BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

'Inter Milan Harusnya Bisa Mengalahkan Real Madrid yang Medioker'

27-11-2020 08:50 | Yaumil Azis

Skuat Inter Milan merayakan gol Romelu Lukaku ke gawang Torino di pekan ke delapan Serie A 2020-21 di Giuseppe Meazza, Minggu (22/11/2020) malam WIB. (c) AP Photo Skuat Inter Milan merayakan gol Romelu Lukaku ke gawang Torino di pekan ke delapan Serie A 2020-21 di Giuseppe Meazza, Minggu (22/11/2020) malam WIB. (c) AP Photo

Bola.net - Pelatih legendaris Italia, Fabio Capello, nampak kecewa melihat Inter Milan gagal meraih kemenangan atas Real Madrid di ajang Liga Champions. Padalah ia yakin kalau Real Madrid tidak mustahil untuk dikalahkan.

Kiprah buruk Inter Milan di ajang Liga Champions kembali berlanjut. Pada Kamis (26/11/2020) kemarin, pasukan Antonio Conte tersebut ditumbangkan oleh Real Madrid dengan skor 0-2.

Itu adalah kekalahan keempat Inter Milan di fase grup Liga Champions. Faktanya, mereka belum pernah sekalipun meraih kemenangan dan baru mengantongi dua angka. Alhasil, Inter kini terdampar ke dasar klasemen Grup B.

Meski masih ada peluang. namun bisa dikatakan kalau Inter Milan sudah hampir mustahil lolos ke babak 16 besar. Sebab mereka harus meraih kemenangan di dua laga terakhir dan berharap dua tim di atasnya menelan kekalahan beruntun.

Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.

1 dari 2 halaman

Selalu Menyulitkan Sendiri

Inter menelan kekalahan di tangan Real Madrid yang sejatinya sedang tidak baik-baik saja. Perlu dicatat bahwa klub asuhan Zinedine Zidane tersebut baru meraih dua kemenangan yang semuanya berasal dari Inter Milan.

Di mata Capello, kekalahan ini disebabkan oleh Inter <ilan sendiri. Ia melihat kalau mereka selalu mencari perkara dengan menyulitkan diri sendiri di babak pertama.

"Inter memulai dengan buruk dan tanpa aplikasi yang tepat, pada babak pertama mereka selalu berada dalam kesulitan," ujar Capello setelah pertandingan kepada Sky Sports.

2 dari 2 halaman

Cuma Lawan Madrid yang Medioker

Capello tahu persis seberapa besar kekuatan Real Madrid yang seharusnya. Pria berusia 74 tahun tersebut pernah mengasuh Los Merengues sebanyak dua kali dalam karir kepelatihannya yang sangat panjang.

Ia tercatat pernah menukangi Real Madrid pada musim 1996/97, dan kembali ke Santiago Bernabeu pada 2006/07. Jelas Capello tahu bahwa inter kalah di tangan Real Madrid yang medioker.

"Di babak kedua dengan empat bek, saya jadi lebih menyukai Inter. Melawan Real Madrid yang medioker ini, Inter harusnya bisa berbuat lebih banyak," pungkasnya.

Pada akhirnya, Romelu Lukaku dkk tidak bisa berbuat apa-apa lagi selain menjadikan kekalahan tersebut sebagai pelajaran untuk di laga berikutnya. Pada akhir pekan ini, mereka bakal bertemu Sassuolo dalam laga lanjutan Serie A.

(Goal International)

KOMENTAR