BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

Karim Benzema vs Timnas Prancis: 5 Riwayat Striker yang Terbuang

02-04-2020 09:00 | Richard Andreas

Antoine Griezmann, Paul Pogba dan Kylian Mbappe. (c) AP Photo Antoine Griezmann, Paul Pogba dan Kylian Mbappe. (c) AP Photo

Bola.net - Riwayat Timnas Prancis dengan Karim Benzema tidak terlalu baik, diwarnai dengan komentar pedas dan rasa saling tidak percaya. Striker Real Madrid ini sepertinya tidak akan pernah mengenakan kostum Les Bleus lagi.

Kondisi ini tentu tidak menyulitkan bagi kedua pihak, khususnya bagi benzema. Marca mencoba merinci ulang apa yang sebenarnya terjadi antara Benzema dengan Timnas Prancis, yang menyebabkan situasinya memburuk seperti sekarang.

Permasalahan ini dimulai pada tahun 2015, kali terakhir Benzema membela negaranya di lapangan. Saat itu ada insiden dengan Mathieu Valbuena, Benzema dituding memeras rekan setimnya dengan bermodalkan video seks.

Valbuena membawa perkara ini ke muka pengadilan, menuding Benzema melakukan pemerasan. Saat tu Benzema tidak pernah dinyatakan bersalah, dia bebas, tapi tidak lagi mendapatkan kesempatan bermain untuk Prancis sampai sekarang.

Hubungan Benzema dengan Timnas Prancis sudah terlalu buruk, tidak bisa diperbaiki. Sebenarnya apa saja yang pernah terjadi? Mengutip Marca, berikut 5 riwayat buruk Benzema dengan Timnas Prancis dan mantan rekan setimnya:

1 dari 5 halaman

Rivalitas dengan Olivier Giroud

Olivier Giroud. (c) AFPOlivier Giroud. (c) AFP

Paling anyar, Benzema sepertinya kesal melihat Didier Deschamps lebih memercayai Olivier Giroud daripada dirinya yang lebih berpengalaman dan lebih sukses di level klub. Benzema membandingkan dirinya dengan Giroud, seperti membandingkan mobil F1 dengan go-kart.

Giroud sempat tenang, tapi akhirnya memberikan respons menohok. Dia mengaku tidak masalah menjadi go-kart, asalkan go-kart spesial yang pernah jadi juara dunia bersama Les Bleus pada Piala Dunia 2018 lalu.

"Saya go-kart? Ya, saya adalah go-kart yang jadi juara dunia," kata Giroud.

2 dari 5 halaman

Tolak Jabat Tangan Valbuena

Mathieu Valbuena (c) AFPMathieu Valbuena (c) AFP

Benzema tidak pernah memaafkan Valbuena yang menudingnya melakukan pemerasan. Mungkin sebenarnya Benzema bersalah, tidak ada yang tahu betul bagaimana kasus ini sebenarnya.

Setelah insiden tersebut, Valbuena berkata bahwa dia bakal dengan senang hati berjabat tangan dengan Benzema jika mereka bertemu lagi. Valbuena ingin hubungan mereka baik-baik saja.

Benzema sepertinya punya pendapat lain. Dia memberikan respons singkat: "Jaga tangan Anda."

3 dari 5 halaman

Tuding Didier Deschamps Rasis

Didier Deschamps (c) AFPDidier Deschamps (c) AFP

Mungkin komentar paling kontroversial, yang justru mengakhiri karier internasional Benzema. Saat itu, dia pernah menuding Didier Deschamps pelatih yang dipengaruhi oleh suara-suara rasial di Prancis.

Benzema bicara kepada Marca, meyakini bahwa pelatih Tikmnas Prancis itu tidak memilihnya kembali hanya karena darah Algeria yang mengalir di tubuhnya.

Benzema bahkan yakin tidak ada alasan bagi Deschamps untuk mengabaikannya pada ajang Euro 2016 lalu.

4 dari 5 halaman

Benzema vs Noel Le Graet

Karim Benzema. (c) APKarim Benzema. (c) AP

Presiden sepak bola Prancis (FFF) pernah membuat Benzema kesal ketika secara terbuka mengatakan bahwa karier internasional Benzema sudah berakhir.

"Karim pemain hebat, saya tidak pernah meragukan kemampuannya, tapi petualangan di Prancis sudah selesai baginya," kata Le Graet.

Benzema tentu tidak terima. Dia tahu Le Graet tidak pantas bicara seperti itu. "Noel, saya kira Anda tidak akan ikut campur dengan keputusan pelatih," jawab Benzema.

"Tanamkan pada pikiran Anda bahwa saya, dan hanya saya sendiri, yang bisa mengakhiri karier internasional saya. Jika Anda merasa saya sudah berakhir, izinkan saya bermain untuk salah satu negara yang boleh saya perkuat dan Anda akan melihatnya."

5 dari 5 halaman

Respek Benzema

Antoine Griezmann, Paul Pogba dan Kylian Mbappe. (c) AP PhotoAntoine Griezmann, Paul Pogba dan Kylian Mbappe. (c) AP Photo

Meski punya riwayat buruk dan berbagai masalah, Benzema tidak segan mengakui kehebatan Timnas Prancis saat menjuarai Piala Dunia 2018 lalu.

Dia termasuk salah satu pihak yang paling awal mengucapkan selamat pada para pemain. Hal ini menunjukkan bahwa Benzema tidak pernah bermasalah dengan rekan-rekan setimnya di sana.

Benzema ingin dunia tahu bahwa dia tidak pernah berniat menciptakan atmoser buruk di ruang ganti. Benzema bahkan terang-terangan memuji Antoine Griezmann dan Kylian Mbappe.

Sumber: Marca

KOMENTAR