BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

Mengenaskan, Sekarang Banyak Anak Kecil yang Tidak Kenal Ronaldo

16-06-2020 07:00 | Richard Andreas

Ronaldo (c) AFP Ronaldo (c) AFP

Bola.net - Legenda Manchester United, Andy Cole, membagikan kisah menarik ketika dia pertama kali bermain melawan Ronaldo Nazario, legenda Brasil. Saat itu dia begitu kagum dengan potensi pemain terbaik di dunia itu.

Ya, meski Cole sendiri merupakan striker top, Ronaldo berada di level berbeda. Ada banyak striker top dunia yang mengidolakan Ronaldo, yang sudah cukup menegaskan kualitas El Phenomenon.

Ronaldo mungkin dapat disebut sebagai bakat murni terbaik di dunia sepak bola, bahkan lebih baik dari Lionel Messi. Sayang kariernya dinodai cedera panjang, yang membuatnya tidak bisa terus menjaga level.

Apa kata Cole tentang Ronaldo? Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!

1 dari 2 halaman

Melihat Idola

Cole pertama kali melihat Ronaldo pada duel perempat final Liga Champions 1999. Saat itu Ronaldo masih membela Inter Milan, MU harus menyingkirkannya.

Leg pertama di Old Trafford, MU menang 2-0, tapi Ronaldo tidak bisa bermain. Dia baru bisa tampil di leg kedua, di San Siro, saat itulah Cole melihat langsung sang legenda.

"Saya ingat ketika kami melawan Inter Milan di musim itu dan saya berbaris di lorong stadion, saya melihat Ronaldo. Inilah pemain yang saya lihat selama bertahun-tahun. Saya bicara soal pemain berbakat, bakat murni," ungkap Cole dikutip dari Goal internasional.

"Dia punya segalanya dan saya berdiri di lorong San Siro sembari berkata: 'Ini gila!', tapi ketika Anda berada di level itu, Anda berpikir situasinya luar biasa karena Anda bermain di level yang sama dengan pemain-pemain itu."

2 dari 2 halaman

Sudah Dilupakan

Sayangnya, cedera panjang menghalangi Ronaldo dalam memaksimalkan potensinya. Aksi-aksi Ajaib Ronaldo tidak banyak diingat, khususnya oleh anak-anak kecil sekarang.

"Jika Anda bicara pada anak-anak sekarang dan membahas soal Ronaldo Brasil, mereka bakal memandang Anda heran seolah-olah Anda punya tiga kepala, sebeb mereka tidak mengenal siapa dia," sambung Cole.

"Andai tidak cedera, dia bisa meraih Ballon d'Or demi Ballon d'Or dan mencetak jutaan gol. Dia adalah baller!" tandasnya.

Sumber: Goal

KOMENTAR