Ngeri! Federico Valverde Sebut Real Madrid Bagai Segitiga Bermuda Bagi Lawan

Ari Prayoga | 24 Mei 2022, 05:48
Skuat Real Madrid merayakan kelolosan mereka ke Final Liga Champions 2021/22 (c) AP Photo
Skuat Real Madrid merayakan kelolosan mereka ke Final Liga Champions 2021/22 (c) AP Photo

Bola.net - Gelandang Real Madrid, Federico Valverde memberi peringatan terhadap calon lawan mereka di final Liga Champions, Liverpool akan kekuatan luar biasa timnya.


Real Madrid melaju ke final usai secara luar biasa menyingkirkan Manchester City dengan skor agregat 5-4 di semifinal. Kalah 2-3 di leg pertama, El Real bangkit di leg kedua dengan menang 3-1.

Hebatnya, pada laga leg kedua Real Madrid sempat tertinggal 0-1 hingga menit-menit akhir babak kedua sebelum Rodrygo mencetak dua gol dalam rentang dua menit.

1 dari 3 halaman

Berkat Madridista

Valverde pun merasa bahwa keberhasilan timnya melakukan comeback sensasional melawan Manchester City adalah berkat dukungan luar biasa dari para Madridista.

“Hal pertama yang harus dilakukan adalah berterima kasih kepada para penggemar, karena ketika permainan tampak hilang, ketika Anda tidak dapat menemukan ruang, tim tidak merasa baik, para penggemar selalu ada untuk mendukung kami," ujar Valverde kepada Marca.

"Itu memberi kami nilai tambah, energi yang tidak bisa Anda jelaskan. Permainan belum berakhir sampai wasit berkata demikian." tukasnya.

2 dari 3 halaman

Kengerian Real Madrid

Lebih lanjut, Valverde sadar betul akan keajaiban yang dilakukan timnya sehingga bisa membuat Manchester City terkapar meski mereka sempat berada di atas angin.

“Yang terbesar adalah melawan City. Sangat sulit untuk melewatinya lagi ketika Anda kalah di menit ke-89, Anda berkedip dan Anda menang. Itu hal-hal yang tidak sering terjadi dalam hidup," tutur Valverde.

“Saya tidak tahu apakah itu ketakutan (yang dirasakan lawan), atau tekanan yang ditimbulkan oleh stadion dan para penggemar. Mereka tahu mereka melawan Real Madrid dan mereka mampu melakukan apa saja, dan Anda bisa melihatnya,"

"Ketika staf pelatih, tim dan fans merasakannya, itu seperti Segitiga Bermuda." tandasnya.

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR