Kisah Klopp dan Celana Dalam Ronaldo di Final Liga Champions 2018

Aga Deta | 28 Mei 2022, 21:32
Manajer Liverpool, Jurgen Klopp (c) AP Photo
Manajer Liverpool, Jurgen Klopp (c) AP Photo

Bola.net - Ada tingkah konyol dilakukan Jurgen Klopp demi meredakan ketegangan para pemain Liverpool menjelang final Liga Champions 2018. Klopp muncul di ruang ganti dengan celana dalam yang produksi Cristiano Ronaldo.


Liverpool berhasil melaju ke babak final Liga Champions musim ini. The Reds akan menghadapi Real Madrid di partai puncak kompetisi elite Eropa tersebut, Minggu (29/5/2022) dini hari WIB.

Pertemuan antara Liverpool dan Real Madrid ini merupakan laga ulangan final Liga Champions 2018. Saat itu The Reds takluk dengan skor 1-3 di Kiev, Ukraina.

Dalam laga itu, Sadio Mane sejatinya sempat membawa Liverpool unggul lebih dulu. Namun, Real Madrid membalas tiga kali dengan gol Karim Benzema dan brace Gareth Bale.

1 dari 3 halaman

Tingkah Konyol Klopp

Dari kekalahan menyakitkan itu, ada cerita lucu yang akan sulit dilupakan para pemain Liverpool. Jurgen Klopp masuk ke ruang ganti memakai celana dalam Cristiano Ronaldo.

Tingkah konyol Klopp itu diceritakan kembali oleh gelandang senior Liverpool James Milner.

"Seperti final Liga Champions 2018. Dia melakukan pertemuan pra-pertandingan seperti biasa — berbicara tentang permainan, taktik, apa yang akan kami lakukan, apa yang akan mereka lakukan. Tapi dia tahu akan ada ketegangan," kata Milner kepada Daily Mail.

"Dia memakai celana bokser Ronaldo."

2 dari 3 halaman

Kurangi Ketegangan

Bukan tanpa alasan Klopp memakai celana dalam Ronaldo. Dia ternyata melakukan itu demi meredakan ketegangan anak-anak asuhnya.

"Itu cara dia untuk membuat para pemain santai. Saat pertandingan dimulai, dia akan berpikir, 'Apa narasinya?'," tambah Milner.

"Seperti jika ada sesuatu di benak para pemain yang mereka lihat di media sosial. Dia pandai mengatasi hal-hal seperti itu sejak awal."

3 dari 3 halaman

Kekalahan di Final

Milner lalu mengisahkan kembali tentang kekalahan yang diderita Liverpool dalam pertandingan melawan Real Madrid kala itu.

"Kami tertinggal, lalu bisa mengimbangi permainan. Kami berada di mana-mana dan pressing kami bagus," kenangnya.

"Lalu ada umpan silang yang penuh harapan dan (Gareth) Bale melakukan apa yang dia lakukan. Itu gol luar biasa dan mengubah segalanya. Tidak cukup banyak yang bisa dikatakan tentang gol itu. Gol itu bahkan tidak mendapatkan gol terbaik Liga Champions musim ini."

Sumber: Daily Mail

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR