BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

Pelatih Barcelona Kurang 'Sreg' dengan Format Liga Champions yang Baru

19-06-2020 09:52 | Yaumil Azis

Pelatih Barcelona Quique Setien. (c) AP Photo Pelatih Barcelona Quique Setien. (c) AP Photo

Bola.net - Liga Champions harus melakukan perubahan format untuk menyesuaikan situasi sepak bola di era pandemi Covid-19 ini. Dan perubahan tersebut tidak membuat bos Barcelona, Quique Setien, merasa senang.

Seperti halnya liga-liga domestik, Liga Champions harus ikut ditunda untuk sementara waktu karena pandemi Covid-19 yang melanda Eropa. Beberapa pertandingan leg kedua 16 besar sempat digelar sebelum penundaan terjadi.

Setelah berjalan tiga bulan, kompetisi akhirnya bisa digelar kembali. Namun Liga Champions harus menanti, sebab tiap kompetisi domestik hendak menyelesaikan musim 2019/20 terlebih dahulu sebelum beralih.

Liga Champions juga harus melakukan 'perampingan' agar bisa diselesaikan lebih cepat. Oleh karena itu, UEFA pun memperkenalkan 'mini turnamen' yang menghapus sistem duel dua leg kandang-tandang.

Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.

1 dari 2 halaman

Kabar Buruk untuk Semua Tim

Setien sendiri merasa bahwa format baru Liga Champions merupakan kabar buruk untuk semua tim, termasuk juga Barcelona. Sebab menurutnya, setiap tim memiliki peluang untuk lolos lewat sistem dua leg.

"Saya pikir format Liga Champions yang terburuk adalah hal buruk tidak hanya untuk Barca, namun semuanya, sebab dua leg anda memiliki peluang yang lebih baik untuk lolos," ujar Setien seperti yang dikutip dari Football Italia.

"Kami semua ingin bermain di kandang maupun tandang, namun situasinya seperti ini dan kami harus beradaptasi," lanjutnya.

Selain penghapusan laga kandang-tandang, Liga Champions juga harus dilangsungkan di tempat netral. Portugal ditunjuk sebagai tuan rumah untuk sisa pertandingan Liga Champions pada musim ini.

2 dari 2 halaman

Bicara Soal Napoli

Belum diketahui secara pasti apakah regulasi tersebut akan berlaku buat tim yang belum melakoni laga leg kedua babak 16 besar. Jika diterapkan, jelas itu merugikan Barcelona yang seharusnya menghadapi Napoli di Camp Nou.

Napoli sendiri sedang berada di atas angin, setidaknya pada saat ini. Beberapa hari yang lalu, mereka berhasil menang atas Juventus melalui drama adu penalti dan merengkuh trofi Coppa Italia.

"Napoli adalah lawan yang kuat, mereka menunjukkan performa yang apik di Coppa Italia dan telah membuat kami kerepotan di leg pertama," tambah Setien.

"Mereka sudah membuat leg pertama terasa rumit buat kami di sana dan ini tidak akan mudah, tapi kami bakalan mencoba yang terbaik," pungkasnya.

(Football Italia)

KOMENTAR