BERITA JADWAL KLASEMEN LAINNYA

Malang Sarr Cerita Momen Singkirkan Juventus dan Ronaldo dari Liga Champions

17-07-2021 13:15 | Asad Arifin

Malang Sarr ketika membela OGC Nice pada musim 2019/2020 (c) OGC Nice
Malang Sarr ketika membela OGC Nice pada musim 2019/2020 (c) OGC Nice

Bola.net - Musim 2020/2021 memang tidak berjalan mulus bagi Malang Sarr bersama ke Porto. Akan tetapi, ada satu momen bagus yang dikenang Sarr yakni ketika dia menyisakan Juventus dan Cristiano Ronaldo dari Liga Champions.

Chelsea membeli Malang Sarr pada awal musim 2020/2021 lalu. Akan tetapi, karena ada banyak pemain berposisi bek tengah, Sarr harus tersisih. Dia dipinjamkan ke Porto selama satu musim penuh.

Sarr tidak bermain reguler bersama Porto. Dia hanya delapan kali tampil di Liga Portugal. Lalu, di Liga Champions, Sarr tampil pada enam laga. Salah satunya ketika berjumpa Juventus di babak 16 Besar.

1 dari 2 halaman

Singkirkan Ronaldo

Malang Sarr tidak bermain satu menit pun saat Porto menang 2-1 atas Juventus pada leg pertama babak 16 Besar Liga Champions. Pada leg kedua, bek 22 tahun itu tampil sebagai pengganti. Dia masuk pada menit ke-62.

Sarr masuk lapangan ketika Porto kehilangan satu pemain. Medhi Taremi mendapat kartu merah pada menit ke-52. Bersama Sarr di lapangan, Porto akhirnya memang kalah 3-2 di extra time, tapi mereka lolos ke perempat final.

"Permainan itu luar biasa, dengan banyak pasang surut," ucap Malang Sarr dikutip dari situs resmi Chelsea.

"Saya masuk setelah kartu merah. Saya tahu itu akan sulit, pasti, tetapi bermain 10 melawan 11, itu bahkan lebih sulit. Semua orang memberikan segalanya, dan menangkap perasaan itu sungguh luar biasa," tegasnya.

2 dari 2 halaman

Sangat Sulit

Menurut Malang Sarr, laga lawan Juventus sangat sulit bagi Porto. Bukan hanya karena bermain dengan sepuluh pemain, tapi juga karena Juventus yang tampil menekan dan Porto banyak berada dalam tekanan.

"Untuk menyelesaikan laga seperti ini, gol di menit-menit terakhir, melawan JuventuS, wooww..," kata Malang Sarr.

"Itulah permainan yang ingin Anda mainkan, 10 lawan 11, dengan semua kesulitan dan hal-hal yang tidak berjalan sesuai keinginan Anda, itu benar-benar permainan bagus. Kami berjuang melawan kesulitan," tegas mantan pemain Nice itu.

Sumber: Chelsea

KOMENTAR