BERITA JADWAL KLASEMEN LAINNYA

Pemain Sepak Bola Ibarat Aktor yang Diminta Naik Panggung Tiga Kali Sehari

24-04-2021 05:30 | Richard Andreas

Pelatih Manchester City, Josep Guardiola, memberikan instruksi kepada timnya. (c) AP Photo Pelatih Manchester City, Josep Guardiola, memberikan instruksi kepada timnya. (c) AP Photo

Bola.net - Josep Guardiola menyuarakan protes keras terhadap UEFA yang tidak pernah memikirkan para pemain. UEFA hanya ingin lebih banyak pertandingan untuk mengeruk lebih banyak uang.

Beberapa hari lalu dunia sepak bola dibuat heboh dengan gagasan European Super League (ESL). Gagasan ini dianggap egois, hanya demi uang, dan akhirnya batal dilanjutkan karena protes fans.

Namun, di saat yang sama UEFA mengumumkan format baru Liga Champions untuk tahun 2024 mendatang. Bakal ada lebih banyak pertandingan, sebenarnya sama buruknya dengan ESL.

1 dari 3 halaman

Tidak ada latihan

Format baru UCL itu berarti akan ada lebih banyak pertandingan sejak fase grup yang diubah menjadi liga. Artinya akan lebih sedikit waktu istirahat bagi para pemain.

Bagi Guardiola, format itu tidak masuk akal. Sekarang saja dia tidak bisa benar-benar melatih tim dengan layak.

"Saya tidak bisa melatih pemain, hanya berusaha menjaga tim untuk tetap fit semaksimal mungkin. Saya tidak bisa melatih apa pun, hanya menonton video dan pemain mengingat-ingat apa yang perlu dilakukan," ujar Pep kepada Sky Sports.

"Tidak ada pramusim untuk mempelajari prinsip-prinsip dasar permainan. Sebagai pelatih, untung ada jeda internasional, tapi tidak ada jeda itu bagi para pemain."

2 dari 3 halaman

UEFA tidak peduli

Ini bukan pertama kalinya Guardiola protes kepada UEFA, bahkan hampir semua pelatih dan pemain mengeluhkannya. Nahasnya, UEFA tidak pernah mendengar protes-protes tersebut dan memilih tidak peduli.

"Para pemain senang bisa bermain, tapi terkadang ada ancaman cedera. UEFA tahu ini, tapi tidak pernah peduli," tegas Pep.

"Sejujurnya ini terlalu banyak pertandingan, kami tidak bisa beristirahat di tengah pekan. Akan ada lebih banyak pemain cedera."

"Setiap kali kami protes soal ini kepada UEFA, mereka berkata akan mempertimbangkannya, tapi setelah itu justru ada lebih banyak pertandingan, bahkan ada kompetisi baru," imbuhnya.

3 dari 3 halaman

Seperti aktor yang kelelahan

Guardiola mengambil analogi seorang aktor dalam sebuah teater. Aktor tersebut sangat senang saat diminta tampil di panggung, tapi dia pun bisa kelelahan jika jadwal tampilnya terlalu padat.

"Ini seperti aktor atau aktris dalam suatu teater yang harus tampil tiga kali sehari. Mereka memang ingin tampil apik, tapi tiga kali sehari itu terlalu banyak," tutup Pep.

Sumber: Sky Sports

KOMENTAR