Liverpool Tidak Maksimal, tapi Kok Bisa Menang?

Richard Andreas | 17 Februari 2022, 07:30
Roberto Firmino dan skuad Liverpool merayakan gol ke gawang Inter Milan, Kamis (17/2/2022) (c) AP Photo
Roberto Firmino dan skuad Liverpool merayakan gol ke gawang Inter Milan, Kamis (17/2/2022) (c) AP Photo

Bola.net - Liverpool membungkus kemenangan 2-0 dalam duel tandang di markas Inter Milan, leg pertama babak 16 besar Liga Champions 2021/22, Kamis (17/2/2022) dini hari WIB.

Pertandingan berlangsung sengit, kemenangan tidak datang dengan mudah bagi The Reds. Sesuai prediksi, Inter bermain sangat baik dan menunjukkan kualitas mereka di kandang.

Liverpool dibuat frustrasi oleh pertahanan Inter yang sangat rapi. Terlebih, Inter juga lebih dominan menekan dan mengurung Liverpool dalam momentum berbahaya.

Kendati demikian, kali ini kualitas penyerang Liverpool yang berbicara. Mereka hanya membutuhkan dua tembakan tepat sasaran untuk mencetak dua gol kemenangan.

1 dari 2 halaman

Tidak cukup bagus, tapi menang

Bos Liverpool, Jurgen Klopp mengakui timnya tidak bermain sebaik seharusnya. Liverpol memulai pertandingan dengan baik, tapi setelahnya kesulitan sendiri karena tekanan Inter.

"Menurut saya kami memulai pertandingan dengan sangat baik, tapi setelah itu kedua full-back kami sering berada di situasi satu lawan satu sendirian, itu tidak bagus," ujar Klopp di UEFA.com.

"Kami menang tidak bisa datang ke sini [San Siro] dan berharap akan menjalani hari luar biasa. Kami tidak mencapai itu, tapi hari kami cukup bagus untuk meraih kemenangan."

2 dari 2 halaman

Menang karena momentum

Dua gol Liverpool tercipta dalam rentang 8 menit di babak kedua. Roberto Firmino mencetak gol pembuka di menit ke-75 dan Mohamed Salah menuntaskannya di menit ke-83.

Jika ditarik mundur, dua gol itu tercipta berkat pergantian pemain yang dilakukan Klopp. Pemain-pemain cadangan Liverpol masuk ke lapangan dan jadi pembeda.

"Saya menaruh respek tinggi kepada Henderson dan Keita yang masuk sebagai pengganti. Luis [Diaz] juga tampak sangat natural," lanjut Klopp.

"Firmino butuh waktu untuk menemukan ritme pertandingan. Setelah mencetak gol itu, Anda lihat bahwa kepercayaan dirinya telah kembali."

"Lalu tiba-tiba kami bisa menguasai bola lagi dan memenangi pertandingan," tandasnya.

Sumber: UEFA

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR