Rapor Pemain Real Madrid di Final Liga Champions: Super Courtois, Masih Bilang Ancelotti Miskin Taktik?

Asad Arifin | 29 Mei 2022, 06:32
Carlo Ancelotti saat Real Madrid menjadi juara Liga Champions 2021/2022 (c) AP Photo
Carlo Ancelotti saat Real Madrid menjadi juara Liga Champions 2021/2022 (c) AP Photo

Bola.net - Real Madrid meraih gelar juara Liga Champions musim 2021/2022. Bagi Real Madrid, ini adalah gelar ke-14 yang mereka raih. Madrid menjadi klub dengan gelar Liga Champions terbanyak sepanjang sejarah.


Final Liga Champions musim 2021/2022 ini mempertemukan Liverpool vs Real Madrid. Laga di Stade de France, Minggu 29 Juni 2022, sempat ditunda selama 36 menit karena situasi kacau yang terjadi di luar stadion.

Real Madrid menjadi juara usai menang 1-0 atas The Reds. Madrid mengulang kisah manis mereka, sekaligus menggagalkan ambisi Liverpool untuk membalas kekalahan di final Liga Champions 2018 lalu.

Real Madrid mencetak gol lewat aksi Vinicius Junior pada menit ke-59. Tapi, ada bintang kemenangan Madrid lain yakni Thibaut Courtois yang melakukan begitu banyak penyelamatan sepanjang laga.

Lantas, bagaimana dengan rapor pemain Real Madrid pada laga final? Bagaimana pula kinerja Carlo Ancelotti yang acap kali disebut pelatih 'miskin taktik'? Yuk simak ulasannya di bawah ini ya Bolaneters.

1 dari 13 halaman

Thibaut Courtois - 10

Ekspresi Thibaut Courtois usai membawa Real Madrid Juara UCL 2021/22 (c) UEFA

Ekspresi Thibaut Courtois usai membawa Real Madrid Juara UCL 2021/22 (c) UEFA

UEFA menobatkan Courtois sebagai Man of the Match final Liga Champions. Gelar yang sangat layak didapatkan kiper asal Belgia itu. Courtois bermain sangat bagus dan membuat frustrasi para pemain lawan.

Courtois menepis tendangan keras Sadio Mane pada menit ke-21. Pada babak kedua, Mohamed Salah dibuat frustrasi oleh aksi-aksi brilian eks kiper Chelsea itu. Total, Courtois membuat sembilan penyelamatan.

Gelar juara Liga Champions 2021/2022 yang hanya mungkin diraih Madrid jika kipernya Courtois. Jika tidak, mungkin situasinya bakal berbeda.

2 dari 13 halaman

Dani Carvajal - 8

Pada babak pertama, Carvajal sedikit kerepotan menghadapi serbuan Luis Diaz dan Sadio Mane. Tapi, pada babak kedua, Carvajal mampu mengatasi tekanan dari kedua pemain itu dengan baik.

Saat Liverpool memainkan Diogo Jota, Carvajal juga tetap bertahan dengan solid. Carvajal tidak membuat kesalahan yang fatal saat bertahan. Tekel-tekel yang dilepaskan juga sangat tepat.

Carvajal juga beberapa kali maju untuk memberi opsi penyerangan. Carvajal bermain stabil sepanjang laga.

3 dari 13 halaman

Eder Militao - 9

Final Liga Champions 2022 Liverpool vs Real Madrid: Sadio Mane vs Eder Militao (c) AP Photo

Final Liga Champions 2022 Liverpool vs Real Madrid: Sadio Mane vs Eder Militao (c) AP Photo

Selain Courtois, Militao juga tampil luar biasa di lini belakang. Militao sangat solid dan sulit ditembus, bahkan ketika Liverpool mengganti komposisi lini depan pada babak kedua.

Militao adalah pemain yang paling sering melakukan sapuan di kubu Madrid, delapan kali. Militao juga melakukan tiga intersep dan dua tekel. Militao sangat tangguh dalam duel-duel bola udara.

Satu hal yang unik dari Militao adalah dia tercatat melakukan 61 umpan, hanya kalah dari Toni Kroos dibanding pemain Madrid lain.

4 dari 13 halaman

David Alaba - 8

Final Liga Champions 2022 Liverpool vs Real Madrid: Mohamed Salah vs David Alaba (c) AP Photo

Final Liga Champions 2022 Liverpool vs Real Madrid: Mohamed Salah vs David Alaba (c) AP Photo

Alaba sembuh tepat waktu dan segera mendapatkan level terbaiknya. Alaba bermain sangat tenang dan memberi rasa aman bagi Real Madrid. Pengalaman yang dimiliki Alaba bicara banyak pada laga final.

Alaba beberapa kali memberikan bantuan pada Mendy yang kesulitan menjaga Mohamed Salah. Alaba melakukan empat tekel sukses, dua sapuan, dan tiga kali intersep. Alaba bermain dengan rapi dan tenang.

Selain itu, Alaba juga bagus ketika melakukan buil-up. Alaba punya akurasi umpan hingga 89 persen.

5 dari 13 halaman

Ferland Mendy - 8

Final Liga Champions 2022 Liverpool vs Real Madrid: Mohamed Salah vs Ferland Mendy (c) AP Photo

Final Liga Champions 2022 Liverpool vs Real Madrid: Mohamed Salah vs Ferland Mendy (c) AP Photo

Mendy tidak begitu menonjol dalam hal menyerang. Mendy sangat jarang ikut naik dan membantu Vinicius. Mendy tampaknya mendapat instruksi khusus untuk menjaga Mohamed Salah dan itu dijalankan dengan baik.

Mendy memang beberapa kali kalah dalam duel satu lawan satu dengan Salah. Tapi, menjaga Salah yang mendapat bantuan dari Alexander-Arnold memang bukan tugas mudah. Jadi, Mendy cukup tangguh untuk tugas bertahan.

Mendy membuat tiga sapuan pada laga final. Etos kerja bek asal Prancis itu sangat bagus di belakang.

6 dari 13 halaman

Casemiro - 8

Final Liga Champions 2022 Liverpool vs Real Madrid: Casemiro diapit Sadio Mane dan Thiago  (c) AP Photo

Final Liga Champions 2022 Liverpool vs Real Madrid: Casemiro diapit Sadio Mane dan Thiago (c) AP Photo

Casemiro acap kali menjadi pemain ekstra di lini belakang Real Madrid. Pada 15 menit terakhir laga, Casemiro praktis lebih sering berada di kotak penalti sendiri daripada berada di lini tengah.

Casemiro memainkan perannya dengan baik saat harus bertransformasi menjadi bek kelima Madrid.

Casemiro bermain cukup rapi dan bersih. Walau membuat enam tekel dan lima duel, Casemiro tidak mendapat kartu. Casemiro juga melakukan tiga sapuan, tiga intersep, dan satu umpan kunci pada laga final.

7 dari 13 halaman

Toni Kroos - 8

Final Liga Champions 2022 Liverpool vs Real Madrid: Toni Kroos vs Jordan Henderson (c) AP Photo

Final Liga Champions 2022 Liverpool vs Real Madrid: Toni Kroos vs Jordan Henderson (c) AP Photo

Kroos menjawab semua keraguan atas performanya sepanjang musim 2021/2022. Pemain asal Jerman bermain konsisten pada laga final Liga Champions. Dia sangat solid di lini tengah.

Squawka mencatat Kroos punya akurasi umpan hingga 93,9 persen! Luar biasa bukan. Tapi, bukan berarti tanpa catatan. Kroos tidak melepas satu pun umpan kunci.

Secara umum, akurasi umpan dan jarangnya Kroos kehilangan bola adalah faktor penting. Kroos adalah pemain Madrid yang paling sering menyentuh bola. Dia melepaskan 82 umpan.

8 dari 13 halaman

Luka Modric - 8

Final Liga Champions 2022 Liverpool vs Real Madrid: Sadio Mane vs Luka Modric (c) AP Photo

Final Liga Champions 2022 Liverpool vs Real Madrid: Sadio Mane vs Luka Modric (c) AP Photo

Modric bermain lebih dalam pada laga final. Modric tidak banyak berada di sepertiga wilayah lawan seperti biasa. Ini adalah bagian dari taktik dan Modric menjalankan tugas dengan baik.

Modric mampu memainkan tempo dengan apik. Dia tahu kapan harus melepas umpan pendek, men-delay permainan, dan melakukan umpan jauh.

Modric melepas umpan brilian pada proses gol Benzema yang dianulir. Lalu, dia yang melakukan build-up pada proses gol Vinicius. Modric masih sangat dominan di lini tengah walau sudah tidak lagi muda.

9 dari 13 halaman

Fede Valverde - 8

Final Liga Champions 2022 Liverpool vs Real Madrid: Federico Valverde vs Andrew Robertson (c) AP Photo

Final Liga Champions 2022 Liverpool vs Real Madrid: Federico Valverde vs Andrew Robertson (c) AP Photo

Valverde harus mendapat apresiasi atas kerja keras yang dilakukan. Valverde selalu ada dalam setiap momen penting Real Madrid, baik bertahan maupun menyerang. Dia punya energi yang luar biasa.

Valverde memberi assist untuk gol yang dicetak Vinicius. Tapi, bukan hanya itu kontribusinya. Valverde juga punya dua shots, dua sapuan, dua tekel, dan sekali melakukan intersep.

Valverde juga melakukan empat dribel sepanjang laga (2 sukses). Sungguh, performa yang bagus dari pemain asal Uruguay.

10 dari 13 halaman

Karim Benzema - 8

Karim Benzema saat Real Madrid menjadi juara Liga Champions 2021/2022 (c) AP Photo

Karim Benzema saat Real Madrid menjadi juara Liga Champions 2021/2022 (c) AP Photo

Benzema tidak mencetak gol pada laga final. Tapi, bukan berarti Benzema tampil buruk. Benzema memainkan peran yang sangat penting di atas lapangan dan bermain sebagai sebuah tim.

Benzema sempat mencetak gol pada akhir babak pertama, tetapi dianulir wasit karena offside. Sebelum gol offside, dia sebenarnya bisa mencetak gol tapi kehilangan momen untuk menendang bola.

Benzema bukan hanya menjadi tumpuan di lini depan. Dia juga melakukan tugas bertahan dengan baik. Benzema melakukan tiga kali sapuan bola, hanya kalah banyak dari bek Eder Militao.

11 dari 13 halaman

Vinicius Junior - 9

Aksi penyerang Real Madrid, Vinicius Junior, dalam laga pekan terakhir La Liga melawan Real Betis yang digelar pada Sabtu (21/5/2022) dini hari. (c) Real Madrid CF

Aksi penyerang Real Madrid, Vinicius Junior, dalam laga pekan terakhir La Liga melawan Real Betis yang digelar pada Sabtu (21/5/2022) dini hari. (c) Real Madrid CF

Vinicius sangat kesulitan pada babak pertama. Dia beberapa kali punya opsi untuk melakukan serangan balik. Tapi, pemain asal Brasil kesulitan melewati Konate dalam duel satu lawan satu.

Tapi, pada akhirnya Vinicius datang pada momen yang tepat dan mencetak gol penentu kemenangan Real Madrid. Dia lepas dari posisi offside saat menerima bola tendangan Valverde.

Sepanjang laga, Vinicius hanya mampu melepas satu shot. Tapi, peluang itu yang menjadi gol.

12 dari 13 halaman

Pemain Pengganti

Real Madrid juara Liga Champions 2021/2022 (c) AP Photo

Real Madrid juara Liga Champions 2021/2022 (c) AP Photo
  • Dani Ceballos - N/A

Ceballos dimainkan pada menit ke-90, menggantikan Luka Modric. Tidak banyak momen penting yang dilakukan Ceballos.

  • Eduardo Camavinga - N/A

Camavinga menggantikan Valverde pada menit ke-85. Dia memberi energi baru di lini tengah. Sempat melepas satu shots tapi melambung.

  • Rodrygo - N/A

Rodrygo hanya menjadi figuran pada laga final, seperti dua rekannya. Dia masuk lapangan pada menit 90+3, menggantikan Vinicius.

13 dari 13 halaman

Carlo Ancelotti - 10

Carlo Ancelotti saat Real Madrid menjadi juara Liga Champions 2021/2022 (c) AP Photo

Carlo Ancelotti saat Real Madrid menjadi juara Liga Champions 2021/2022 (c) AP Photo

Ancelotti membuat beberapa keputusan penting di final. Pertama, memainkan Fede Valverde sejak menit awal untuk peran winger kiri. Tentu ini bukan peran winger natural. Ada tugas khusus untuk Valverde.

Valverde akan turun ke tengah saat Real Madrid tanpa bola. Jadi, Madrid akan bermain dengan empat gelandang tengah. Madrid bisa menang jumlah dengan di tengah. Tapi, Valverde juga menyerang dengan baik.

Kedua, keputusan Ancelotti bermain lebih dalam memang sangat beresiko. Tapi, memberi banyak ruang lari untuk Mohamed Salah dan Luis Diaz adalah malapetaka. Jadi, pendekatan taktik Ancelotti cukup jitu.

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR