BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

MU Boleh Hajar Istanbul Basaksehir, tapi Duet Maguire-Lindelof Dinilai Masih Meragukan

27-11-2020 10:20 | Richard Andreas

Skuad Manchester United merayakan gol Bruno Fernandes ke gawang Istanbul Basaksehir, Rabu (25/11/2020) (c) AP Photo Skuad Manchester United merayakan gol Bruno Fernandes ke gawang Istanbul Basaksehir, Rabu (25/11/2020) (c) AP Photo

Bola.net - Manchester United memetik kemenangan 4-1 atas Istanbul Basaksehir di Liga Champions beberapa hari lalu. Kemenangan ini seharusnya memuaskan dan meyakinkan, tapi ternyata tidak bagi Paul Parker, mantan pemain MU yang kini jadi analis.

Menurutnya, pasangan bek tengah MU masih belum tampil meyakinkan. Duet Harry Maguire dan Victor Lindelof tampak begitu rapuh, yang terbukti pada beberapa pertandingan musim ini.

Sebut saja kekalahan 1-2 dari Istanbul Basaksehir pada matchday 3 lalu, sebelum jeda internasional. Benar bahwa pasukan Ole Gunnar Solskjaer bisa balas dendam dengan kemenangan 4-1, tapi saat itu pun barisan bek tampil kurang meyakinkan

Sebagai mantan bek MU, Parker pun merasa bahwa duet Maguire-Lindelof bisa jadi titik lemah tim saat ini. Scroll ke bawah ya, Bolaneters!

1 dari 2 halaman

Serangan oke, tapi bek?

Melihat laga MU kemarin, lini serang mereka tampak tajam, lini tengah pun mulai padu dengan Donny van de Beek. Namun, Parker masih belum yakin dengan duet bek tengah MU, yang bakal memaksa Solskjaer membuat keputusan-keputusan sulit.

"Maslahnya adalah meski mereka punya gagasan untuk menyerang, masih akan ada pertanyaan besar soal bek tengah mereka, sebab bahkan lawan Istanbul Basaksehir mereka pun kesulitan," kata Parker kepada Metro.

"Hanya karena mereka memetik tiga kemenangan beruntun, bukan berarti MU sudah pulih. Melihat Premier League musim ini, tidak ada yang benar-benar stabil."

"Ada kemungkinan besar Solskjaer akan kembali memainkan dua gelandang bertahan, tanpa pemain kreatif di lini tengah, lalu di Liga Champions dia kembali mengganti taktik seperti yang dia gunakan saat lawan Istanbul," imbuhnya.

2 dari 2 halaman

Bagaimana di Premier League?

MU akan menyambangi Southampton akhir pekan ini (29/11), duel penting di Premier League. Menurut Parker, pada laga inilah kondisi MU sebenarnya bisa dilihat.

Jika Solskjaer memilih pemain-pemain ofensif yang sama dengan saat menghajar Istanbul. berarti MU mulai berkembang. Namun, jika kembali menurunkan pemain-pemain defensif, artinya duet bek tengah belum bisa dipercaya.

"Ini soal pola pikir pemain saat lawan Southampton nanti. JIka Anda melihat Fred dan McTominay bermain, itu sudah cukup menggambarkan bagaimana jalannya pertandingan. Southampton akan membongkar pertahanan mereka dengan mudah," lanjut Parker.

"Saya kira pemain MU tidak merasa lebih lepas di Liga Champions, Solskjaer pun jelas tidak sebab dia tertekan di setiap laga, MU selalu ada di posisi tidak aman," tandasnya.

Sumber: Metro

KOMENTAR