Imbang Lawan Porto, Pelatih AC Milan: Babak Pertama Buruk, Waktu Istirahat Jadi Pembeda

Asad Arifin | 4 November 2021, 08:41
Pelatih AC Milan, Stefano Pioli (c) AP Photo
Pelatih AC Milan, Stefano Pioli (c) AP Photo

Bola.net - Pelatih AC Milan, Stefano Pioli, punya beberapa alasan di balik kegagalan timnya mengalahkan Porto. Selain awal permainan yang buruk, Pioli menyebut jadwal padat dan waktu istirahat jadi faktor pembeda.


AC Milan gagal mendapat poin penuh saat menjamu Porto pada matchday keempat Grup B Liga Champions 2021/2022, Kamis (4/11/2021) dini hari WIB. Pada duel yang digelar di San Siro, Milan ditahan imbang dengan skor 1-1.

Milan tertinggal pada menit ke-6 dari gol Luis Diaz. Sementara, gol penyama kedudukan Milan tercipta dari bunuh dri Chanel Mbembe pada menit ke-61. Gol ini bermula dari upaya Kalulu melepas umpan silang yang salah diantisipasi.

Milan kini berada di dasar klasemen Grup B. Milan baru mendapatkan satu poin dari empat laga. Sementara, Porto berada di posisi kedua dengan lima poin dalam genggaman.

1 dari 3 halaman

Babak Pertama yang Buruk

Stefano Pioli memberikan analisis di balik hasil imbang Milan saat menjamu Porto. Pelatih berusia 55 tahun itu menyebut Milan tampil buruk pada awal laga dan itu berdampak fatal.

"Kami bisa melakukannya dengan lebih baik. Kami tidak memiliki kejelasan dalam pilihan di babak pertama, dengan lawan yang melakukan pressing tinggi kami harus menggiring bola lebih sedikit," jelas Pioli dikutip dari MilanNews.

"Saat kami memulai lebih dalam kemudian kami melakukan kesalahan secara teknis (lalu terjadi gol). Pada babak kedua saya tidak bisa berkata apa-apa: tim menunjukkan determinasi dan kami melakukannya dengan lebih baik," imbuh Pioli.

2 dari 3 halaman

Waktu Istirahat

Reaksi pemain AC Milan usai duel melawan Porto di babak matchday keempat Grup B Liga Champions 2021/2022 (c) AP Photo

Stefano Pioli kemudian menyudutkan jadwal padat yang dimiliki Milan. Hal ini berdampak pada kondisi pemain yang tidak cukup bugar. Milan juga punya banyak pemain yang mengalami cedera. Kondisi sebaliknya terjadi pada kubu Porto.

"Porto selalu bermain sehari sebelum kami. Nah, pada periode di mana Anda memainkan tujuh pertandingan dalam 21 hari, bahkan satu hari istirahat membuat perbedaan," kata mantan pelatih Fiorentina tersebut.

"Porto mendapat hasil yang bagus dalam lima pertandingan tandang terakhir mereka dan jangan lupa mereka menyingkirkan Juventus dari Liga Champions musim lalu. Kami harus lebih konsisten," tegasnya.

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR