BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

Istanbul Basaksehir vs Manchester United: Statistik Ole Lebih Ciamik dari Okan Buruk

04-11-2020 09:39 | Gia Yuda Pradana

Ole Gunnar Solskjaer - Okan Buruk (c) AP Photo Ole Gunnar Solskjaer - Okan Buruk (c) AP Photo

Bola.net - Manchester United akan menghadapi Istanbul Basaksehir pada laga ketiga mereka di Grup H Liga Champions 2020/2021. Pertandingan ini akan digelar di Stadion Fatih Terim Istanbul, Kamis (05/11) dini hari.

Manchester United sendiri saat ini berada di puncak klasemen sementara Grup H. Mereka mengoleksi enam angka dari dua kemenangan sebelumnya. Sementara, Istanbul Basaksehir berada di dasar klasemen. Mereka belum mendapat satu pun poin menyusul kekalahan yang mereka terima dalam dua laga sebelumnya.

Terlepas dari hasil tersebut, ini merupakan laga yang benar-benar baru bagi kedua tim. Mereka sama sekali belum pernah berhadapan sebelumnya.

Pun demikian bagi kedua pelatih mereka. Ole Gunnar Solskjaer dan Okan Buruk. Sepanjang karier sebagai pelatih, ini merupakan kali pertama mereka harus beradu strategi di lapangan.

Sama-sama berstatus pemain profesional yang pernah memperkuat klub besar, Ole di Manchester United dan Okan Buruk di Inter Milan, berikut selengkapnya data statistik yang dimiliki kedua pelatih tersebut.

1 dari 3 halaman

Ole Unggul Pengalaman

Ole Gunnar Solskjaer (c) AP Photo Ole Gunnar Solskjaer (c) AP Photo

Berusia sebaya, sama-sama 47 tahun, tak membuat Ole dan Okan Buruk sama juga dalam pengalaman. Ole lebih unggul pengalaman di bidang kepelatihan ketimbang koleganya tersebut.

Ole mulai terjun ke dunia kepelatihan pada 2007, sesaat setelah ia memutuskan gantung sepatu sebagai pemain. Waktu itu, ia menjadi pelatih bagi penyerang-penyerang Manchester United. Setahun berselang, ia menjadi pelatih tim U-23 Manchester United dan meneruskan kariernya sebagai pelatih sampai saat ini. Sepanjang karier kepelatihannya, Ole sudah menjalani 396 laga.

Sementara itu, Okan Buruk baru masuk ke dunia kepelatihan pada 17 November 2011. Waktu itu, ia menjadi asisten Abdullah Avci di Timnas Turki.

Pria kelahiran 19 Oktober 1973 ini baru benar-benar menjadi nakhoda tim pada 2013. Waktu itu, ia terpilih menjadi pelatih Elazigspor. Dari klub tersebut, Okan Buruk mengembangkan kariernya ke sejumlah klub lain sebelum berlabuh di Basaksehir pada Juni 2019 lalu.

Sepanjang kariernya sebagai pelatih, Okan Buruk telah menjalani 262 pertandingan.

2 dari 3 halaman

Rataan Poin Ole Lebih Bagus

Ole Gunnar Solskjaer (c) AP Photo Ole Gunnar Solskjaer (c) AP Photo

Sepanjang kariernya, Ole telah melakoni 396 pertandingan sebagai pelatih. Dari pertandingan-pertandingan tersebut, ia meraih 718 poin. Artinya, pelatih asal Norwegia ini memiliki rataan 1,81 poin dalam tiap pertandingan.

Khusus di Manchester United, Ole sudah menjalani 100 pertandingan. Dari pertandingan-pertandingan yang telah dijalani ini, ia meraih 56 kali kemenangan, 20 hasil imbang, 24 kali kekalahan, dan meraih 188 poin. Dari catatan ini, Ole memiliki rataan 1,88 poin dalam tiap pertandingan.

Sementara, sepanjang kariernya sebagai pelatih, Okan Buruk sudah melakoni 262 pertandingan. Dari semua pertandingan tersebut, pria asal Turki ini meraih 383 poin. Artinya, ia memiliki rataan 1,46 poin tiap laga.

Khusus di Basaksehir, Okan Buruk sudah menjalani 58 pertandingan. Dari catatan yang ada, ia meraih 30 kali kemenangan, 13 hasil imbang, 15 kali kekalahan, dan 103 poin. Dari hasil ini, Okan memiliki rataan 1,78 poin dalam tiap pertandingan.

3 dari 3 halaman

Tim Ole Lebih Ganas dan Kokoh

Paul Pogba dan Ole Gunnar Solskjaer (c) AP Photo Paul Pogba dan Ole Gunnar Solskjaer (c) AP Photo

Dalam karier kepelatihannya, Ole dikenal sebagai sosok pelatih yang doyan dengan permainan menyerang. Hal ini berimbas pada raihan gol tim-tim yang ia latih selama ini.

Tim-tim yang dilatih Ole selama ini mencetak total 721 gol dalam 396 pertandingan. Artinya, dalam satu pertandingan, rata-rata mereka mencetak 1,82 gol. Khusus di Manchester United, rataan ini membaik. Dalam 100 pertandingan, skuad United di bawah kepemimpinan Ole mencetak 186 gol. Ini artinya, dalam satu pertandingan, mereka rata-rata mencetak 1,86 gol.

Di sisi lain, tim-tim besutan Okan Buruk pun memiliki catatan cukup apik soal mencetak gol, kendati masih di bawah raihan Ole. Mereka mencetak 281 gol dalam 262 pertandingan. Artinya, dalam tiap pertandingan, mereka mencetak 1,45 gol. Khusus di Istanbul Basaksehir, rataan gol ini meningkat menjadi 1,56 gol dalam tiap pertandingan.

Untuk urusan pertahanan, rekor lini pertahanan skuad Ole lebih baik ketimbang tim-tim besutan Okan Buruk. Dalam 396 pertandingan, gawang tim-tim yang dilatih Ole kebobolan 479 kali. Artinya, dalam tiap pertandingan mereka kebobolan 1,2 kali. Di United, rekor ini membaik. Dalam 100 pertandingan, gawang mereka bobol 104 kali. Ini artinya, rataan kebobolan mereka turun menjadi 1,04 gol tiap laga.

Sementara, menurut catatan, tim-tim besutan Okan Buruk pun tak terlalu bagus dalam pertahanan. Dari 262 pertandingan, gawang mereka 355 kali bobol. Ini artinya, dalam tiap laga rata-rata gawang mereka bobol 1,35 kali. Namun, raihan ini membaik di Basaksehir. Dari 58 laga, gawang mereka bobol 64 kali. Ini artinya, rataan kebobolan mereka turun menjadi 1,1 gol tiap laga.

(Bola.net/Dendy Gandakusumah)

KOMENTAR