Gila! Demi Juara Liga Champions, Federico Valverde Sampai Rela Tumbalkan Istrinya Sendiri!

Ari Prayoga | 28 Mei 2022, 09:23
Duel Federico Valverde dan Antonio Rudiger dalam laga Real Madrid vs Chelsea di Santiago Bernabeu pada Liga Champions 2021/22, Rabu (13/4/2022) dini hari WIB. (c) AP Photo
Duel Federico Valverde dan Antonio Rudiger dalam laga Real Madrid vs Chelsea di Santiago Bernabeu pada Liga Champions 2021/22, Rabu (13/4/2022) dini hari WIB. (c) AP Photo

Bola.net - Gelandang Real Madrid, Federico Valverde sepertinya sangat bernafsu meraih trofi juara Liga Champions. Bahkan, ia sampai berani menumbalkan istrinya asal ambisinya itu terwujud.


Real Madrid akan berhadapan dengan Liverpool pada partai final Liga Champions musim 2021/22 di Stade de France, Paris, Minggu (29/5/2022) dini hari WIB nanti.

Ini merupakan ulangan partai final edisi 2018 lalu. Kala itu, Los Blancos sukses membungkam Liverpool dengan skor 3-1 dalam laga yang digelar di Kyiv, Ukraina.

1 dari 4 halaman

Candaan Federico Valverde

Dalam wawancara dengan AS, Valverde mendapat pertanyaan apa yang bakal ia rela berikan demi meraih trofi juara Liga Champions pertamanya. 'Banyak. Semuanya, saya pikir," jawab Valverde.

“Ini adalah trofi unik untuk pemain mana pun di dunia. Saya bersedia memberikan banyak hal. Kecuali anak saua… mungkin istri saya," imbuh Valverde.

Pernyataan itu sontak membuat suasana menjadi canggung. Namun, Valverde buru-buru menambahkan bahwa ia hanya bermaksud bercanda.

'Tidak, tidak - itu lelucon. Tapi saya akan memberi banyak – tidak setiap hari Anda bisa bermain di final. Mudah-mudahan kami bisa memenangkan gelar." tukasnya.

2 dari 4 halaman

Pujian untuk Liverpool

Lebih lanjut, Valverde mengakui bahwa berat bagi timnya untuk meraih gela juara mengingat Liverpool memiliki materi skuad yang luar biasa. Namun, ia tetap optimis.

“Jika saya menyebutkan satu, itu berarti kurangnya rasa hormat kepada pemain Liverpool lainnya," tutur Valverde soal siapa pemain Liverpool yang layak diwaspadai.

“Ini adalah skuad yang hebat dan mereka terlatih dengan baik di setiap bagian lapangan. Pemain mereka di bangku cadangan juga dalam performa yang bagus – ketika masuk, mereka membalikkan keadaan. Mereka tim yang hebat, dari awal hingga akhir,"

"Kalau saja semuanya sesuai dengan apa yang pantas. Jika ditentukan oleh hal tersebut, mungkin kita akan mendapatkan gelar."

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR