, Timo Werner (c) AP Photo

Bola.net - Final Liga Champions musim ini akan digelar di Istanbul pada 29 Mei 2021. Dua wakil Inggris akan bertarung di partai puncak, yakni Manchester City dan Chelsea.

Ada satu pemain Chelsea yang dinilai tak pantas masuk starting XI untuk final kontra Manchester City nanti. Pemain yang dimaksud adalah penyerang 25 tahun Jerman, Timo Werner.

Daripada Werner, sang manajer Thomas Tuchel disarankan untuk lebih memilih pemain 22 tahun Amerika Serikat, Christian Pulisic. Saran ini diutarakan oleh legenda Arsenal, Paul Merson.

1 dari 2 halaman

Finisher yang Lebih Baik

Pemain Chelsea, Christian Pulisic (c) AP Photo Pemain Chelsea, Christian Pulisic (c) AP Photo

"Timo Werner mencetak satu gol penting untuk Chelsea saat melawan Real Madrid [di semifinal]. Namun, dia sebaiknya jangan dimainkan di final Liga Champions," tulis Merson dalam kolomnya di Daily Star, seperti dikutip The Sport Review.

"Sebaiknya Christian Pulisic yang dipasang sebagai starter melawan Manchester City - karena dia adalah finisher yang lebih baik."

"Saya akan terkejut kalau Pulisic sampai tidak dimainkan. Dia bisa melewati dua atau tiga pemain, dan dia lebih baik di depan gawang daripada Werner," imbuhnya.

2 dari 2 halaman

Pemanasan

Manchester City dikalahkan Chelsea 1-2 (c) Pool via AP Manchester City dikalahkan Chelsea 1-2 (c) Pool via AP

Manchester City dan Chelsea baru saja melakoni 'pemanasan' untuk final Liga Champions. Mereka bertemu di Etihad Stadium pada pekan ke-35 Premier League, Sabtu (8/5/2021).

Chelsea-nya Tuchel mengalahkan Manchester City besutan Josep Guardiola. Mereka menang dengan skor 2-1.

Manchester City unggul terlebih dahulu di Etihad Stadium lewat gol Raheem Sterling menit 44. Namun, Chelsea bisa membalikkan skor lewat gol-gol Hakim Ziyech menit 63 dan Marcos Alonso menit 90+2.

Manchester City sejatinya berpeluang menggandakan keunggulan setelah Sterling memecah kebuntuan. Mereka mendapatkan hadiah penalti di pengujung babak pertama, tapi eksekusi ala Panenka yang dilakukan Sergio Aguero gagal total.

Manchester City pun harus kembali menunda pesta juara mereka.

Sumber: Daily Star/The Sport Review

KOMENTAR