BERITA PIALA EROPA BUNDESLIGA LAINNYA

Imbang di Laga Pertama, Apa Bedanya Inter Milan Sekarang dengan Musim Lalu?

22-10-2020 10:42 | Yaumil Azis

Ekspresi pemain dan pelatih Inter Milan di akhir laga fase grup Liga Champions melawan Borussia Monchengladbach, Kamis (22/10/2020). (c) AP Photo Ekspresi pemain dan pelatih Inter Milan di akhir laga fase grup Liga Champions melawan Borussia Monchengladbach, Kamis (22/10/2020). (c) AP Photo

Bola.net - Inter Milan hanya mampu mendulang hasil seri saat bertemu Borussia Monchengladbach di laga pertama fase grup Liga Champions, Kamis (22/10/2020). Seolah mengingatkan lagi apa yang terjadi di musim kemarin.

Pada musim lalu, Inter Milan juga memulai perjalanannya di pentas Liga Champions dengan hasil imbang melawan Slavia Praha. Pertandingan yang berlangsung di Giuseppe Meazza tersebut berakhir dengan skor 1-1.

Dan seperti yang diketahui, Inter Milan gagal melalui fase grup pada musim tersebut. Mereka hanya mampu finis di peringkat ketiga Grup F dengan koleksi tujuh poin, kalah dari Borussia Dortmund dan Barcelona.

Sialnya, pasukan Antonio Conte tersebut kembali merasakan hal yang sama di musim ini. Bertemu Monchengladbach, juga di Giuseppe Meazza, mereka hanya mampu meraih hasil seri dengan skor 2-2.

Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.

1 dari 2 halaman

Perbedaan Inter Milan

Dua gol Inter Milan di pertandingan kali ini diborong Romelu Lukaku masing-masing pada menit ke-49 dan 90. Sementara Monchengladbach mencetak dua gol lewat Ramy Bensebaini dan Jonas Hofmann pada menit ke-63 dan 84.

Terlihat seperti sama, namun Conte menegaskan bahwa ada perbedaan yang mencolok dari Inter sekaran dan musim lalu. Di mana dulu, Conte menyebut timnya sedang terpeleset.

"Kami tidak bisa membandingkan laga ini dengan hasil seri musim lalu melawan Slavia Praha. Itu benar-benar terpeleset, sementara malam ini kami bermain apk melawan tim dengan potensi yang besar, memiliki kualitas teknik serta fisik," ujar Conte kepada Sky Sport Italia.

"Saya tidak mengingat penyelamatan Samir Handanovic, sementara kami punya kesempatan untuk memenangkan pertandingan ini. Saya tidak punya kesempatan untuk mencela para pemain," lanjutnya.

2 dari 2 halaman

Tentang Performa Christian Eriksen

Conte juga mengomentari permainan Christian Eriksen yang tampil sejak menit awal. Eriksen sendiri terbilang jarang bermain sebagai starter, namun situasi memaksa Conte untuk memainkannya dari awal pertandingan.

"Seperti halnya tim secara keseluruhan, Eriksen bermain dengan baik. Kami memintanya untuk menjadi sosok penentu saat memegang bola, dan saya pikir dia melakukannya dengan baik, sama juga dengan pemain lainnya," tambahnya.

"Kami harus berkonsentrasi agar bisa melakukan yang terbaik di lapangan. Hanya itu yang harus kami lakukan. Tidak mudah untuk menerima kabar di sore hari bahwa [Achraf] Hakimi positif [Covid-19]."

"Sampai pagi tadi, dia berlatih bersama kai. Dia seharusnya bermain sejak awal, jadi kami telah mempersiapkan segala situasi taktiknya," pungkasnya.

(Football Italia)

KOMENTAR