Kisruh Liverpool vs Real Madrid, Menteri Perancis Tuduh Klopp Sebagai Biang Keladinya

Yaumil Azis | 31 Mei 2022, 00:15
Manajer Liverpool, Jurgen Klopp usai final Liga Champions 2021/22 (c) AP Photo
Manajer Liverpool, Jurgen Klopp usai final Liga Champions 2021/22 (c) AP Photo

Bola.net - Kisruh di final Liga Champions yang mempertemukan Liverpool dengan Real Madrid masih jadi perbincangan hangat sampai saat ini. Menteri Dalam Negeri Perancis, Gerald Darmanin, menuding Jurgen Klopp sebagai biang keladinya.

Seperti diketahui, laga final Liga Champions antara Liverpool melawan Real Madrid digelar di Stade de France pada Minggu (29/5/2022) lalu. Pertandingan tersebut berhasil dimenangkan Real Madrid dengan skor tipis 1-0.

Sebelum duel digelar, sempat terjadi kisruh di luar lapangan lantaran ribuan pendukung Liverpool dilarang masuk ke dalam stadion. Padahal, mereka sudah memadati area stadion sejak beberapa jam yang lalu.

Pihak kepolisian Prancis sampai harus menggunakan gas air mata tanpa pandang bulu hingga menyakiti pendukung the Reds termasuk yang masih anak-anak. Kejadian ini membuat kick-off tertunda selama 36 menit.

Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.

1 dari 2 halaman

Jurgen Klopp Biang Keladinya?

Obrolan berjalan hingga sekarang seiring dengan munculnya fakta-fakta baru. Darmanin mengklaim bahwa 70 persen tiket adalah palsu. Ia juga mengklaim sekitar 30 hingga 40 ribu fans Liverpool yang hadir di stadion mengantongi tiket palsu dan bahkan tidak memiliki tiket sama sekali.

Lebih lanjut, Darmanin juga menuding Jurgen Klopp selaku pelatih the Reds sebagai biang keladi kejadian ini. Darmanin merujuk pada perkataan pria asal Jerman tersebut sebelum pertandingan berlangsung.

"Di tahun 2019, final antara Liverpool dan Tottenham juga mengalami masalah yang sama di Madrid. Final di Wembley beberapa tahun lalu juga memiliki masalah yang sama," kata Darmanin, dikutip Metro.co.uk.

"Ada juga pelatih Liverpool [Klopp] yang memanggil pendukung untuk bepergian ke Prancis meskipun tak memiliki tiket. Kami berhadapan dengan ribuan pendukung Inggris, beberapa dari mereka menghormati aturan dengan sempurna. Dan sedikit, tapi sangat ramai, yang mendorong pihak berwenang."

2 dari 2 halaman

Seruan Klopp yang Dipermasalahkan

Memang benar adanya, kalau Klopp menyerukan kepada para pendukung Liverpool untuk berkunjung ke Paris meskipun tidak memiliki tiket menonton pertandingan. Ia merasa kota Paris cukup besar untuk menampung seluruh fans Liverpool.

"Jika anda tidak memiliki tiket - saya tidak ingin mengundang orang-orang ke Paris tapi kali ini [kotanya] cukup besar," kata Klopp sebelum final Liga Champions digelar.

"Saya melakukannya terakhir kali untuk Basel [final Liga Europa 2016] dan seluruh Swiss jadi seperti ini [mengepalkan tangan]. Tapi saya pikir Paris cukup besar untuk dikunjungi meski tanpa tiket dan bersenang-senang."

Sementara itu, diketahui ada sekitar hampir tiga ribu fans the Reds memiliki tiket sah tapi tak bisa masuk ke dalam stadion. Menteri Olahraga Prancis, Amelie Oudea-Castera, telah meminta UEFA untuk mengembalikan uang mereka.

(Metro.co.uk)

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR