Man City Bakal Menderita Lawan PSG, Guardiola: Ini Kan Semifinal

Richard Andreas | 28 April 2021, 03:00
Pep Guardiola menyambut Phil Foden, sang pahlawan kemenangan City atas Dortmund, Kamis (15/4/2021) (c) AP Photo
Pep Guardiola menyambut Phil Foden, sang pahlawan kemenangan City atas Dortmund, Kamis (15/4/2021) (c) AP Photo

Bola.net - Josep Guardiola sudah paham betul bahwa Manchester City harus berjuang habis-habisan jika ingin mengalahkan PSG di semifinal Liga Champions musim 2020/21 ini. PSG bisa jadi salah satu lawan paling merepotkan.

Kamis (29/4/2021) besok, Man City akan menyambangi PSG terlebih dahulu dalam leg pertama semifinal. Pertandingan bakal alot, Guardiola tahu timnya akan menghadapi salah satu calon juara.

PSG jadi favorit kuat juara musim ini karena status mereka sebagai finalis musim lalu. Komposisi pemain PSG pun mendukung mereka untuk jadi juara.

Guardiola tahu betul kondisi itu, lalu apa katanya?

1 dari 2 halaman

Ini kan semifinal

Guardiola tahu timnya akan menderita lawan PSG, terlebih karena semifinal dimainkan dalam dua leg.

Namun, menurutnya semifinal Liga Champions memang sudah seharusnya demikian. Siapa pun lawannya akan membuat Man City menderita.

"Kami tahu kami akan menderita di kedua pertandingan dan mereka akan punya peluang. Semua orang tahu bagaimana kualitas yang mereka punya," ujar Guardiola kepada Sky Sports.

"Namun, ini di semifinal Liga Champions, apa lagi yang bisa Anda harapkan?"

2 dari 2 halaman

Menikmati tekanan

Lagi pula, bagi Pep yang terpenting adalah melihat timnya bermain seperti biasa. Man City mungkin jadi favorit juara, tapi baginya yang terpenting adalah bermain jadi diri sendiri terlebih dahulu.

"Saya tidak ingin menang besok, saya tidak ingin mencapai final. Tujuannya adalah untuk tetap menjadi diri kami sendiri," lanjut Guardiola.

"Di saat yang sama, apakah kami akan menghabiskan 90 menit dengan memikirkan pemain ini atau pemain itu? Anda harus mencoba menikmati tekanan dan situasinya," tandasnya.

Sumber: Sky Sports

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR